<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Airin Bantah Lakukan Tasyakuran Pernikahan Sejenis</title><description>Nama Dusun Gegermoyo, Desa Cluntang, Boyolali, Jawa Tengah, mendadak  menjadi terkenal menyusul Tasyakuran yang digelar Ratu Airin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/12/512/1230637/airin-bantah-lakukan-tasyakuran-pernikahan-sejenis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/12/512/1230637/airin-bantah-lakukan-tasyakuran-pernikahan-sejenis"/><item><title>Airin Bantah Lakukan Tasyakuran Pernikahan Sejenis</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/12/512/1230637/airin-bantah-lakukan-tasyakuran-pernikahan-sejenis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/12/512/1230637/airin-bantah-lakukan-tasyakuran-pernikahan-sejenis</guid><pubDate>Senin 12 Oktober 2015 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/12/512/1230637/ratu-airin-bantah-lakukan-tasyakuran-pernikahan-sejenis-5H3Sp78lFA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratu Airin Karla (Foto: Bramantyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/12/512/1230637/ratu-airin-bantah-lakukan-tasyakuran-pernikahan-sejenis-5H3Sp78lFA.jpg</image><title>Ratu Airin Karla (Foto: Bramantyo/Okezone)</title></images><description>
BOYOLALI - Nama Dusun Gegermoyo, Desa Cluntang, Boyolali, Jawa Tengah, mendadak menjadi terkenal menyusul Tasyakuran yang digelar Ratu Airin Karla dan Dumani.
Pasalnya, Tasyakuran tersebut diduga dipergunakan keduannya untuk menggelar pernikahan sejenis.
Okezone pun mencoba mendatangi lokasi dimana tasyakuran itu digelar. Tak mudah untuk mencapai lokasi tersebut. Sebab, lokasi tersebut digelar berada di bawah lereng Gunung Merapi. Praktis medannya menuju lokasi tempat tasyakuran tersebut di gelar, di RT 07, RW 02 didominasi dengan tanjakan dan turunan.
Saat Okezone tiba di rumah tersebut, sudah tidak ada lagi tenda yang dipakai saat tasyakuran. Meski begitu, masih terlihat barang-barang sisa yang dipakai seperti orang menggelar hajatan.
&quot;Monggo-monggo (silahkan) mbak (Ratu Airin Karla) di dalam. Langsung saja masuk,&quot; ucap seorang lelaki yang berdiri disamping rumah dimana Ratu Airin Karla tinggal, Selasa (12/10/2015).
Di dalam rumah, tampak Ratu Airin Karla yang tengah menjadi sorotan publik ini, sambil merokok terlihat tengah membersihkan deretan foto dirinya.
&quot;Iya silahkan duduk. Pasti mau tanya soal tasyakuran ya,&quot;jelas Ratu Airin Karla begitu bertemu dengan Okezone.
Tanpa banyak pertanyaan, Ratu Airin langsung membantah keras kabar yang beredar bila tasyakuran yang digelar dirinya dengan Dumani itu adalah bentuk pernikahan dirinya.
&quot;Bohong itu. Itu tidak benar. Tasyakuran itu saya gelar dengan Mas Dumani, sebagai bentuk rasa syukur kami berdua. Karena usaha rumah makan yang kami rintis berdua ini, maju,&quot; sambungnya.
Menurutnya, selain syukuran rumah makan yang dirintisnya dengan rekannya itu maju, Ratu Airin Karla pun mengatakan, bila tasyakuran inipun sekaligus digelar sebagai rasa syukur karena dirinya bisa bertemu lagi dengan Dumani.
&quot;Saya dan mas Dumani ini sempat pisah. Terus bertemu dan kami berdua sepakat merintis usaha rumah makan. Jadi syukuran ini ada dua makna. Pertama, syukuran dipertemukan lagi dengan mas Dumani. Kedua, usaha rumah makan kami maju,&quot; ungkapnya.
Menurut Ratu Airin Karla, antara dirinya dengan Dumani itu sudah kenal lama. Kebetulan, tempat tinggal dirinya satu desa hanya beda dusun saja. Hanya saja, keakraban mereka benar-benar terjalin, saat dirinya sama-sama merantau di Aceh.
