<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegur Parkir Sembarangan, Polisi Dianiaya</title><description>Hanya karena ditegur karena parkir sembarangan, seorang pemuda menganiaya Polantas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/15/340/1214239/tegur-parkir-sembarangan-polisi-dianiaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/15/340/1214239/tegur-parkir-sembarangan-polisi-dianiaya"/><item><title>Tegur Parkir Sembarangan, Polisi Dianiaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/15/340/1214239/tegur-parkir-sembarangan-polisi-dianiaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/15/340/1214239/tegur-parkir-sembarangan-polisi-dianiaya</guid><pubDate>Selasa 15 September 2015 04:04 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/15/340/1214239/tegur-parkir-sembarangan-polisi-dianiaya-Y4iH9pB34Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/15/340/1214239/tegur-parkir-sembarangan-polisi-dianiaya-Y4iH9pB34Z.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>
MEDAN - Personel Satlantas Polresta Medan, Aiptu Fandi, dianiaya oleh seorang pemuda di Jalan Surabaya, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.
Informasi yang dihimpun, penganiayaan itu terjadi saat Aiptu Fandi tengah berupaya meretas kemacetan yang disebabkan parkir berlapis di lokasi tersebut.
Aiptu Fandi kemudian menegur salah seorang pemuda yang baru keluar dari salah satu toko elektonik di lokasi itu, lantaran sang pemuda memarkirkan mobilnya secara sembarangan dan membentuk formasi berlapis.
Pemuda yang masih dirahasiakan identitasnya itu ternyata tak terima teguran Aiptu Fandi. Ia malah marah-marah dan menganiaya Aiptu Fandi.
Aiptu Fandi tak terima begitu saja sikap pemuda tersebut. Ia kemudian mengejar pemuda tersebut hingga ke dalam salah satu toko.
Pemuda tersebut akhirnya ditangkap, setelah petugas reserse Kriminal Polsek Medan Kota dan Satlantas Polresta Medan turun ke lokasi dan memboyong pemuda itu ke Kantor Satlantas Polresta Medan.&amp;lrm;
Kasatlantas Polresta Medan, Kompol M Hasan ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya insiden yang dialami anak buahnya. Ia pun mengaku kasus itu sudah dilaporkan ke Mapolresta Medan.
&quot;Sudah-sudah, sudah kita laporkan ke Polresta Medan. Pelakunya bukan kita amankan, tapi sedang kita BAP. Kita masih menduduki dulu masalahnya apa. Sabar dulu ya. Nanti pasti kita sampaikan,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
MEDAN - Personel Satlantas Polresta Medan, Aiptu Fandi, dianiaya oleh seorang pemuda di Jalan Surabaya, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.
Informasi yang dihimpun, penganiayaan itu terjadi saat Aiptu Fandi tengah berupaya meretas kemacetan yang disebabkan parkir berlapis di lokasi tersebut.
Aiptu Fandi kemudian menegur salah seorang pemuda yang baru keluar dari salah satu toko elektonik di lokasi itu, lantaran sang pemuda memarkirkan mobilnya secara sembarangan dan membentuk formasi berlapis.
Pemuda yang masih dirahasiakan identitasnya itu ternyata tak terima teguran Aiptu Fandi. Ia malah marah-marah dan menganiaya Aiptu Fandi.
Aiptu Fandi tak terima begitu saja sikap pemuda tersebut. Ia kemudian mengejar pemuda tersebut hingga ke dalam salah satu toko.
Pemuda tersebut akhirnya ditangkap, setelah petugas reserse Kriminal Polsek Medan Kota dan Satlantas Polresta Medan turun ke lokasi dan memboyong pemuda itu ke Kantor Satlantas Polresta Medan.&amp;lrm;
Kasatlantas Polresta Medan, Kompol M Hasan ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya insiden yang dialami anak buahnya. Ia pun mengaku kasus itu sudah dilaporkan ke Mapolresta Medan.
&quot;Sudah-sudah, sudah kita laporkan ke Polresta Medan. Pelakunya bukan kita amankan, tapi sedang kita BAP. Kita masih menduduki dulu masalahnya apa. Sabar dulu ya. Nanti pasti kita sampaikan,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
