<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Indahnya Kerukunan Umat Beragama di NTT saat Idul Adha</title><description>Sistim pembagian daging kurban tidak hanya dibagikan kepada umat Muslim, tetapi juga diberikan kepada umat non Muslim.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/25/340/1220497/indahnya-kerukunan-umat-beragama-di-ntt-saat-idul-adha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/25/340/1220497/indahnya-kerukunan-umat-beragama-di-ntt-saat-idul-adha"/><item><title> Indahnya Kerukunan Umat Beragama di NTT saat Idul Adha</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/25/340/1220497/indahnya-kerukunan-umat-beragama-di-ntt-saat-idul-adha</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/25/340/1220497/indahnya-kerukunan-umat-beragama-di-ntt-saat-idul-adha</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2015 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Sefnat Besie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/25/340/1220497/indahnya-kerukunan-umat-beragama-di-ntt-saat-idul-adha-2Da5PZy5ZU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: ilustasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/25/340/1220497/indahnya-kerukunan-umat-beragama-di-ntt-saat-idul-adha-2Da5PZy5ZU.jpg</image><title>foto: ilustasi Okezone</title></images><description>
BELU - Tiada yang lebih indah selain terjalinnya kerukunan antar-umat beragama di Tanah Air. Seperti  yang terjadi saat Idul Adha yang dirayakan warga di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada perayaan Idul Adha, Kamis 24 September 2015, panitia menyiapkan sebanyak 800 kantong daging kurban yang telah dipotong dari 50 ekor hewan kurban. Hewan yang dikurbankan tersebut telah melalui pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan oleh petugas di masjid Al-Mujahidin, Belu.
Sebanyak 800 kantong berisi daging kurban dibagikan kepada umat non Muslim di wilayah Kota Atambua, salah satu kota yang berbatasan darat langsung dengan negara Timor Leste yang dulu masuk wilayah NKRI.
&amp;ldquo;Meskipun tak seberapa banyaknya, namun kita yakin dengan cara seperti ini dapat mempererat kerukunan antar-umat dan tali persahabatan lintas-agama khususnya di wilayah perbatasan ini,&amp;rdquo; terang pemuka agama setempat Haji Aba di Atambua, baru-baru ini.
Sistem pembagian daging kurban ini langsung dibagikan ke rumah warga, baik itu umat Muslim yang sedang merayakan Idul Adha maupun umat non Muslim yang ikut turut berpartisipasi.
&amp;ldquo;Tradisi keagamaan ini kita harap tetap berlangsung setiap tahun,&amp;rdquo; kata Haji Abah.

</description><content:encoded>
BELU - Tiada yang lebih indah selain terjalinnya kerukunan antar-umat beragama di Tanah Air. Seperti  yang terjadi saat Idul Adha yang dirayakan warga di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada perayaan Idul Adha, Kamis 24 September 2015, panitia menyiapkan sebanyak 800 kantong daging kurban yang telah dipotong dari 50 ekor hewan kurban. Hewan yang dikurbankan tersebut telah melalui pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan oleh petugas di masjid Al-Mujahidin, Belu.
Sebanyak 800 kantong berisi daging kurban dibagikan kepada umat non Muslim di wilayah Kota Atambua, salah satu kota yang berbatasan darat langsung dengan negara Timor Leste yang dulu masuk wilayah NKRI.
&amp;ldquo;Meskipun tak seberapa banyaknya, namun kita yakin dengan cara seperti ini dapat mempererat kerukunan antar-umat dan tali persahabatan lintas-agama khususnya di wilayah perbatasan ini,&amp;rdquo; terang pemuka agama setempat Haji Aba di Atambua, baru-baru ini.
Sistem pembagian daging kurban ini langsung dibagikan ke rumah warga, baik itu umat Muslim yang sedang merayakan Idul Adha maupun umat non Muslim yang ikut turut berpartisipasi.
&amp;ldquo;Tradisi keagamaan ini kita harap tetap berlangsung setiap tahun,&amp;rdquo; kata Haji Abah.

</content:encoded></item></channel></rss>
