<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cawalkot Ramadhan Pohan Didamprat Anggota Dewan</title><description>Anggota DPRD Sumut ini geram dengan sejumlah pernyataan Ramadhan Pohan yang turut membawa-bawa isu agama jelang Pilwakot Medan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/24/340/1220057/cawalkot-ramadhan-pohan-didamprat-anggota-dewan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/24/340/1220057/cawalkot-ramadhan-pohan-didamprat-anggota-dewan"/><item><title>Cawalkot Ramadhan Pohan Didamprat Anggota Dewan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/24/340/1220057/cawalkot-ramadhan-pohan-didamprat-anggota-dewan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/24/340/1220057/cawalkot-ramadhan-pohan-didamprat-anggota-dewan</guid><pubDate>Kamis 24 September 2015 01:31 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/24/340/1220057/cawalkot-ramadhan-pohan-didamprat-anggota-dewan-mim2VkoUKI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/24/340/1220057/cawalkot-ramadhan-pohan-didamprat-anggota-dewan-mim2VkoUKI.jpg</image><title>Calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan (Foto: Okezone)</title></images><description>
Medan - Calon Wali Kota (Cawalkot) Medan, Ramadhan Pohan (Rampoh), diserang secara verbal oleh anggota Komisi D DPRD Medan, Sabar Syamsurya Sitepu, karena dinilai telah asal berkomentar terkait pembangunan Medan Islamic Center.
Sabar yang merupakan mantan Wakil Ketua DPRD Medan periode 2009-2014 itu menuturkan, ia mendapatkan laporan dari konstituennya tentang pernyataan Rampoh, yang menyebutkan pembangunan Islamic Center tersebut mangkrak. Padahal proses pembangunan masih berlangsung.
Sabar memaparkan, progres Islamic Centre sejak 2014 sudah mulai dilaksanakan, mulai dari disusunnya detail engineering design (DED), hingga kini Pemkot Medan melalui Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB), sudah melakukan pembelian tanah di kawasan Griya Martubung 3, Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan.
&amp;ldquo;Semua kan ada tahapan. Tidak bisa dikerjakan begitu saja. Milik pribadi saja ada tahapannya, apalagi menggunakan dana APBD. Jadi, jangan asal ngomong dia,&quot; damprat Sabar kepada Rampoh.
&quot;Belum jadi apa-apa di Medan ini udah asal ngomong. Kasihan umat. Masyarakat semakin resah dan merasa pembangunan itu benar-benar tidak berjalan. Padahal itu salah. Prosesnya sudah berjalan,&amp;rdquo; tegasnya.
Dia juga mengingatkan, sebagai orang yang tampil dalam Pilwalkot Medan, diharapkan Rampoh tidak membawa isu-isu yang berkaitan dengan SARA, untuk menjatuhkan lawan politiknya yang merupakan pasangan petahana. Sebab, isu SARA  bisa meresahkan dan memecah-belah masyarakat.
&amp;ldquo;Santunlah berpolitik. Pakailah etika. Jangan bawa-bawa isu agama. Kasihan umat. Apalagi isu-isu yang disampaikan keliru,&amp;rdquo; tambahnya.
</description><content:encoded>
Medan - Calon Wali Kota (Cawalkot) Medan, Ramadhan Pohan (Rampoh), diserang secara verbal oleh anggota Komisi D DPRD Medan, Sabar Syamsurya Sitepu, karena dinilai telah asal berkomentar terkait pembangunan Medan Islamic Center.
Sabar yang merupakan mantan Wakil Ketua DPRD Medan periode 2009-2014 itu menuturkan, ia mendapatkan laporan dari konstituennya tentang pernyataan Rampoh, yang menyebutkan pembangunan Islamic Center tersebut mangkrak. Padahal proses pembangunan masih berlangsung.
Sabar memaparkan, progres Islamic Centre sejak 2014 sudah mulai dilaksanakan, mulai dari disusunnya detail engineering design (DED), hingga kini Pemkot Medan melalui Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB), sudah melakukan pembelian tanah di kawasan Griya Martubung 3, Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan.
&amp;ldquo;Semua kan ada tahapan. Tidak bisa dikerjakan begitu saja. Milik pribadi saja ada tahapannya, apalagi menggunakan dana APBD. Jadi, jangan asal ngomong dia,&quot; damprat Sabar kepada Rampoh.
&quot;Belum jadi apa-apa di Medan ini udah asal ngomong. Kasihan umat. Masyarakat semakin resah dan merasa pembangunan itu benar-benar tidak berjalan. Padahal itu salah. Prosesnya sudah berjalan,&amp;rdquo; tegasnya.
Dia juga mengingatkan, sebagai orang yang tampil dalam Pilwalkot Medan, diharapkan Rampoh tidak membawa isu-isu yang berkaitan dengan SARA, untuk menjatuhkan lawan politiknya yang merupakan pasangan petahana. Sebab, isu SARA  bisa meresahkan dan memecah-belah masyarakat.
&amp;ldquo;Santunlah berpolitik. Pakailah etika. Jangan bawa-bawa isu agama. Kasihan umat. Apalagi isu-isu yang disampaikan keliru,&amp;rdquo; tambahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
