<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY: 70 Persen Penyebab Kabut Asap karena Hutan Dibakar</title><description>SBY menilai, kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini karena adanya unsur kesengajaan yang dilakukan sejumlah pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/09/337/1211173/sby-70-persen-penyebab-kabut-asap-karena-hutan-dibakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/09/337/1211173/sby-70-persen-penyebab-kabut-asap-karena-hutan-dibakar"/><item><title>SBY: 70 Persen Penyebab Kabut Asap karena Hutan Dibakar</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/09/337/1211173/sby-70-persen-penyebab-kabut-asap-karena-hutan-dibakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/09/337/1211173/sby-70-persen-penyebab-kabut-asap-karena-hutan-dibakar</guid><pubDate>Rabu 09 September 2015 16:17 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/09/337/1211173/sby-70-persen-penyebab-kabut-asap-karena-hutan-dibakar-Hnq3IO2H8b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SBY (Ilustrasi foto Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/09/337/1211173/sby-70-persen-penyebab-kabut-asap-karena-hutan-dibakar-Hnq3IO2H8b.jpg</image><title>SBY (Ilustrasi foto Okezone)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai, kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau serta daerah lain saat ini karena adanya unsur kesengajaan yang dilakukan sejumlah pihak. Menurutnya, 70 persen dari total kasus kebakaran hutan yang terjadi di Tanah Air, adalah akibat sengaja dibakar.
Sedangkan sisanya, yakni  sebanyak 30 persen karena memang akibat suhu yang terlalu panas. Kondisi itu membuat hutan gambut terbakar dengan sendirinya.
&amp;ldquo;Saya analisis, saya kaji, saya ikuti terus sambil menyelesaikan masalah. Komponen itu mungkin sekitar 30 persen. 70 persennya dibakar. Jangan ada dusta di antara kita,&amp;rdquo;  ujar SBY saat memberikan ceramah umum kepada para peserta dan alumni Lemhannas pada acara Presidential Lecture di Jakarta pada Selasa, 8 September 2015.
Menurut SBY, ada sebagian perusahaan yang secara sengaja melakukan pembakaran lahan. Caranya, kata dia, perusahaan tersebut menyuruh orang lain untuk melakukannya. Selain itu, ada rakyat juga yang sengaja membakar lahan miliknya.
Sedangkan dampak akibat kabut asap, kata SBY, sangatlah fatal yakni terganggunya sistem pernapasan. Selain itu, aktivitas warga juga tidak dapat berjalan normal.
Menurutnya, kepala desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas harus bergerak mengubah pola pikir masyarakat agar tidak menyengaja membakar lahan dan hutan. &amp;ldquo;Jangan dibiarkan, cepat tegur, tangkap. Dulu banyak yang  ditangkap Kepolisian, bagus, lawan. Provokator  tangkap, penyandang dana tangkap, penegakan hukum harus jelas. Jangan menyalahkan yang lain-lain, padahal mereka yang mudah membakar dibiarkan,&amp;rdquo;  katanya.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai, kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau serta daerah lain saat ini karena adanya unsur kesengajaan yang dilakukan sejumlah pihak. Menurutnya, 70 persen dari total kasus kebakaran hutan yang terjadi di Tanah Air, adalah akibat sengaja dibakar.
Sedangkan sisanya, yakni  sebanyak 30 persen karena memang akibat suhu yang terlalu panas. Kondisi itu membuat hutan gambut terbakar dengan sendirinya.
&amp;ldquo;Saya analisis, saya kaji, saya ikuti terus sambil menyelesaikan masalah. Komponen itu mungkin sekitar 30 persen. 70 persennya dibakar. Jangan ada dusta di antara kita,&amp;rdquo;  ujar SBY saat memberikan ceramah umum kepada para peserta dan alumni Lemhannas pada acara Presidential Lecture di Jakarta pada Selasa, 8 September 2015.
Menurut SBY, ada sebagian perusahaan yang secara sengaja melakukan pembakaran lahan. Caranya, kata dia, perusahaan tersebut menyuruh orang lain untuk melakukannya. Selain itu, ada rakyat juga yang sengaja membakar lahan miliknya.
Sedangkan dampak akibat kabut asap, kata SBY, sangatlah fatal yakni terganggunya sistem pernapasan. Selain itu, aktivitas warga juga tidak dapat berjalan normal.
Menurutnya, kepala desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas harus bergerak mengubah pola pikir masyarakat agar tidak menyengaja membakar lahan dan hutan. &amp;ldquo;Jangan dibiarkan, cepat tegur, tangkap. Dulu banyak yang  ditangkap Kepolisian, bagus, lawan. Provokator  tangkap, penyandang dana tangkap, penegakan hukum harus jelas. Jangan menyalahkan yang lain-lain, padahal mereka yang mudah membakar dibiarkan,&amp;rdquo;  katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
