<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polres Jakpus Kerahkan 7 Kompi Kawal Aksi Guru Honorer</title><description>Polres Jakpus kerahkan 7 kompi pasukan untuk kawal aksi guru honorer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/15/337/1214306/polres-jakpus-kerahkan-7-kompi-kawal-aksi-guru-honorer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/15/337/1214306/polres-jakpus-kerahkan-7-kompi-kawal-aksi-guru-honorer"/><item><title>Polres Jakpus Kerahkan 7 Kompi Kawal Aksi Guru Honorer</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/15/337/1214306/polres-jakpus-kerahkan-7-kompi-kawal-aksi-guru-honorer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/15/337/1214306/polres-jakpus-kerahkan-7-kompi-kawal-aksi-guru-honorer</guid><pubDate>Selasa 15 September 2015 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Zubaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/15/337/1214306/polres-jakpus-kerahkan-7-kompi-kawal-aksi-guru-honorer-5FLrFqtmmU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/15/337/1214306/polres-jakpus-kerahkan-7-kompi-kawal-aksi-guru-honorer-5FLrFqtmmU.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Ribuan guru honorer menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta. Mereka merupakan guru gabungan dari guru honorer seluruh Indonesia yang ingin menuntut hak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Atas aksi tersebut, ruas Jalan Gatot Subroto atau tepatnya di depan Gedung DPR RI macet parah sekira lima kilometer. Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo, pihaknya mengerahkan sekira tujuh kompi aparat untuk mengamankan aksi tersebut termasuk normalisasi lalu lintas.
&quot;Kami terjunkan tujuh kompi, polisi yang pakai seragam maupun tertutup, Sabhara tiga kompi, lalin satu kompi, reserse dan intel satu kompi, Brimob dua kompi,&quot; katanya kepada wartawan di lokasi aksi, Selasa (15/9/2015).
Aksi tersebut direncanakan akan beralih ke Gedung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dan juga ke Istana Negara siang ini. Namun Hendro mengaku belum memerlukan rekayasa lalu lintas untuk aksi tersebut.
&quot;Pengamanan kita sesuaikan dengan jumlah massa, nanti kita lihat situasional, kalau diperlukan nanti akan kita alihkan,&quot; terangnya.
Selain itu, Hendro juga berharap masa yang berjumlah sekira 10 ribu tersebut diimbau tak melewati jalur Bundaran HI dan sekitarnya.
&quot;Diupayakan tidak ke HI, kami harap selesai hari ini,&quot; tandasnya.


</description><content:encoded>
JAKARTA - Ribuan guru honorer menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta. Mereka merupakan guru gabungan dari guru honorer seluruh Indonesia yang ingin menuntut hak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Atas aksi tersebut, ruas Jalan Gatot Subroto atau tepatnya di depan Gedung DPR RI macet parah sekira lima kilometer. Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo, pihaknya mengerahkan sekira tujuh kompi aparat untuk mengamankan aksi tersebut termasuk normalisasi lalu lintas.
&quot;Kami terjunkan tujuh kompi, polisi yang pakai seragam maupun tertutup, Sabhara tiga kompi, lalin satu kompi, reserse dan intel satu kompi, Brimob dua kompi,&quot; katanya kepada wartawan di lokasi aksi, Selasa (15/9/2015).
Aksi tersebut direncanakan akan beralih ke Gedung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dan juga ke Istana Negara siang ini. Namun Hendro mengaku belum memerlukan rekayasa lalu lintas untuk aksi tersebut.
&quot;Pengamanan kita sesuaikan dengan jumlah massa, nanti kita lihat situasional, kalau diperlukan nanti akan kita alihkan,&quot; terangnya.
Selain itu, Hendro juga berharap masa yang berjumlah sekira 10 ribu tersebut diimbau tak melewati jalur Bundaran HI dan sekitarnya.
&quot;Diupayakan tidak ke HI, kami harap selesai hari ini,&quot; tandasnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
