<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penembak Kantor Kementerian ESDM bak Sniper</title><description>Polisi belum menemukan titik terang dari motif penembakan di  Kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM di Jalan Rasuna Said, Jakarta</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/11/338/1212320/penembak-kantor-kementerian-esdm-bak-sniper</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/11/338/1212320/penembak-kantor-kementerian-esdm-bak-sniper"/><item><title>Penembak Kantor Kementerian ESDM bak Sniper</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/11/338/1212320/penembak-kantor-kementerian-esdm-bak-sniper</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/11/338/1212320/penembak-kantor-kementerian-esdm-bak-sniper</guid><pubDate>Jum'at 11 September 2015 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/11/338/1212320/penembak-kantor-kementerian-esdm-bak-sniper-2Zb1MVTfBJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/11/338/1212320/penembak-kantor-kementerian-esdm-bak-sniper-2Zb1MVTfBJ.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pelaku penembakan Kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, masih misterius. Polisi belum menemukan titik terang dari motif penembakan itu.

Pantauan Okezone di lokasi, Jumat (11/9/2015), jarak pelaku menembak ke tempat kejadian perkara (TKP) yang berada di ruang staf menteri ESDM di lantai empat sekira 20 meter. Pelaku diduga seorang profesional dan mahir menggunakan senjata. Hal itu terlihat dari akurasi jarak tembakan yang tepat mengenai sasaran.
Okezone juga memperoleh foto yang diduga pelaku penembakan tersebut. Berdasarkan foto itu, pelaku berjumlah satu orang dan menggunakan sepeda motor dari Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca.
Polisi juga masih meneliti proyektil peluru yang digunakan, apakah jenis pistol atau senapan. Hingga saat ini belum merilis kaliber peluru tersebut.
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal menuturkan, pelaku penembakan tersebut diduga beraksi dari Jalan Layang Casablanca.
&quot;Kami duga dari jembatan layang. Tapi bergantung proses penyelidikan&amp;lrm;. Tidak ada korban dalam peristiwa itu. Penyidik masih olah TKP,&quot; kata Iqbal lewat keterangannya yang diterima wartawan, Kamis 10 September 2015.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaku penembakan Kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, masih misterius. Polisi belum menemukan titik terang dari motif penembakan itu.

Pantauan Okezone di lokasi, Jumat (11/9/2015), jarak pelaku menembak ke tempat kejadian perkara (TKP) yang berada di ruang staf menteri ESDM di lantai empat sekira 20 meter. Pelaku diduga seorang profesional dan mahir menggunakan senjata. Hal itu terlihat dari akurasi jarak tembakan yang tepat mengenai sasaran.
Okezone juga memperoleh foto yang diduga pelaku penembakan tersebut. Berdasarkan foto itu, pelaku berjumlah satu orang dan menggunakan sepeda motor dari Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca.
Polisi juga masih meneliti proyektil peluru yang digunakan, apakah jenis pistol atau senapan. Hingga saat ini belum merilis kaliber peluru tersebut.
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal menuturkan, pelaku penembakan tersebut diduga beraksi dari Jalan Layang Casablanca.
&quot;Kami duga dari jembatan layang. Tapi bergantung proses penyelidikan&amp;lrm;. Tidak ada korban dalam peristiwa itu. Penyidik masih olah TKP,&quot; kata Iqbal lewat keterangannya yang diterima wartawan, Kamis 10 September 2015.

</content:encoded></item></channel></rss>
