<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tokoh Masyarakat Dikumpulkan Bahas Rumah yang Terbakar Misterius</title><description>Pemerintah kabupaten Gunungkidul, DIY, akan segera memanggil pemangku kebijakan di wilayah terkait kebakaran rumah secara misterius.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/08/510/1228687/tokoh-masyarakat-dikumpulkan-bahas-rumah-yang-terbakar-misterius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/08/510/1228687/tokoh-masyarakat-dikumpulkan-bahas-rumah-yang-terbakar-misterius"/><item><title>Tokoh Masyarakat Dikumpulkan Bahas Rumah yang Terbakar Misterius</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/08/510/1228687/tokoh-masyarakat-dikumpulkan-bahas-rumah-yang-terbakar-misterius</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/08/510/1228687/tokoh-masyarakat-dikumpulkan-bahas-rumah-yang-terbakar-misterius</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2015 20:24 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/08/510/1228687/tokoh-masyarakat-dikumpulkan-bahas-rumah-yang-terbakar-misterius-p27wsfXEeZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto Agregasi: Uli Feriani/Harian Jogja)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/08/510/1228687/tokoh-masyarakat-dikumpulkan-bahas-rumah-yang-terbakar-misterius-p27wsfXEeZ.jpg</image><title>(Foto Agregasi: Uli Feriani/Harian Jogja)</title></images><description>
YOGYAKARTA - Pemerintah kabupaten Gunungkidul, DIY, akan segera memanggil pemangku kebijakan di wilayah Kwangen Lor, Kwangen, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, DIY, untuk mencegah berkembang menjadi isu liar terkait terjadinya kebakaran misterius yang melanda sejumlah rumah.

&quot;Pak Bupati (Bupati Budi Antono) sudah memerintahkan saya untuk berkoordinasi tokoh masyarakat setempat,&quot; kata sekda Kabupaten Gunungkidul Budi Martono saat ditemui di kantornya (7/10/2015).

Dia mengatakan, peertemuan ini penting dilakukan dengan mengundang camat, Kepala desa, hingga tokoh RT setempat.

&quot;Jangan sampai berkembang isu liar yang meresahkan, kami ingin masyarakat rukun, dan jangan sampai memojokkan keluarga yang saat ini menjadi korban,&quot; tandasnya.

Budi mengaku belum akan melakukan kajian empiris terkait masalah ini dan memilih enunggu hasil pertemuan ke depan. &quot;Belum kita lakukan kajiannya, kita lihat seperti apa terlebih dahulu,&quot; katanya.

Dia berharap masyarakat tidak resah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. &quot;Jangan sampai masyarakat terprovokasi apalagi saat ini masa krusial pilkades,&quot; harapnya.

Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Gunungkidul, Sutaryono menyatakan peristiwa ini sepanjang pengalamannya baru pertama kali terjadi. Untuk korban, pihaknya memberikan bantuan logistik dan permakanan. &quot;Kita memberikan bantuan logistik,&quot;ucapnya.

Sebelumnya, rumah  Kwangen Lor, Kwangen, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul yakni milik Ladino, namun belakangan juga dialami oleh keluarga Tukijem, Jumiran, Pardal, dan rumah milik Sukirah, mengalami kebakaran misterius sejak 18 September hingga saat ini.
</description><content:encoded>
YOGYAKARTA - Pemerintah kabupaten Gunungkidul, DIY, akan segera memanggil pemangku kebijakan di wilayah Kwangen Lor, Kwangen, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, DIY, untuk mencegah berkembang menjadi isu liar terkait terjadinya kebakaran misterius yang melanda sejumlah rumah.

&quot;Pak Bupati (Bupati Budi Antono) sudah memerintahkan saya untuk berkoordinasi tokoh masyarakat setempat,&quot; kata sekda Kabupaten Gunungkidul Budi Martono saat ditemui di kantornya (7/10/2015).

Dia mengatakan, peertemuan ini penting dilakukan dengan mengundang camat, Kepala desa, hingga tokoh RT setempat.

&quot;Jangan sampai berkembang isu liar yang meresahkan, kami ingin masyarakat rukun, dan jangan sampai memojokkan keluarga yang saat ini menjadi korban,&quot; tandasnya.

Budi mengaku belum akan melakukan kajian empiris terkait masalah ini dan memilih enunggu hasil pertemuan ke depan. &quot;Belum kita lakukan kajiannya, kita lihat seperti apa terlebih dahulu,&quot; katanya.

Dia berharap masyarakat tidak resah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. &quot;Jangan sampai masyarakat terprovokasi apalagi saat ini masa krusial pilkades,&quot; harapnya.

Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Gunungkidul, Sutaryono menyatakan peristiwa ini sepanjang pengalamannya baru pertama kali terjadi. Untuk korban, pihaknya memberikan bantuan logistik dan permakanan. &quot;Kita memberikan bantuan logistik,&quot;ucapnya.

Sebelumnya, rumah  Kwangen Lor, Kwangen, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul yakni milik Ladino, namun belakangan juga dialami oleh keluarga Tukijem, Jumiran, Pardal, dan rumah milik Sukirah, mengalami kebakaran misterius sejak 18 September hingga saat ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
