<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bendera Palestina Berkibar di PBB, DPR Dukung Pemerintah Bangun KBRI</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersiap-siap untuk membangun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/02/337/1224669/bendera-palestina-berkibar-di-pbb-dpr-dukung-pemerintah-bangun-kbri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/02/337/1224669/bendera-palestina-berkibar-di-pbb-dpr-dukung-pemerintah-bangun-kbri"/><item><title>Bendera Palestina Berkibar di PBB, DPR Dukung Pemerintah Bangun KBRI</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/02/337/1224669/bendera-palestina-berkibar-di-pbb-dpr-dukung-pemerintah-bangun-kbri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/02/337/1224669/bendera-palestina-berkibar-di-pbb-dpr-dukung-pemerintah-bangun-kbri</guid><pubDate>Jum'at 02 Oktober 2015 05:44 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/02/337/1224669/bendera-palestina-berkibar-di-pbb-dpr-dukung-pemerintah-bangun-kbri-whrtmNFAZT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/02/337/1224669/bendera-palestina-berkibar-di-pbb-dpr-dukung-pemerintah-bangun-kbri-whrtmNFAZT.jpg</image><title>Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (Foto: Ilustrasi)</title></images><description>&amp;nbsp;
JAKARTA - Pertama kali dalam sejarah bendera Palestina berkibar di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).


Dengan adanya momentum tersebut, beredar kabar bahwa PBB akan membantu Palestina untuk merdeka dari jajahan Israel.

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersiap-siap untuk membangun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Palestina.

&quot;Saya kira DPR mendukung kalau pemerintah mau bangun KBRI di Palestina. Kalau ini bisa diwujudkan,&quot; ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarata, Kamis (1/10/2015).

Sekadar informasi, sejarah tercipta bagi Palestina, saat bendera kebangsaannya berkibar di Markas PBB untuk pertama kalinya, pada Rabu 30 September 2015.

Pengibaran bendera ini dilakukan tak lama setelah Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpidato dalam Majelis Umum PBB, yang menyerukan solusi bagi dua negara, yaitu Palestina dan Israel.

Palestina bisa mengibarkan benderanya di Markas PBB setelah proses pemungutan suara dalam Sidang Majelis Umum PBB.

Proses pemungutan suara itu disetujui 119 suara, dengan Israel dan AS berada di antara delapan negara yang tidak setuju dengan langkah tersebut. Israel menentang keras langkah tersebut dan mendesak negara-negara anggota agar memilih tidak setuju dengan pengibaran bendera Palestina.


</description><content:encoded>&amp;nbsp;
JAKARTA - Pertama kali dalam sejarah bendera Palestina berkibar di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).


Dengan adanya momentum tersebut, beredar kabar bahwa PBB akan membantu Palestina untuk merdeka dari jajahan Israel.

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersiap-siap untuk membangun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Palestina.

&quot;Saya kira DPR mendukung kalau pemerintah mau bangun KBRI di Palestina. Kalau ini bisa diwujudkan,&quot; ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarata, Kamis (1/10/2015).

Sekadar informasi, sejarah tercipta bagi Palestina, saat bendera kebangsaannya berkibar di Markas PBB untuk pertama kalinya, pada Rabu 30 September 2015.

Pengibaran bendera ini dilakukan tak lama setelah Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpidato dalam Majelis Umum PBB, yang menyerukan solusi bagi dua negara, yaitu Palestina dan Israel.

Palestina bisa mengibarkan benderanya di Markas PBB setelah proses pemungutan suara dalam Sidang Majelis Umum PBB.

Proses pemungutan suara itu disetujui 119 suara, dengan Israel dan AS berada di antara delapan negara yang tidak setuju dengan langkah tersebut. Israel menentang keras langkah tersebut dan mendesak negara-negara anggota agar memilih tidak setuju dengan pengibaran bendera Palestina.


</content:encoded></item></channel></rss>
