<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Sepakat Gaji Presiden Naik</title><description>Gaji Presiden seharusnya tidak di bawah direksi BUMN atau pejabat BI. Bahkan gaji Presiden yang hanya Rp62 juta per bulan itu tidak wajar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/16/337/1215231/dpr-sepakat-gaji-presiden-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/16/337/1215231/dpr-sepakat-gaji-presiden-naik"/><item><title>DPR Sepakat Gaji Presiden Naik</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/16/337/1215231/dpr-sepakat-gaji-presiden-naik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/16/337/1215231/dpr-sepakat-gaji-presiden-naik</guid><pubDate>Rabu 16 September 2015 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Zubaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/16/337/1215231/dpr-sepakat-gaji-presiden-naik-Rtg9bEllrF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/16/337/1215231/dpr-sepakat-gaji-presiden-naik-Rtg9bEllrF.jpg</image><title>(Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Usulan kenaikan gaji Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan publik. Tapi Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah justru menyatakan, rencana tersebut bukanlah sebuah persoalan.
&quot;Ya itu bisa saja terjadi, Gubernur BI (Bank Indonesia) juga gajinya berapa ratus juta,&quot; katanya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (15/9/2015).
Menurut Fahri, gaji seorang Presiden seharusnya tidak di bawah direksi BUMN atau pejabat BI. Bahkan gaji Presiden yang hanya Rp62 juta per bulan itu tidak wajar dan memang selayaknya dinaikkan.
&quot;Menurut saya segitu kurang itu, karena tidak ada kebebasan. Kalau ada kebebasan kita tentu mampu lakukan pengawasan intensif,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Usulan kenaikan gaji Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan publik. Tapi Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah justru menyatakan, rencana tersebut bukanlah sebuah persoalan.
&quot;Ya itu bisa saja terjadi, Gubernur BI (Bank Indonesia) juga gajinya berapa ratus juta,&quot; katanya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (15/9/2015).
Menurut Fahri, gaji seorang Presiden seharusnya tidak di bawah direksi BUMN atau pejabat BI. Bahkan gaji Presiden yang hanya Rp62 juta per bulan itu tidak wajar dan memang selayaknya dinaikkan.
&quot;Menurut saya segitu kurang itu, karena tidak ada kebebasan. Kalau ada kebebasan kita tentu mampu lakukan pengawasan intensif,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
