<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bedeng Agus Sering Dijadikan Tongkrongan ABG   </title><description>Bedeng milik Agus Darmawan alias Agus Pea, tersangka pembunuhan dan pencabulan PNF alias Eneng (9) kerap dijadikan tongkrongan ABG.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/10/338/1229762/bedeng-agus-sering-dijadikan-tongkrongan-abg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/10/338/1229762/bedeng-agus-sering-dijadikan-tongkrongan-abg"/><item><title>Bedeng Agus Sering Dijadikan Tongkrongan ABG   </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/10/338/1229762/bedeng-agus-sering-dijadikan-tongkrongan-abg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/10/338/1229762/bedeng-agus-sering-dijadikan-tongkrongan-abg</guid><pubDate>Sabtu 10 Oktober 2015 22:47 WIB</pubDate><dc:creator>Regina Fiardini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/10/338/1229762/bedeng-agus-sering-dijadikan-tongkrongan-abg-FxKJGI5rpj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubuk Agus (Foto: Regina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/10/338/1229762/bedeng-agus-sering-dijadikan-tongkrongan-abg-FxKJGI5rpj.jpg</image><title>Gubuk Agus (Foto: Regina)</title></images><description>
JAKARTA - Gubuk atau bedeng milik Agus Darmawan alias Agus Pea, tersangka pembunuhan dan pencabulan PNF alias Eneng (9) ternyata kerap dijadikan tongkrongan anak baru gede (ABG). Hal itulah yang membuat polisi sulit mengerucutkan kasus tersebut lantaran banyaknya orang yang berada disitu.

Ketua RT 05, RW 07 Keluarahan Kalideres, Misan mengatakan, gubuk milik Agus merupakan tempat yang bebas dan kerap kali digunakan oleh anak-anak berusia tanggung untuk berkumpul hingga larut malam.

&quot;Bedeng Agus dekat dengan lapangan. Jadi kalau dibilang bebas memang iya, karena dekat lapangan jadi semua saja bisa bermain,&quot; kata Misan saat ditemui di gubuk Agus, Jakarta, Sabtu (10/10/2015).

Dikatakan Misan, biasanya anak-anak yang sering nongkrong di gubuk Agus adalah remaja berusia 13-14 tahun. &quot;Biasanya yang nongkrong disitu remaja tanggung, umur 13-14 tahun lah. Gubuk Agus dijadikan markas mereka untuk main gitar sambil ngerokok,&quot; ujarnya.

Misan menambahkan, kegiatan semacam itu sering membuat warga setempat risih lantaran tidak seharusnya anak seusia itu main hingga larut malam bahkan sampai merokok juga.

&quot;Kalau saya lihat pasti langsung saya tegur dan langsung saya suruh pulang. Enggak bagus anak sekolah nongkrong-nongkrong sampai jam 12 malam,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Gubuk atau bedeng milik Agus Darmawan alias Agus Pea, tersangka pembunuhan dan pencabulan PNF alias Eneng (9) ternyata kerap dijadikan tongkrongan anak baru gede (ABG). Hal itulah yang membuat polisi sulit mengerucutkan kasus tersebut lantaran banyaknya orang yang berada disitu.

Ketua RT 05, RW 07 Keluarahan Kalideres, Misan mengatakan, gubuk milik Agus merupakan tempat yang bebas dan kerap kali digunakan oleh anak-anak berusia tanggung untuk berkumpul hingga larut malam.

&quot;Bedeng Agus dekat dengan lapangan. Jadi kalau dibilang bebas memang iya, karena dekat lapangan jadi semua saja bisa bermain,&quot; kata Misan saat ditemui di gubuk Agus, Jakarta, Sabtu (10/10/2015).

Dikatakan Misan, biasanya anak-anak yang sering nongkrong di gubuk Agus adalah remaja berusia 13-14 tahun. &quot;Biasanya yang nongkrong disitu remaja tanggung, umur 13-14 tahun lah. Gubuk Agus dijadikan markas mereka untuk main gitar sambil ngerokok,&quot; ujarnya.

Misan menambahkan, kegiatan semacam itu sering membuat warga setempat risih lantaran tidak seharusnya anak seusia itu main hingga larut malam bahkan sampai merokok juga.

&quot;Kalau saya lihat pasti langsung saya tegur dan langsung saya suruh pulang. Enggak bagus anak sekolah nongkrong-nongkrong sampai jam 12 malam,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
