<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Kasus Salim Kancil, Tiga Polisi Jadi Tersangka</title><description>Tiga personel Polsek Pasirian jadi tersangka imbas terbunuhnya aktivis anti-tambang Salim Kancil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/07/519/1227709/imbas-kasus-salim-kancil-tiga-polisi-jadi-tersangka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/07/519/1227709/imbas-kasus-salim-kancil-tiga-polisi-jadi-tersangka"/><item><title>Imbas Kasus Salim Kancil, Tiga Polisi Jadi Tersangka</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/07/519/1227709/imbas-kasus-salim-kancil-tiga-polisi-jadi-tersangka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/07/519/1227709/imbas-kasus-salim-kancil-tiga-polisi-jadi-tersangka</guid><pubDate>Rabu 07 Oktober 2015 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Hari Tambayong</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/07/519/1227709/mantan-kapolsek-pasirian-dan-dua-anggotanya-jadi-tersangka-Tx2zU2OFTP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/07/519/1227709/mantan-kapolsek-pasirian-dan-dua-anggotanya-jadi-tersangka-Tx2zU2OFTP.jpg</image><title>foto: Antara</title></images><description>
SURABAYA - Polda Jawa Timur menetapkan tiga polisi dari Polsek Pasirian sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi tambang pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Tiga anggota polisi yang semuanya bertugas di Polsek Pasirian adalah mantan Kapolsek AKP S, Babinkantimnas Aipda SP, dan Kanit Reskrim Ipda SH. Ketiganya diduga menerima gratifikasi dari Kepala Desa Hariyono. 
&amp;ldquo;Saat ini ketiganya sedang menjalani sidang disiplin di Bidpropam Polda Jatim,&amp;rdquo; ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Praboo Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (7/10/2015).
Dia menambahkan, bila terbukti menerima gratifikasi, ketiganya terancam dikenakan sanksi berupa penundaan pangkat sampai dengan penurunan pangkat.
Sementara itu, hingga saat ini aktor penganiayaan dan pembunuhan aktivis antitambang pasir Salim Kancil dan Tosan di Desa Selok Awar-Awar adalah Hariyono.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8xMC8wMi8yMi82NDcxNg==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
SURABAYA - Polda Jawa Timur menetapkan tiga polisi dari Polsek Pasirian sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi tambang pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Tiga anggota polisi yang semuanya bertugas di Polsek Pasirian adalah mantan Kapolsek AKP S, Babinkantimnas Aipda SP, dan Kanit Reskrim Ipda SH. Ketiganya diduga menerima gratifikasi dari Kepala Desa Hariyono. 
&amp;ldquo;Saat ini ketiganya sedang menjalani sidang disiplin di Bidpropam Polda Jatim,&amp;rdquo; ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Praboo Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (7/10/2015).
Dia menambahkan, bila terbukti menerima gratifikasi, ketiganya terancam dikenakan sanksi berupa penundaan pangkat sampai dengan penurunan pangkat.
Sementara itu, hingga saat ini aktor penganiayaan dan pembunuhan aktivis antitambang pasir Salim Kancil dan Tosan di Desa Selok Awar-Awar adalah Hariyono.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8xMC8wMi8yMi82NDcxNg==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
