<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK Tak Setuju Gaji Jokowi Naik</title><description>JK mengakui, gaji kepala negara dan para menteri di Indonesia masih terbilang kecil jika dibandingkan negara-negara lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/16/337/1215355/jk-tak-setuju-gaji-jokowi-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/16/337/1215355/jk-tak-setuju-gaji-jokowi-naik"/><item><title>JK Tak Setuju Gaji Jokowi Naik</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/16/337/1215355/jk-tak-setuju-gaji-jokowi-naik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/16/337/1215355/jk-tak-setuju-gaji-jokowi-naik</guid><pubDate>Rabu 16 September 2015 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/16/337/1215355/jk-tak-setuju-gaji-jokowi-naik-eFA9dE53rt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto:  Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/16/337/1215355/jk-tak-setuju-gaji-jokowi-naik-eFA9dE53rt.jpg</image><title>Foto:  Okezone</title></images><description>JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta gaji Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinaikkan karena saat ini gaji kepala negara masih kalah dengan direktur utama badan usaha milik negara (BUMN).

Menanggapi hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan saat ini belum setuju jika gaji kepala negara dinaikkan. Sebab saat ini ekonomi Indonesia sedang tidak stabil.
&quot;Tapi kalau mau dinaikkan kita lihat keadaan lah. Kalau memang ekonomi baik, ya pastilah. Tapi kalau ekonomi belum baik, ya jangan dululah,&quot; ujar JK di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta, Rabu (16/9/2015).
Mantan Ketua Umum Partai Golkar juga mengakui gaji presiden dan para menteri di Indonesia masih terbilang kecil jika dibandingkan negara-negara lain.
Namun, ia tidak mempermasalahkan gajinya yang juga hanya Rp40 juta. Pasalnya, banyak fasilitas seperti rumah dan kendaraan dinas yang ia dapat, berikut juga para pembantu presiden seperti menteri.
&quot;Walaupun (Indonesia) bukan yang terkecil jugalah, namun juga kita apresiasi para pejabat, menteri yang gajinya hanya tidak cukup Rp20 juta, saya Rp40 juta. Tapi kan ada mobil, rumah kan gitu (fasilitas negara),&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta gaji Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinaikkan karena saat ini gaji kepala negara masih kalah dengan direktur utama badan usaha milik negara (BUMN).

Menanggapi hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan saat ini belum setuju jika gaji kepala negara dinaikkan. Sebab saat ini ekonomi Indonesia sedang tidak stabil.
&quot;Tapi kalau mau dinaikkan kita lihat keadaan lah. Kalau memang ekonomi baik, ya pastilah. Tapi kalau ekonomi belum baik, ya jangan dululah,&quot; ujar JK di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta, Rabu (16/9/2015).
Mantan Ketua Umum Partai Golkar juga mengakui gaji presiden dan para menteri di Indonesia masih terbilang kecil jika dibandingkan negara-negara lain.
Namun, ia tidak mempermasalahkan gajinya yang juga hanya Rp40 juta. Pasalnya, banyak fasilitas seperti rumah dan kendaraan dinas yang ia dapat, berikut juga para pembantu presiden seperti menteri.
&quot;Walaupun (Indonesia) bukan yang terkecil jugalah, namun juga kita apresiasi para pejabat, menteri yang gajinya hanya tidak cukup Rp20 juta, saya Rp40 juta. Tapi kan ada mobil, rumah kan gitu (fasilitas negara),&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
