<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Ledakan Hantam Markas Milisi Boko Haram</title><description>Tiga ledakan bom mengguncang markas dari milisi Boko Haram yang ada di Kota Maiduguri, Nigeria Timur Laut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/21/18/1218408/tiga-ledakan-hantam-markas-milisi-boko-haram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/21/18/1218408/tiga-ledakan-hantam-markas-milisi-boko-haram"/><item><title>Tiga Ledakan Hantam Markas Milisi Boko Haram</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/21/18/1218408/tiga-ledakan-hantam-markas-milisi-boko-haram</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/21/18/1218408/tiga-ledakan-hantam-markas-milisi-boko-haram</guid><pubDate>Senin 21 September 2015 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/21/18/1218408/tiga-ledakan-hantam-markas-milisi-boko-haram-et1YD41ofZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pasukan milisi Boko Haram (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/21/18/1218408/tiga-ledakan-hantam-markas-milisi-boko-haram-et1YD41ofZ.jpg</image><title>Ilustrasi pasukan milisi Boko Haram (Foto: Reuters)</title></images><description>
MAIDUGURI - Tiga ledakan bom mengguncang markas dari milisi Boko Haram yang ada di Kota Maiduguri, Nigeria Timur Laut pada Minggu waktu setempat atau Senin 21 September 2015. Namun, tidak ada laporan tentang korban jiwa dari serangan tersebut.
&quot;Ada tiga bahan peledak sederhana yang meledak di wilayah publik Gomari dan Ajilari di Maiduguri pada sekitar pukul 19.21 atau 18.21 GMT (waktu setempat),&quot; kata juru bicara militer Sani Usman.
Ia menegaskan, penyerangan itu dilakukan pasukan keamanan untuk mengalahkan pasukan Boko Haram dalam waktu sesingkat mungkin.
Sementara itu menurut keterangan penduduk setempat diketahui bahwa setidaknya dua ledakan terdengar dalam beberapa menit di wilayah padat penduduk kota bergejolak, Binta Sugar.
&quot;Kami mendengar suara pertama sekira pukul 19.40 atau 18.40 GMT (waktu setempat) sesaat sebelum kami memasuki masjid untuk melaksnakan salat,&quot; kata Musa, warga yang tinggal di lingkungan dekat Bulunkutu tersebut.
Ledakan pertama terjadi di wilayah Binta Sugar. Beberapa menit kemudian, bom lain meledak di daerah yang sama.
&quot;Ada bola api yang serius setelah ledakan kedua,&quot; tambah warga setempat lainnya, Ndahi Mache.
Tidak jelas apakah ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, kata dia, sejumlah aparat  polisi, tentara, dan warga sipil telah mengepung daerah tersebut.
</description><content:encoded>
MAIDUGURI - Tiga ledakan bom mengguncang markas dari milisi Boko Haram yang ada di Kota Maiduguri, Nigeria Timur Laut pada Minggu waktu setempat atau Senin 21 September 2015. Namun, tidak ada laporan tentang korban jiwa dari serangan tersebut.
&quot;Ada tiga bahan peledak sederhana yang meledak di wilayah publik Gomari dan Ajilari di Maiduguri pada sekitar pukul 19.21 atau 18.21 GMT (waktu setempat),&quot; kata juru bicara militer Sani Usman.
Ia menegaskan, penyerangan itu dilakukan pasukan keamanan untuk mengalahkan pasukan Boko Haram dalam waktu sesingkat mungkin.
Sementara itu menurut keterangan penduduk setempat diketahui bahwa setidaknya dua ledakan terdengar dalam beberapa menit di wilayah padat penduduk kota bergejolak, Binta Sugar.
&quot;Kami mendengar suara pertama sekira pukul 19.40 atau 18.40 GMT (waktu setempat) sesaat sebelum kami memasuki masjid untuk melaksnakan salat,&quot; kata Musa, warga yang tinggal di lingkungan dekat Bulunkutu tersebut.
Ledakan pertama terjadi di wilayah Binta Sugar. Beberapa menit kemudian, bom lain meledak di daerah yang sama.
&quot;Ada bola api yang serius setelah ledakan kedua,&quot; tambah warga setempat lainnya, Ndahi Mache.
Tidak jelas apakah ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, kata dia, sejumlah aparat  polisi, tentara, dan warga sipil telah mengepung daerah tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
