<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gulirkan Kenaikan Gaji Presiden, PDIP Tak Pintar Kelola Isu</title><description>Pengamat politik dari Universitas Padjajaran, Muradi mempertanyakan cara PDIP dalam mengelola isu kenaikan gaji Presiden.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/22/337/1218536/gulirkan-kenaikan-gaji-presiden-pdip-tak-pintar-kelola-isu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/22/337/1218536/gulirkan-kenaikan-gaji-presiden-pdip-tak-pintar-kelola-isu"/><item><title>Gulirkan Kenaikan Gaji Presiden, PDIP Tak Pintar Kelola Isu</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/22/337/1218536/gulirkan-kenaikan-gaji-presiden-pdip-tak-pintar-kelola-isu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/22/337/1218536/gulirkan-kenaikan-gaji-presiden-pdip-tak-pintar-kelola-isu</guid><pubDate>Selasa 22 September 2015 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/22/337/1218536/gulirkan-kenaikan-gaji-presiden-pdip-tak-pintar-kelola-isu-I8vGfNgn2f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Megawati Soekarnoputri beserta Elite PDIP (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/22/337/1218536/gulirkan-kenaikan-gaji-presiden-pdip-tak-pintar-kelola-isu-I8vGfNgn2f.jpg</image><title>Megawati Soekarnoputri beserta Elite PDIP (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Padjajaran, Muradi mempertanyakan cara PDI Perjuangan (PDIP) dalam mengelola isu di internalnya. Ini terkait dengan munculnya beberapa kader PDIP yang menyerukan agar pemerintah menaikkan gaji Presiden Joko Widodo (Jokowi).

&quot;Harusnya isu begini dikelola internal partai sebelum digulirkan,&quot; ungkap Muradi saat berbincang dengan Okezone, Selasa (22/9/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/02/13/18489/115387_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Bertemu Bupati Se-Indonesia&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Dia menilai, isu kenaikan gaji Jokowi muncul begitu saja tanpa ada perbincangan terlebih dahulu di internal PDIP. &quot;Rangkaian isu ini tidak digarap, muncul begitu saja, harus dievaluasi lagi,&quot; sebut Muradi.

Terlebih lagi, isu yang dikeluarkan kali ini sangat sensitif di tengah kondisi masyarakat yang menghadapi masalah ekonomi. Menaikkan gaji Jokowi di tengah krisis sama halnya menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

&quot;Harusnya evaluasi itu, kalau tidak mau kehilangan momentum politik,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Padjajaran, Muradi mempertanyakan cara PDI Perjuangan (PDIP) dalam mengelola isu di internalnya. Ini terkait dengan munculnya beberapa kader PDIP yang menyerukan agar pemerintah menaikkan gaji Presiden Joko Widodo (Jokowi).

&quot;Harusnya isu begini dikelola internal partai sebelum digulirkan,&quot; ungkap Muradi saat berbincang dengan Okezone, Selasa (22/9/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/02/13/18489/115387_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Bertemu Bupati Se-Indonesia&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Dia menilai, isu kenaikan gaji Jokowi muncul begitu saja tanpa ada perbincangan terlebih dahulu di internal PDIP. &quot;Rangkaian isu ini tidak digarap, muncul begitu saja, harus dievaluasi lagi,&quot; sebut Muradi.

Terlebih lagi, isu yang dikeluarkan kali ini sangat sensitif di tengah kondisi masyarakat yang menghadapi masalah ekonomi. Menaikkan gaji Jokowi di tengah krisis sama halnya menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

&quot;Harusnya evaluasi itu, kalau tidak mau kehilangan momentum politik,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
