<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Razia Hotel Petugas Amankan Enam Pasangan Mesum</title><description>Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo menggelar razia di sejumlah hotel, dan penginapan di Pantai Glagah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/05/519/1226013/razia-hotel-petugas-amankan-enam-pasangan-mesum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/05/519/1226013/razia-hotel-petugas-amankan-enam-pasangan-mesum"/><item><title>  Razia Hotel Petugas Amankan Enam Pasangan Mesum</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/05/519/1226013/razia-hotel-petugas-amankan-enam-pasangan-mesum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/05/519/1226013/razia-hotel-petugas-amankan-enam-pasangan-mesum</guid><pubDate>Senin 05 Oktober 2015 03:29 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/05/519/1226013/razia-hotel-petugas-amankan-enam-pasangan-mesum-LAa7IOpQSe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto:  dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/05/519/1226013/razia-hotel-petugas-amankan-enam-pasangan-mesum-LAa7IOpQSe.jpg</image><title>Foto:  dok Okezone</title></images><description>



KULONPROGO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo menggelar razia di sejumlah hotel, dan penginapan di Pantai Glagah. Hasilnya, ada enam pasangan tidak resmi yang diamankan. Selain itu, Petugas juga mengamankan beberapa perempuan pemandu karaoke (lady companion).

Kepala Satpol PP Kulonprogo, Duana Heru S mengatakan para pasangan yang diamankan berada di beberapa hotel dan penginapan yang ada di Pantai Glagah.

&amp;ldquo;Razia ini merupakan penegakan perda 4/2013 tentang Ketertiban Umum,&amp;rdquo; jelas Duana, Minggu (4/10/2015).

Razia kali ini lebih pada upaya non yustisi, kata dia, mereka yang terjaring tidak diajukan ke persidangan, seperti pada razia sebelumnya.

&quot;Mereka hanya dilakukan pembinaan. Jika nanti kembali tertangkap, mereka akan tegas dan melakukan yustisi,&quot; tuturnya.

Sementara itu, Kasie Penegakan Perda Satpol PP Kulonprogo, Rockgiarto mengatakan, sebagian mereka yang diamankan adalah remaja. Bahkan ada  ada tiga orang yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa.

&amp;ldquo;Sebagian besar memang masing remaja,&amp;rdquo; ujar Rockgianto.

Diakuinya, dari beberapa yang diamankan ini ada yang berprofesi sebagai pemandu karaoke. Mereka mengaku kost di tempat penginapan. Lantaran tidak memiliki ijin tinggal dan identitas mereka tetap dibawa dan dilakukan pembinaan.

Salah seorang LC yang diamankan, Ririn mengaku saat diamankan dia tengah pijat dengan mengundang tukang urut. Dia sendiri tidak dengan lelaki saat didalam kamar.

&amp;ldquo;Saya sebenarnya sedang pijat,&amp;rdquo; ujar Ririn.

Menurutnya, dia sudah beberapa hari tinggal di penginapan itu sebagai anak kost. Setiap bulan dia membayar Rp700 ribu kepada pemilik penginapan. Dia berkilah tidak pernah menerima tamu.

&amp;ldquo;Saya kerjanya LC, tidak menerima tamu,&amp;rdquo; kilahnya.
</description><content:encoded>



KULONPROGO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo menggelar razia di sejumlah hotel, dan penginapan di Pantai Glagah. Hasilnya, ada enam pasangan tidak resmi yang diamankan. Selain itu, Petugas juga mengamankan beberapa perempuan pemandu karaoke (lady companion).

Kepala Satpol PP Kulonprogo, Duana Heru S mengatakan para pasangan yang diamankan berada di beberapa hotel dan penginapan yang ada di Pantai Glagah.

&amp;ldquo;Razia ini merupakan penegakan perda 4/2013 tentang Ketertiban Umum,&amp;rdquo; jelas Duana, Minggu (4/10/2015).

Razia kali ini lebih pada upaya non yustisi, kata dia, mereka yang terjaring tidak diajukan ke persidangan, seperti pada razia sebelumnya.

&quot;Mereka hanya dilakukan pembinaan. Jika nanti kembali tertangkap, mereka akan tegas dan melakukan yustisi,&quot; tuturnya.

Sementara itu, Kasie Penegakan Perda Satpol PP Kulonprogo, Rockgiarto mengatakan, sebagian mereka yang diamankan adalah remaja. Bahkan ada  ada tiga orang yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa.

&amp;ldquo;Sebagian besar memang masing remaja,&amp;rdquo; ujar Rockgianto.

Diakuinya, dari beberapa yang diamankan ini ada yang berprofesi sebagai pemandu karaoke. Mereka mengaku kost di tempat penginapan. Lantaran tidak memiliki ijin tinggal dan identitas mereka tetap dibawa dan dilakukan pembinaan.

Salah seorang LC yang diamankan, Ririn mengaku saat diamankan dia tengah pijat dengan mengundang tukang urut. Dia sendiri tidak dengan lelaki saat didalam kamar.

&amp;ldquo;Saya sebenarnya sedang pijat,&amp;rdquo; ujar Ririn.

Menurutnya, dia sudah beberapa hari tinggal di penginapan itu sebagai anak kost. Setiap bulan dia membayar Rp700 ribu kepada pemilik penginapan. Dia berkilah tidak pernah menerima tamu.

&amp;ldquo;Saya kerjanya LC, tidak menerima tamu,&amp;rdquo; kilahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
