<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pekanbaru Diguyur Hujan, Kabut Asap Menipis</title><description>Hujan pada Rabu (9/9/2015) pukul 04.00 WIB, mengurangi kepekatan kabut asap di Pekanbaru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/09/340/1210911/pekanbaru-diguyur-hujan-kabut-asap-menipis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/09/340/1210911/pekanbaru-diguyur-hujan-kabut-asap-menipis"/><item><title>Pekanbaru Diguyur Hujan, Kabut Asap Menipis</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/09/340/1210911/pekanbaru-diguyur-hujan-kabut-asap-menipis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/09/340/1210911/pekanbaru-diguyur-hujan-kabut-asap-menipis</guid><pubDate>Rabu 09 September 2015 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/09/340/1210911/pekanbaru-diguyur-hujan-kabut-asap-menipis-JLON4CY1q3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabut asap. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/09/340/1210911/pekanbaru-diguyur-hujan-kabut-asap-menipis-JLON4CY1q3.jpg</image><title>Kabut asap. (Foto: Antara)</title></images><description>
PEKANBARU - Hujan pada Rabu (9/9/2015) pukul 04.00 WIB, mengurangi kepekatan kabut asap di Pekanbaru. &quot;Alhamdulillah, asap berkurang dan udara lebih segar karena hujan,&quot; ujar seorang warga, Oki Sulistyanto.
Ia berharap hujan turun lagi sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal. Terutama untuk anak sekolah yang diliburkan selama hampir dua pekan.
Siswa itu sendiri terpaksa diliburkan karena kabut asap menganggu pernapasan mereka. &quot;Kasihan anak-anak, pelajarannya bisa ketinggalan,&quot; ucap Oki.
Sementara Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sugarin, mengatakan, jarak pandang di Pekanbaru sudah membaik pada pukul 07.00 WIB. Jarak pandang di Pekanbaru sempat 50 meter, namun kini sudah mencapai 1.500 meter.
Meski begitu, ia mengatakan masih ada wilayah lain yang diselimuti asap tebal, yakni di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. &quot;Jarak pandang di Rengat hanya 500 meter karena asap,&quot; ujarnya.
Sugarin menuturkan, secara umum Riau diprakirakan akan cerah berawan disertai kabut asap. Sejauh ini masih ada peluang hujan yang bisa memadamkan kebakaran dan menipiskan asap.

</description><content:encoded>
PEKANBARU - Hujan pada Rabu (9/9/2015) pukul 04.00 WIB, mengurangi kepekatan kabut asap di Pekanbaru. &quot;Alhamdulillah, asap berkurang dan udara lebih segar karena hujan,&quot; ujar seorang warga, Oki Sulistyanto.
Ia berharap hujan turun lagi sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal. Terutama untuk anak sekolah yang diliburkan selama hampir dua pekan.
Siswa itu sendiri terpaksa diliburkan karena kabut asap menganggu pernapasan mereka. &quot;Kasihan anak-anak, pelajarannya bisa ketinggalan,&quot; ucap Oki.
Sementara Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sugarin, mengatakan, jarak pandang di Pekanbaru sudah membaik pada pukul 07.00 WIB. Jarak pandang di Pekanbaru sempat 50 meter, namun kini sudah mencapai 1.500 meter.
Meski begitu, ia mengatakan masih ada wilayah lain yang diselimuti asap tebal, yakni di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. &quot;Jarak pandang di Rengat hanya 500 meter karena asap,&quot; ujarnya.
Sugarin menuturkan, secara umum Riau diprakirakan akan cerah berawan disertai kabut asap. Sejauh ini masih ada peluang hujan yang bisa memadamkan kebakaran dan menipiskan asap.

</content:encoded></item></channel></rss>
