<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erdogan Kutuk Bom Ankara</title><description>Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengutuk dengan keras serangan bom Ankara&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/10/18/1229730/erdogan-kutuk-bom-ankara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/10/18/1229730/erdogan-kutuk-bom-ankara"/><item><title>Erdogan Kutuk Bom Ankara</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/10/18/1229730/erdogan-kutuk-bom-ankara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/10/18/1229730/erdogan-kutuk-bom-ankara</guid><pubDate>Sabtu 10 Oktober 2015 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/10/18/1229730/erdogan-kutuk-bom-ankara-kHRubkPWTr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengutuk keras bom di Ankara (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/10/18/1229730/erdogan-kutuk-bom-ankara-kHRubkPWTr.jpg</image><title>Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengutuk keras bom di Ankara (Foto: Reuters)</title></images><description>
ISTANBUL &amp;ndash; Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengutuk dengan keras Bom Ankara. Erdogan berkata bahwa bom tersebut dapat mengganggu kedamaian di negeri pimpinannya.
Seperti dilaporkan Thompson Reuters Sabtu (10/10/2015), Presiden berusia 61 tahun ini menghimbau warganya agar tenang dan tetap menjaga kerukunan dalam merespons kejadian ini. Erdogan juga mengatakan bahwa pelaku ingin memecah belah Turki.
Bom meledak di tengah aksi damai untuk menolak kekerasan terhadap kelompok pro Kurdi, PKK. Serangan bom menewaskan 30 orang dan melukai 126 orang lainnya.

</description><content:encoded>
ISTANBUL &amp;ndash; Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengutuk dengan keras Bom Ankara. Erdogan berkata bahwa bom tersebut dapat mengganggu kedamaian di negeri pimpinannya.
Seperti dilaporkan Thompson Reuters Sabtu (10/10/2015), Presiden berusia 61 tahun ini menghimbau warganya agar tenang dan tetap menjaga kerukunan dalam merespons kejadian ini. Erdogan juga mengatakan bahwa pelaku ingin memecah belah Turki.
Bom meledak di tengah aksi damai untuk menolak kekerasan terhadap kelompok pro Kurdi, PKK. Serangan bom menewaskan 30 orang dan melukai 126 orang lainnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
