<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remaja Tikam Pelajar SMK Dua Kali di Bali</title><description>Keributan berujung kematian kembali terjadi. Pelajar SMK, Agus Suryawan  (16), tewas ditikam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/13/340/1230918/remaja-tikam-pelajar-smk-dua-kali-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/13/340/1230918/remaja-tikam-pelajar-smk-dua-kali-di-bali"/><item><title>Remaja Tikam Pelajar SMK Dua Kali di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/13/340/1230918/remaja-tikam-pelajar-smk-dua-kali-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/13/340/1230918/remaja-tikam-pelajar-smk-dua-kali-di-bali</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2015 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Puji Sukiswanti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/13/340/1230918/remaja-tikam-pelajar-smk-dua-kali-di-bali-nZpZZq39nm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/13/340/1230918/remaja-tikam-pelajar-smk-dua-kali-di-bali-nZpZZq39nm.jpg</image><title>Ilustrasi. (dok.Okezone)</title></images><description>
DENPASAR - Keributan berujung kematian kembali terjadi. Pelajar SMK, Agus Suryawan  (16), tewas ditikam di Jalan Waturenggong, Gang XX, Panjer, Denpasar Selatan, persisnya di depan Warung Citra Cellular.
Kejadian bermula saat pelaku berinisial JS (15), mendatangi rumah temannya di Jalan Tukad Banyu Poh kemarin malam.  Kedatangan remaja yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk itu untuk menanyakan kepada RD tentang permasalahan dengan korban.
&quot;RD bilang ke JS kalau sudah berdamai dengan AG (korban),&quot; ujar Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nanang Prihasmoko, Selasa (13/10/2015). Selanjutnya, JS mengajak RD serta seorang lagi yang berinisial ST untuk mencari Agus. Ketiganya pun  berangkat munuju Warung Citra Cellular di Jalan Waturenggong.
Tiba di sana, datang teman lainnya berinisial DA, dan JS menyuruh DA menelefon Agus.  Saat menelefon, JS mengambil handphone dari genggaman DA dan bicara sekaligus meminta Agus datang ke warung.
Sekitar 15 menit, Agus tiba bersama beberapa temannya. Baru memarkir motor dan belum sempat turun,  JS mendekati Agus dan melakukan penyerangan menggunakan pisau.
Saat itu sempat terjadi perkelahian, JS menikam korban dua kali lalu  kabur.  Sedangkan Agus memegang perutnya yang mengeluarkan darah sambil merintih kesakitan. Korban pun dibonceng oleh beberapa temannya.
Namun, korban terjatuh dari motor kemudian rekan-rekannya menyetop angkot untuk membawa korban ke RS Sanglah.
Sayanganya, sekira pukul 21.30 Wita, remaja yang tinggal di Perumahan Grahabali, Sidakarya, itu meninggal  akibat mengalami luka tebas di pipi kanan, luka tusuk mengenai  uluhati dan perut sebelah kiri.
&quot;Pelaku JS yang juga masih berstatus pelajar sudah kami amankan di Polsek Densel.  Dugaan sementara motifnya karena dendam tapi kami masih mendalaminya,&quot; ucap Nanang.

</description><content:encoded>
DENPASAR - Keributan berujung kematian kembali terjadi. Pelajar SMK, Agus Suryawan  (16), tewas ditikam di Jalan Waturenggong, Gang XX, Panjer, Denpasar Selatan, persisnya di depan Warung Citra Cellular.
Kejadian bermula saat pelaku berinisial JS (15), mendatangi rumah temannya di Jalan Tukad Banyu Poh kemarin malam.  Kedatangan remaja yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk itu untuk menanyakan kepada RD tentang permasalahan dengan korban.
&quot;RD bilang ke JS kalau sudah berdamai dengan AG (korban),&quot; ujar Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nanang Prihasmoko, Selasa (13/10/2015). Selanjutnya, JS mengajak RD serta seorang lagi yang berinisial ST untuk mencari Agus. Ketiganya pun  berangkat munuju Warung Citra Cellular di Jalan Waturenggong.
Tiba di sana, datang teman lainnya berinisial DA, dan JS menyuruh DA menelefon Agus.  Saat menelefon, JS mengambil handphone dari genggaman DA dan bicara sekaligus meminta Agus datang ke warung.
Sekitar 15 menit, Agus tiba bersama beberapa temannya. Baru memarkir motor dan belum sempat turun,  JS mendekati Agus dan melakukan penyerangan menggunakan pisau.
Saat itu sempat terjadi perkelahian, JS menikam korban dua kali lalu  kabur.  Sedangkan Agus memegang perutnya yang mengeluarkan darah sambil merintih kesakitan. Korban pun dibonceng oleh beberapa temannya.
Namun, korban terjatuh dari motor kemudian rekan-rekannya menyetop angkot untuk membawa korban ke RS Sanglah.
Sayanganya, sekira pukul 21.30 Wita, remaja yang tinggal di Perumahan Grahabali, Sidakarya, itu meninggal  akibat mengalami luka tebas di pipi kanan, luka tusuk mengenai  uluhati dan perut sebelah kiri.
&quot;Pelaku JS yang juga masih berstatus pelajar sudah kami amankan di Polsek Densel.  Dugaan sementara motifnya karena dendam tapi kami masih mendalaminya,&quot; ucap Nanang.

</content:encoded></item></channel></rss>
