<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bripda Adri, Brimob Cantik yang Jago Tembak</title><description>Wanita cantik yang berhijab ini sangat cakap jika sudah memegang sepucuk revolver di tangannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/08/510/1210496/bripda-adri-brimob-cantik-yang-jago-tembak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/08/510/1210496/bripda-adri-brimob-cantik-yang-jago-tembak"/><item><title>Bripda Adri, Brimob Cantik yang Jago Tembak</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/08/510/1210496/bripda-adri-brimob-cantik-yang-jago-tembak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/08/510/1210496/bripda-adri-brimob-cantik-yang-jago-tembak</guid><pubDate>Selasa 08 September 2015 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/08/510/1210496/bripda-adri-brimob-berhijab-yang-jago-tembak-gNRkXa0gXj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bripda Adri Chorin Ade Oktami (Foto: Markus Yuwono/Sindo Radio)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/08/510/1210496/bripda-adri-brimob-berhijab-yang-jago-tembak-gNRkXa0gXj.jpg</image><title>Bripda Adri Chorin Ade Oktami (Foto: Markus Yuwono/Sindo Radio)</title></images><description>
YOGYAKARTA - Melihat sosok wanita menggunakan hijab, dan berparas manis, tentu tidak menyangka jika dirinya merupakan anggota Polisi Wanita (Polwan) dari Brigade Mobil (Brimob) Polda DIY. Dia adalah Bripda Adri Chorin Ade Oktami (23). Bahkan, dia merupakan salah satu jagoan menembak.
Perempuan berparas cantik kelahiran Demak, Jawa Tengah 24 Oktober 1992 itu mengatakan, awal mula dirinya mendaftar menjadi anggota Polwan pada 2011.
Kemudian, pada September 2011 ia selesai menjalani pendidikan kepolisian di Ciputat, Jakarta Selatan.&quot;Saya lulus SMA tahun 2010,&quot; kata alumnus SMA 1 Jetis, Bantul tersebut di Mako Brimob Polda DIY, Selasa (8/9/2015).
Setelah bertugas di Yogyakarta, mengikuti sekolah di Dasa Bhayangkara Brigade Mobil (Brimob). Di sekolah itu, ia memperoleh seperti apa yang diajarkan kepada pasukan antiteror lainnya, seperti Penanggulangan Huru-Hara, Reserse Mobil, SAR, Jinak Bom, Kimia Biology dan Radioaktif, dan Perlawanan Antiteror. &quot;Menjadi anggota polisi memang cita-cita saya,&quot; ucapnya.
Menurutnya, bekerja sambil mengabdi menjadi jalanan yang lebih baik. Awal tahun depan, Januari 2016, ia bersiap untuk naik pangkat menjadi Briptu.
Saat pendidikan di Sekolah Dasa Bhayangkara di Watukosek tahun 2012. Saat itu dia adalah satu-satu perempuan yang mendapatkan kesempatan tersebut. &quot;Tahun depan bersiap kenaikan tingkat,&quot; imbuh Bripda Adri.
Dia menceritakan, pertama kali berlatih menembak jenis senjata jenis pistol revolver, sempat canggung saat di pendidikan kepolisian di Ciputat.
Tetapi perasaan itu berubah menjadi kebanggaan saat ia berhasil menembak sasaran dengan jitu. &quot;Kalau jago menembak, Insya Allah. Hanya diajarkan menembak dengan sasaran yang tepat,&quot; lanjutnya
Berbagai senjata api pun dikuasai wanita dengan tinggi 163 cm ini. Mulai laras pendek jenis Revolver hingga laras panjang jenis AK-47. Bripda Adri mengatakan, pernah melakukan tembakan sejauh 400 meter dan tepat sasaran.
&quot;Saya paling suka pakai Revolver. Saya belum pernah menembak orang, hanya latihan saja,&quot; tuntas Bripda Adri. (raw)
</description><content:encoded>
YOGYAKARTA - Melihat sosok wanita menggunakan hijab, dan berparas manis, tentu tidak menyangka jika dirinya merupakan anggota Polisi Wanita (Polwan) dari Brigade Mobil (Brimob) Polda DIY. Dia adalah Bripda Adri Chorin Ade Oktami (23). Bahkan, dia merupakan salah satu jagoan menembak.
Perempuan berparas cantik kelahiran Demak, Jawa Tengah 24 Oktober 1992 itu mengatakan, awal mula dirinya mendaftar menjadi anggota Polwan pada 2011.
Kemudian, pada September 2011 ia selesai menjalani pendidikan kepolisian di Ciputat, Jakarta Selatan.&quot;Saya lulus SMA tahun 2010,&quot; kata alumnus SMA 1 Jetis, Bantul tersebut di Mako Brimob Polda DIY, Selasa (8/9/2015).
Setelah bertugas di Yogyakarta, mengikuti sekolah di Dasa Bhayangkara Brigade Mobil (Brimob). Di sekolah itu, ia memperoleh seperti apa yang diajarkan kepada pasukan antiteror lainnya, seperti Penanggulangan Huru-Hara, Reserse Mobil, SAR, Jinak Bom, Kimia Biology dan Radioaktif, dan Perlawanan Antiteror. &quot;Menjadi anggota polisi memang cita-cita saya,&quot; ucapnya.
Menurutnya, bekerja sambil mengabdi menjadi jalanan yang lebih baik. Awal tahun depan, Januari 2016, ia bersiap untuk naik pangkat menjadi Briptu.
Saat pendidikan di Sekolah Dasa Bhayangkara di Watukosek tahun 2012. Saat itu dia adalah satu-satu perempuan yang mendapatkan kesempatan tersebut. &quot;Tahun depan bersiap kenaikan tingkat,&quot; imbuh Bripda Adri.
Dia menceritakan, pertama kali berlatih menembak jenis senjata jenis pistol revolver, sempat canggung saat di pendidikan kepolisian di Ciputat.
Tetapi perasaan itu berubah menjadi kebanggaan saat ia berhasil menembak sasaran dengan jitu. &quot;Kalau jago menembak, Insya Allah. Hanya diajarkan menembak dengan sasaran yang tepat,&quot; lanjutnya
Berbagai senjata api pun dikuasai wanita dengan tinggi 163 cm ini. Mulai laras pendek jenis Revolver hingga laras panjang jenis AK-47. Bripda Adri mengatakan, pernah melakukan tembakan sejauh 400 meter dan tepat sasaran.
&quot;Saya paling suka pakai Revolver. Saya belum pernah menembak orang, hanya latihan saja,&quot; tuntas Bripda Adri. (raw)
</content:encoded></item></channel></rss>
