<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Suriah: Ulah Uni Eropa Jadi Akar Krisis Imigran</title><description>Menurut Presiden Suriah Bashar al Assad, ulah negara-negara Uni Eropa merupakan akar utama krisis imigran saat ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/16/18/1215505/presiden-suriah-ulah-uni-eropa-jadi-akar-krisis-imigran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/16/18/1215505/presiden-suriah-ulah-uni-eropa-jadi-akar-krisis-imigran"/><item><title>Presiden Suriah: Ulah Uni Eropa Jadi Akar Krisis Imigran</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/16/18/1215505/presiden-suriah-ulah-uni-eropa-jadi-akar-krisis-imigran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/16/18/1215505/presiden-suriah-ulah-uni-eropa-jadi-akar-krisis-imigran</guid><pubDate>Rabu 16 September 2015 19:37 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/16/18/1215505/presiden-suriah-ulah-uni-eropa-jadi-akar-krisis-imigran-qeUkic0XRL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Suriah, Bashar al Assad (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/16/18/1215505/presiden-suriah-ulah-uni-eropa-jadi-akar-krisis-imigran-qeUkic0XRL.jpg</image><title>Presiden Suriah, Bashar al Assad (Foto: AFP)</title></images><description>
DAMASKUS &amp;ndash; Krisis imigran yang terjadi di wilayah Eropa membuat Presiden Suriah Bashar al Assad berang. Menurutnya, tindakan negara-negara Uni Eropa (EU) yang lambat dalam memerangi kelompok militan ISIS di Irak dan Suriah merupakan akar masalah krisis imigran Suriah.
&amp;ldquo;Negara anggota Uni Eropa yang lambat dalam memerangi ISIS menjadi akar utama timbulnya krisis imigran dan pengungsi asal Suriah. Oleh karena itu, para warga Suriah berbondong-bondong pergi ke Eropa,&amp;rdquo; ujar Assad, seperti dikutip IB Times, Rabu (16/9/2015).
&amp;ldquo;Jadi, selama negara-negara Barat mengikuti propaganda ini, maka mereka (Negara Barat) akan memiliki lebih banyak pengungsi. Jadi, ini bukan soal UE tidak menerima atau mengundang pengungsi sebagai pencari suaka, ini tentang tidak berurusan dengan akar masalahnya,&amp;rdquo; tambah dia.
Sebagaimana diberitakan, dalam beberapa pekan terakhir gelombang imigran dari Timur Tengah dan Afrika telah membanjiri Jerman. Imigran yang berasal dari Suriah bahkan harus mengalami insiden tragis karena tenggelam di peraian Turki dekat Semenanjung Bodrum.
Dengan terus meningkatnya jumlah imigran yang menuju Eropa, PBB bahkan memprediksi sekira 850 ribu imigran akan berupaya menyeberangi Laut Mediterania untuk menuju Eropa akan terjadi hingga 2016.
Faktor ekonomi dinilai menjadi salah satu alasan para imigran dan pengungsi itu bergerak menuju wilayah Eropa Barat. Para imigran bahkan ada yang melarikan diri dari negara asalnya untuk menyeberangi Laut Mediterania dengan menggunakan perahu, dan tidak sedikit di antara mereka yang tewas dalam perjalanan.

</description><content:encoded>
DAMASKUS &amp;ndash; Krisis imigran yang terjadi di wilayah Eropa membuat Presiden Suriah Bashar al Assad berang. Menurutnya, tindakan negara-negara Uni Eropa (EU) yang lambat dalam memerangi kelompok militan ISIS di Irak dan Suriah merupakan akar masalah krisis imigran Suriah.
&amp;ldquo;Negara anggota Uni Eropa yang lambat dalam memerangi ISIS menjadi akar utama timbulnya krisis imigran dan pengungsi asal Suriah. Oleh karena itu, para warga Suriah berbondong-bondong pergi ke Eropa,&amp;rdquo; ujar Assad, seperti dikutip IB Times, Rabu (16/9/2015).
&amp;ldquo;Jadi, selama negara-negara Barat mengikuti propaganda ini, maka mereka (Negara Barat) akan memiliki lebih banyak pengungsi. Jadi, ini bukan soal UE tidak menerima atau mengundang pengungsi sebagai pencari suaka, ini tentang tidak berurusan dengan akar masalahnya,&amp;rdquo; tambah dia.
Sebagaimana diberitakan, dalam beberapa pekan terakhir gelombang imigran dari Timur Tengah dan Afrika telah membanjiri Jerman. Imigran yang berasal dari Suriah bahkan harus mengalami insiden tragis karena tenggelam di peraian Turki dekat Semenanjung Bodrum.
Dengan terus meningkatnya jumlah imigran yang menuju Eropa, PBB bahkan memprediksi sekira 850 ribu imigran akan berupaya menyeberangi Laut Mediterania untuk menuju Eropa akan terjadi hingga 2016.
Faktor ekonomi dinilai menjadi salah satu alasan para imigran dan pengungsi itu bergerak menuju wilayah Eropa Barat. Para imigran bahkan ada yang melarikan diri dari negara asalnya untuk menyeberangi Laut Mediterania dengan menggunakan perahu, dan tidak sedikit di antara mereka yang tewas dalam perjalanan.

</content:encoded></item></channel></rss>
