<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Gedung Baru, Polda Jateng Butuh Rp100 Miliar</title><description>Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali, sudah mengajukan  anggaran pembangunan kembali Mapolda Jateng ke Presiden Joko Widodo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/05/512/1226096/bangun-gedung-baru-polda-jateng-butuh-rp100-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/05/512/1226096/bangun-gedung-baru-polda-jateng-butuh-rp100-miliar"/><item><title>Bangun Gedung Baru, Polda Jateng Butuh Rp100 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/05/512/1226096/bangun-gedung-baru-polda-jateng-butuh-rp100-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/05/512/1226096/bangun-gedung-baru-polda-jateng-butuh-rp100-miliar</guid><pubDate>Senin 05 Oktober 2015 08:56 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/05/512/1226096/bangun-gedung-baru-polda-jateng-butuh-rp100-miliar-Hw2k3fOWEv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Mustholih/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/05/512/1226096/bangun-gedung-baru-polda-jateng-butuh-rp100-miliar-Hw2k3fOWEv.jpg</image><title>(Mustholih/Okezone)</title></images><description>
SEMARANG &amp;ndash; Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Aloysius Liliek Darmanto mengatakan, biaya pembangunan gedung baru di bekas lokasi terbakarnya Mapolda Jateng sekira Rp100 Miliar.
&quot;Bangunan lama bakal dirobohkan. Sudah kami rancang desain gambarnya. Diperkirakan membutuhkan anggaran minimal Rp100 miliar,&quot; kata Liliek di Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/10/2015).
Menurut Liliek, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali, sudah mengajukan anggaran pembangunan kembali Mapolda Jateng ke Presiden Joko Widodo.
&quot;Sudah disampaikan kepada presiden oleh Pak Kapolda Jateng saat berdialog di Solo,&quot; tuturnya.
Liliek berharap, pelaksanaan pembangunan kembali gedung Mapolda Jateng dapat dimulai pada tahun mendatang, demi efektivitas pelayanan. &quot;Pembangunan itu dilakukan secepatnya. Ditargetkan 2016 bisa berjalan. Rencananya lokasi parkirnya nanti berada di bawah,&quot; ungkap Liliek.
Seperti diketahui, Mapolda Jawa Tengah diterjang kebakaran dahsyat pada 30 September 2015 lalu. Akibat kebakaran, satu gedung dengan tiga lantai milik Polda Jateng nyaris ludes dilalap api.
Lantai tiga dan lantai dua ludes dan hancur berpuing-puing sementara di lantai pertama gosong menghitam. Gedung ini memuat kantor Direktorat Intelijen, SDM, Pengawasan, dan lain-lain. Hancurnya gedung ini, praktis membuat ratusan personel Polda Jateng bakal kehilangan kantor.
</description><content:encoded>
SEMARANG &amp;ndash; Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Aloysius Liliek Darmanto mengatakan, biaya pembangunan gedung baru di bekas lokasi terbakarnya Mapolda Jateng sekira Rp100 Miliar.
&quot;Bangunan lama bakal dirobohkan. Sudah kami rancang desain gambarnya. Diperkirakan membutuhkan anggaran minimal Rp100 miliar,&quot; kata Liliek di Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/10/2015).
Menurut Liliek, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali, sudah mengajukan anggaran pembangunan kembali Mapolda Jateng ke Presiden Joko Widodo.
&quot;Sudah disampaikan kepada presiden oleh Pak Kapolda Jateng saat berdialog di Solo,&quot; tuturnya.
Liliek berharap, pelaksanaan pembangunan kembali gedung Mapolda Jateng dapat dimulai pada tahun mendatang, demi efektivitas pelayanan. &quot;Pembangunan itu dilakukan secepatnya. Ditargetkan 2016 bisa berjalan. Rencananya lokasi parkirnya nanti berada di bawah,&quot; ungkap Liliek.
Seperti diketahui, Mapolda Jawa Tengah diterjang kebakaran dahsyat pada 30 September 2015 lalu. Akibat kebakaran, satu gedung dengan tiga lantai milik Polda Jateng nyaris ludes dilalap api.
Lantai tiga dan lantai dua ludes dan hancur berpuing-puing sementara di lantai pertama gosong menghitam. Gedung ini memuat kantor Direktorat Intelijen, SDM, Pengawasan, dan lain-lain. Hancurnya gedung ini, praktis membuat ratusan personel Polda Jateng bakal kehilangan kantor.
</content:encoded></item></channel></rss>
