<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembunuhan Aktivis Demak Mirip Kasus Salim Kancil</title><description>Kasus pembunuhan aktivis lingkungan, Abdul Jamil (60), warga Demak, Jawa Tengah, masih menyimpan misteri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/20/512/1234630/pembunuhan-aktivis-demak-mirip-kasus-salim-kancil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/20/512/1234630/pembunuhan-aktivis-demak-mirip-kasus-salim-kancil"/><item><title>Pembunuhan Aktivis Demak Mirip Kasus Salim Kancil</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/20/512/1234630/pembunuhan-aktivis-demak-mirip-kasus-salim-kancil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/20/512/1234630/pembunuhan-aktivis-demak-mirip-kasus-salim-kancil</guid><pubDate>Selasa 20 Oktober 2015 06:36 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/20/512/1234630/pembunuhan-aktivis-demak-mirip-kasus-salim-kancil-hqIFKfE3DI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi menunjukkan pembunuh aktivis Demak. (Foto:Taufik Budi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/20/512/1234630/pembunuhan-aktivis-demak-mirip-kasus-salim-kancil-hqIFKfE3DI.jpg</image><title>Polisi menunjukkan pembunuh aktivis Demak. (Foto:Taufik Budi/Okezone)</title></images><description>
DEMAK &amp;ndash; Kasus pembunuhan aktivis lingkungan, Abdul Jamil (60), warga Demak, Jawa Tengah, masih menyimpan misteri karena belum diketahui secara pasti motifnya.
Bahkan, pembunuhan ini disebut-sebut mirip dengan kasus pembunuhan Salim Kancil, aktivis petani yang tewas dibunuh karena menolak operasi tambang pasir ilegal di Lumajang. &amp;ldquo;Berarti kasus Salim Kancil versi kedua ya,&amp;rdquo; ujar Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo.
Ia menambahkan, Abdul adalah orang yang selalu membela kepentingan warga. &amp;ldquo;Korban ini (Abdul) adalah orang yang disegani, tokoh di kampung tersebut dan vokal dalam hal kebaikan. Dia selalu memperjuangkan hak-hak masyarakat di desa. Seperti tadi, datang puluhan warga tetangga korban yang memberikan dukungan kepada proses penyelidikan. Korban adalah tokoh lingkungan di desanya,&amp;rdquo; tutur Heru.
Pelaku pembunuhan itu sendiri, PNS bernama Suleman dan rekannya Saimun akan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Sebab, pelaku sudah menyiapkan cangkul dan cairan kimia untuk membunuh korban.
&amp;ldquo;Benar sudah disiapkan (cangkul dan cairan kimia). Makanya kita simpulkan ini 340 (kasus pembunuhan berencana,&amp;rdquo; pungkasnya.
Sebelumnya dikabarkan, Abdul dibunuh karena memprotes pembangunan irigasi di kampungnya. Ia menilai irigasi itu kurang bagus. Namun Suleman yang merupakan pengawas proyek tersebut diduga tidak terima dikritik.
</description><content:encoded>
DEMAK &amp;ndash; Kasus pembunuhan aktivis lingkungan, Abdul Jamil (60), warga Demak, Jawa Tengah, masih menyimpan misteri karena belum diketahui secara pasti motifnya.
Bahkan, pembunuhan ini disebut-sebut mirip dengan kasus pembunuhan Salim Kancil, aktivis petani yang tewas dibunuh karena menolak operasi tambang pasir ilegal di Lumajang. &amp;ldquo;Berarti kasus Salim Kancil versi kedua ya,&amp;rdquo; ujar Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo.
Ia menambahkan, Abdul adalah orang yang selalu membela kepentingan warga. &amp;ldquo;Korban ini (Abdul) adalah orang yang disegani, tokoh di kampung tersebut dan vokal dalam hal kebaikan. Dia selalu memperjuangkan hak-hak masyarakat di desa. Seperti tadi, datang puluhan warga tetangga korban yang memberikan dukungan kepada proses penyelidikan. Korban adalah tokoh lingkungan di desanya,&amp;rdquo; tutur Heru.
Pelaku pembunuhan itu sendiri, PNS bernama Suleman dan rekannya Saimun akan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Sebab, pelaku sudah menyiapkan cangkul dan cairan kimia untuk membunuh korban.
&amp;ldquo;Benar sudah disiapkan (cangkul dan cairan kimia). Makanya kita simpulkan ini 340 (kasus pembunuhan berencana,&amp;rdquo; pungkasnya.
Sebelumnya dikabarkan, Abdul dibunuh karena memprotes pembangunan irigasi di kampungnya. Ia menilai irigasi itu kurang bagus. Namun Suleman yang merupakan pengawas proyek tersebut diduga tidak terima dikritik.
</content:encoded></item></channel></rss>
