<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Dalami Jaringan Prostitusi yang Libatkan Artis AS</title><description>Polisi dalami penyelidikan jaringan prostitusi online via Facebook dan BBM yang menyeret artis dan model panas, AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/11/519/1212606/polisi-dalami-jaringan-prostitusi-yang-libatkan-artis-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/11/519/1212606/polisi-dalami-jaringan-prostitusi-yang-libatkan-artis-as"/><item><title>Polisi Dalami Jaringan Prostitusi yang Libatkan Artis AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/11/519/1212606/polisi-dalami-jaringan-prostitusi-yang-libatkan-artis-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/11/519/1212606/polisi-dalami-jaringan-prostitusi-yang-libatkan-artis-as</guid><pubDate>Jum'at 11 September 2015 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/11/519/1212606/polisi-dalami-jaringan-prostitusi-yang-libatkan-artis-as-YvhYczttjl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prostitusi online terungkap di mana melibatkan artis dan model panas AS (kanan) (Foto: Nurul Arifin/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/11/519/1212606/polisi-dalami-jaringan-prostitusi-yang-libatkan-artis-as-YvhYczttjl.jpg</image><title>Prostitusi online terungkap di mana melibatkan artis dan model panas AS (kanan) (Foto: Nurul Arifin/Okezone)</title></images><description>
SURABAYA - Polrestabes Surabaya mendalami kasus prostitusi online yang melibatkan artis sekaligus foto model majalah dewasa, AS. 
Pasalnya dari penelurusuran penyidik, banyak temukan grup-grup Facebook mau pun Blackberry Messenger (BBM) yang memiliki nama sama dengan akun yang dikelola oleh dua mucikari, Alfania Tiarsasila atau AT (23) dan Alen Saputra alias AS (25) .
&quot;Masih dilakukan pendalaman. Pengakuan tersangka (dua mucikari), mereka berbagi peran. Grup dioperasikan oleh Tersangka AS dan Tersangka AT merupakan penyedia perempuan yang siap melayani para laki-laki hidung belang,&quot; kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Matanette, Jumat (11/9/2015).
Kata Takdir, grup yang dikelola itu memiliki nama yang kerap berubah-ubah. Ada banyak grup di jejaring media sosial Facebook. Contohnya, grup yang sebelumnya bernama 'Princess Manajemen' berubah menjadi grup 'Angel'.
Sementara, berdasarkan pengakuan tersangka AT, bisnis ini mengandalkan jejaring sosial media untuk mencari pelanggan.
Bisnis ini dikelola sejak Agustus lalu dan sudah memiliki banyak pelanggan dengan 83 pekerja seks komersial (PSK). Dari jumlah itu, terbagi 63 perempuan merupakan anggota Princess Manajemen, dan sisanya freelance alias PSK lepas.
&quot;Perempuan yang ditawarkan usianya sekitar 20-30 Tahun. Mereka dari kalangan mahasiswa, SPG (sales promotion girl), model dan artis. Salah satunya adalah Artis AS ini,&quot; jelas Takdir lagi.
</description><content:encoded>
SURABAYA - Polrestabes Surabaya mendalami kasus prostitusi online yang melibatkan artis sekaligus foto model majalah dewasa, AS. 
Pasalnya dari penelurusuran penyidik, banyak temukan grup-grup Facebook mau pun Blackberry Messenger (BBM) yang memiliki nama sama dengan akun yang dikelola oleh dua mucikari, Alfania Tiarsasila atau AT (23) dan Alen Saputra alias AS (25) .
&quot;Masih dilakukan pendalaman. Pengakuan tersangka (dua mucikari), mereka berbagi peran. Grup dioperasikan oleh Tersangka AS dan Tersangka AT merupakan penyedia perempuan yang siap melayani para laki-laki hidung belang,&quot; kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Matanette, Jumat (11/9/2015).
Kata Takdir, grup yang dikelola itu memiliki nama yang kerap berubah-ubah. Ada banyak grup di jejaring media sosial Facebook. Contohnya, grup yang sebelumnya bernama 'Princess Manajemen' berubah menjadi grup 'Angel'.
Sementara, berdasarkan pengakuan tersangka AT, bisnis ini mengandalkan jejaring sosial media untuk mencari pelanggan.
Bisnis ini dikelola sejak Agustus lalu dan sudah memiliki banyak pelanggan dengan 83 pekerja seks komersial (PSK). Dari jumlah itu, terbagi 63 perempuan merupakan anggota Princess Manajemen, dan sisanya freelance alias PSK lepas.
&quot;Perempuan yang ditawarkan usianya sekitar 20-30 Tahun. Mereka dari kalangan mahasiswa, SPG (sales promotion girl), model dan artis. Salah satunya adalah Artis AS ini,&quot; jelas Takdir lagi.
</content:encoded></item></channel></rss>
