<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pansus Pelindo Dibentuk, DPR Mau 'Kuliti' RJ Lino</title><description>Selain memanggil Dirut Pelindo II RJ Lino, DPR juga akan memanggil pihak lainnya seperti petinggi dari Kementerian BUMN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/06/337/1226920/pansus-pelindo-dibentuk-dpr-mau-kuliti-rj-lino</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/06/337/1226920/pansus-pelindo-dibentuk-dpr-mau-kuliti-rj-lino"/><item><title>Pansus Pelindo Dibentuk, DPR Mau 'Kuliti' RJ Lino</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/06/337/1226920/pansus-pelindo-dibentuk-dpr-mau-kuliti-rj-lino</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/06/337/1226920/pansus-pelindo-dibentuk-dpr-mau-kuliti-rj-lino</guid><pubDate>Selasa 06 Oktober 2015 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/06/337/1226920/pansus-pelindo-dibentuk-dpr-mau-kuliti-rj-lino-eHGZq81HwI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirut Pelindo II RJ Lino (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/06/337/1226920/pansus-pelindo-dibentuk-dpr-mau-kuliti-rj-lino-eHGZq81HwI.jpg</image><title>Dirut Pelindo II RJ Lino (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II sudah resmi terbentuk dan disahkan di dalam sidang paripurna DPR. Pansus ini terdiri dari perwakilan  Komisi III, Komisi IV, Komisi VI, Komisi IX dan Komisi XI.
Dengan telah dibentuknya Pansus Pelindo itu, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, sudah dipastikan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino dan anak buah perusahaan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga akan dipanggil dalam pemeriksaan itu.
&quot;Setelah anggota tim pansus terbentuk, akan ada pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. Kementerian BUMN pasti jelas dipanggil, begitupun dengan Dirut Pelindo II (RJ Lino),&quot; ujar Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2015).
Politisi senior Partai Demokrat ini mengaku, Pansus Pelindo II membutuhkan keterangan dua pihak itu dalam mengungkap siapa dalang di balik kasus waktu tunggu bongkar muat atau dwelling time di pelabuhan.
&quot;Kita betul-betul ingin melihat secara jelas sehingga dibetuknya Pansus ini menjadi terang benderang. Siapa yang salah, siapa yang benar, dan diketahui pelayanan yang menghambat dwelling time,&quot; katanya.
Menurut Agus, semua keterangan tersebut akan dikumpulkan, dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.
&quot;Apakah nantinya ada temuan yang mengarah pada tindakan korupsi atau tidak, itu semua bergantung dari hasil temuan tim pansus,&quot; ungkapnya.
Menurutnya jika sudah ditemukan siapa yang salah di balik kasus dwelling time tersebut. Pansus Pelindo akan menyerahkan temuannya ke pimpinan DPR, dan nantinya di dalam sidang paripurna temuan tersebut akan diumumkan.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II sudah resmi terbentuk dan disahkan di dalam sidang paripurna DPR. Pansus ini terdiri dari perwakilan  Komisi III, Komisi IV, Komisi VI, Komisi IX dan Komisi XI.
Dengan telah dibentuknya Pansus Pelindo itu, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, sudah dipastikan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino dan anak buah perusahaan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga akan dipanggil dalam pemeriksaan itu.
&quot;Setelah anggota tim pansus terbentuk, akan ada pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. Kementerian BUMN pasti jelas dipanggil, begitupun dengan Dirut Pelindo II (RJ Lino),&quot; ujar Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2015).
Politisi senior Partai Demokrat ini mengaku, Pansus Pelindo II membutuhkan keterangan dua pihak itu dalam mengungkap siapa dalang di balik kasus waktu tunggu bongkar muat atau dwelling time di pelabuhan.
&quot;Kita betul-betul ingin melihat secara jelas sehingga dibetuknya Pansus ini menjadi terang benderang. Siapa yang salah, siapa yang benar, dan diketahui pelayanan yang menghambat dwelling time,&quot; katanya.
Menurut Agus, semua keterangan tersebut akan dikumpulkan, dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.
&quot;Apakah nantinya ada temuan yang mengarah pada tindakan korupsi atau tidak, itu semua bergantung dari hasil temuan tim pansus,&quot; ungkapnya.
Menurutnya jika sudah ditemukan siapa yang salah di balik kasus dwelling time tersebut. Pansus Pelindo akan menyerahkan temuannya ke pimpinan DPR, dan nantinya di dalam sidang paripurna temuan tersebut akan diumumkan.

</content:encoded></item></channel></rss>