Saat di Aceh, Dumani bekerja sebagai kuli bangunan. Sedangkan Ratu Airin Karla bekerja sebagai tukang masak.
&quot;Tapi saya kadang juga nyambi sebagai tukang batu juga,&quot; tuturnya.
Ratu Airin Karla yang enggan menyebutkan nama laki-lakinya itu mengaku cocok dengan Dumani, karena Dumani orangnya lucu, sabar dan ulet. Lantas setelah keduannya bertemu, maka keduannya pun sepakat usaha bersama dan menggelar syukuran.
</description><content:encoded>
BOYOLALI - Nama Dusun Gegermoyo, Desa Cluntang, Boyolali, Jawa Tengah, mendadak menjadi terkenal menyusul Tasyakuran yang digelar Ratu Airin Karla dan Dumani.
Pasalnya, Tasyakuran tersebut diduga dipergunakan keduannya untuk menggelar pernikahan sejenis.
Okezone pun mencoba mendatangi lokasi dimana tasyakuran itu digelar. Tak mudah untuk mencapai lokasi tersebut. Sebab, lokasi tersebut digelar berada di bawah lereng Gunung Merapi. Praktis medannya menuju lokasi tempat tasyakuran tersebut di gelar, di RT 07, RW 02 didominasi dengan tanjakan dan turunan.
Saat Okezone tiba di rumah tersebut, sudah tidak ada lagi tenda yang dipakai saat tasyakuran. Meski begitu, masih terlihat barang-barang sisa yang dipakai seperti orang menggelar hajatan.
&quot;Monggo-monggo (silahkan) mbak (Ratu Airin Karla) di dalam. Langsung saja masuk,&quot; ucap seorang lelaki yang berdiri disamping rumah dimana Ratu Airin Karla tinggal, Selasa (12/10/2015).
Di dalam rumah, tampak Ratu Airin Karla yang tengah menjadi sorotan publik ini, sambil merokok terlihat tengah membersihkan deretan foto dirinya.
&quot;Iya silahkan duduk. Pasti mau tanya soal tasyakuran ya,&quot;jelas Ratu Airin Karla begitu bertemu dengan Okezone.
Tanpa banyak pertanyaan, Ratu Airin langsung membantah keras kabar yang beredar bila tasyakuran yang digelar dirinya dengan Dumani itu adalah bentuk pernikahan dirinya.
&quot;Bohong itu. Itu tidak benar. Tasyakuran itu saya gelar dengan Mas Dumani, sebagai bentuk rasa syukur kami berdua. Karena usaha rumah makan yang kami rintis berdua ini, maju,&quot; sambungnya.
Menurutnya, selain syukuran rumah makan yang dirintisnya dengan rekannya itu maju, Ratu Airin Karla pun mengatakan, bila tasyakuran inipun sekaligus digelar sebagai rasa syukur karena dirinya bisa bertemu lagi dengan Dumani.
&quot;Saya dan mas Dumani ini sempat pisah. Terus bertemu dan kami berdua sepakat merintis usaha rumah makan. Jadi syukuran ini ada dua makna. Pertama, syukuran dipertemukan lagi dengan mas Dumani. Kedua, usaha rumah makan kami maju,&quot; ungkapnya.
Menurut Ratu Airin Karla, antara dirinya dengan Dumani itu sudah kenal lama. Kebetulan, tempat tinggal dirinya satu desa hanya beda dusun saja. Hanya saja, keakraban mereka benar-benar terjalin, saat dirinya sama-sama merantau di Aceh.
Saat di Aceh, Dumani bekerja sebagai kuli bangunan. Sedangkan Ratu Airin Karla bekerja sebagai tukang masak.
&quot;Tapi saya kadang juga nyambi sebagai tukang batu juga,&quot; tuturnya.
Ratu Airin Karla yang enggan menyebutkan nama laki-lakinya itu mengaku cocok dengan Dumani, karena Dumani orangnya lucu, sabar dan ulet. Lantas setelah keduannya bertemu, maka keduannya pun sepakat usaha bersama dan menggelar syukuran.
</content:encoded></item></channel></rss>
