<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok: Perusak Mobil Pelat D Dihukum Sikat WC</title><description>Ahok meminta Kapolda menghukum pelaku pelemparan mobil berpelat D dengan mencuci toilet Stadion GBK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/18/338/1233740/ahok-perusak-mobil-pelat-d-dihukum-sikat-wc</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/18/338/1233740/ahok-perusak-mobil-pelat-d-dihukum-sikat-wc"/><item><title>Ahok: Perusak Mobil Pelat D Dihukum Sikat WC</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/18/338/1233740/ahok-perusak-mobil-pelat-d-dihukum-sikat-wc</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/18/338/1233740/ahok-perusak-mobil-pelat-d-dihukum-sikat-wc</guid><pubDate>Minggu 18 Oktober 2015 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/18/338/1233740/ahok-penimpuk-mobil-pelat-d-dihukum-sikat-wc-jsCqeLywmV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/18/338/1233740/ahok-penimpuk-mobil-pelat-d-dihukum-sikat-wc-jsCqeLywmV.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA - Setidaknya Polda Metro Jaya telah menangkap puluhan anak-anak yang diduga fans dari Persija Jakarta atau Jakmania, yang tertangkap tangan melempari kendaraan roda empat berpelat D atau mobil asal Bandung di sejumlah pintu masuk tol di Jakarta.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok), mengaku geram dengan ulah dari anak-anak tersebut yang terjadi beberapa jam jelang final Piala Presiden yang mempertemukan Persib Bandung dengan Sriwijaya FC.
Dia menegaskan puluhan anak-anak penimpuk mobil pelat D tersebut, harus diberikan sanksi tegas demi bikin jera oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian.
&quot;&amp;lrm;Saya bilang Kapolda, kasih hukuman suruh cuci kakus, WC (water closet) Stadion GBK (Gelora Bung Karno), biar dia sikat sampai bersih,&quot; ujar Ahok di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (18/10/2015).
Selain itu, mantan Bupati Belitung Timur tersebut menegaskan akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) dari para anak-anak tersebut.
Hal itu karena menurut Ahok, bagian dari sanksi yang diberikan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
&quot;Kalau dia gunakan KJP (Kartu Jakarta Pintar), kami (Pemprov DKI) akan tahan KJP-nya. Harus ada sanksi,&quot; tegas dia.
Ahok mengaku, kelakuan nakal dari anak-anak tersebut tidak bisa didiamkan. Pasalnya jika tidak diberikan sanksi tegas, mereka akan terus berbuat ulah.
&quot;Selama ini kami memperlakukan mereka seperti anak-anak, lama-lama jadi anak manja. Kalau melanggar aturan, harus diberikan sanksi,&quot; pungkas Ahok.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Setidaknya Polda Metro Jaya telah menangkap puluhan anak-anak yang diduga fans dari Persija Jakarta atau Jakmania, yang tertangkap tangan melempari kendaraan roda empat berpelat D atau mobil asal Bandung di sejumlah pintu masuk tol di Jakarta.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok), mengaku geram dengan ulah dari anak-anak tersebut yang terjadi beberapa jam jelang final Piala Presiden yang mempertemukan Persib Bandung dengan Sriwijaya FC.
Dia menegaskan puluhan anak-anak penimpuk mobil pelat D tersebut, harus diberikan sanksi tegas demi bikin jera oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian.
&quot;&amp;lrm;Saya bilang Kapolda, kasih hukuman suruh cuci kakus, WC (water closet) Stadion GBK (Gelora Bung Karno), biar dia sikat sampai bersih,&quot; ujar Ahok di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (18/10/2015).
Selain itu, mantan Bupati Belitung Timur tersebut menegaskan akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) dari para anak-anak tersebut.
Hal itu karena menurut Ahok, bagian dari sanksi yang diberikan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
&quot;Kalau dia gunakan KJP (Kartu Jakarta Pintar), kami (Pemprov DKI) akan tahan KJP-nya. Harus ada sanksi,&quot; tegas dia.
Ahok mengaku, kelakuan nakal dari anak-anak tersebut tidak bisa didiamkan. Pasalnya jika tidak diberikan sanksi tegas, mereka akan terus berbuat ulah.
&quot;Selama ini kami memperlakukan mereka seperti anak-anak, lama-lama jadi anak manja. Kalau melanggar aturan, harus diberikan sanksi,&quot; pungkas Ahok.
</content:encoded></item></channel></rss>
