<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktivis Lingkungan di Demak Tewas, Operator Alat Berat Menghilang</title><description>
Sebelum peristiwa nahas itu, Jamil terlibat cekcok dengan operator alat berat yang digunakan untuk mengeruk saluran irigasi.
&amp;nbsp;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/20/512/1234747/aktivis-lingkungan-di-demak-tewas-operator-alat-berat-menghilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/20/512/1234747/aktivis-lingkungan-di-demak-tewas-operator-alat-berat-menghilang"/><item><title>Aktivis Lingkungan di Demak Tewas, Operator Alat Berat Menghilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/20/512/1234747/aktivis-lingkungan-di-demak-tewas-operator-alat-berat-menghilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/20/512/1234747/aktivis-lingkungan-di-demak-tewas-operator-alat-berat-menghilang</guid><pubDate>Selasa 20 Oktober 2015 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/20/512/1234747/aktivis-lingkungan-di-demak-tewas-operator-alat-berat-menghilang-l1ucgksiAO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/20/512/1234747/aktivis-lingkungan-di-demak-tewas-operator-alat-berat-menghilang-l1ucgksiAO.jpg</image><title>Ilustrasi (foto: Shutterstock)</title></images><description>
DEMAK - Berbagai misteri masih menyelimuti kematian aktivis lingkungan, Abdul Jamil (60), yang meregang nyawa di tengah sawah Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa engah, pada 16 September 2015.

Sebelum peristiwa nahas itu, Jamil terlibat cekcok dengan operator alat berat yang digunakan untuk mengeruk saluran irigasi.

&amp;ldquo;Anehnya, setelah kematian Pak Jamil ini sopir alat berat itu tiba-tiba diungsikan dari lokasi desa. Entah dibawa ke mana dan oleh siapa. Hal ini kan semakin menguatkan bila ada kaitan antara proyek pengerukan itu dengan kematian Pak Jamil,&amp;rdquo; kata Koordinator Forum Komunikasi Rakyat dan Mahasiswa Demak, Muhammad Rifai, Selasa (20/10/2015).

Dia menuturkan, sejumlah elemen masyarakat turut melakukan investigasi atas kematian Jamil. Pihaknya hingga kini juga masih melacak keberadaan operator alat berat itu, agar diketahui penyebab cekcok hingga orang-orang yang membawanya mengungsi pascakematian Jamil.

&amp;ldquo;Untuk nama sopirnya, kami belum tahu karena hingga kini masih melacak keberadaannya. Mungkin dengan keterangannya bisa menjadi titik terang, kenapa hal ini (pembunuhan) bisa terjadi. Siapa saja sebenarnya yang terlibat dalam kasus ini,&amp;rdquo; tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi telah menangkap seorang tersangka dalam kasus itu yakni bernama Suleman. Tersangka merupakan seorang PNS yang berdinas di UPTD Pengairan Kecamatan Mijen. Polisi saat ini masih memburu seorang pelaku lain yang diketahui bernama Saimun.

Dua pelaku membunuh korban dengan keji yakni dikeroyok dan dipukul menggunakan cangkul. Setelah korban tidak berdaya dan kehilangan kesadaran, dia diminumkan cairan kimia hingga tewas.
</description><content:encoded>
DEMAK - Berbagai misteri masih menyelimuti kematian aktivis lingkungan, Abdul Jamil (60), yang meregang nyawa di tengah sawah Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa engah, pada 16 September 2015.

Sebelum peristiwa nahas itu, Jamil terlibat cekcok dengan operator alat berat yang digunakan untuk mengeruk saluran irigasi.

&amp;ldquo;Anehnya, setelah kematian Pak Jamil ini sopir alat berat itu tiba-tiba diungsikan dari lokasi desa. Entah dibawa ke mana dan oleh siapa. Hal ini kan semakin menguatkan bila ada kaitan antara proyek pengerukan itu dengan kematian Pak Jamil,&amp;rdquo; kata Koordinator Forum Komunikasi Rakyat dan Mahasiswa Demak, Muhammad Rifai, Selasa (20/10/2015).

Dia menuturkan, sejumlah elemen masyarakat turut melakukan investigasi atas kematian Jamil. Pihaknya hingga kini juga masih melacak keberadaan operator alat berat itu, agar diketahui penyebab cekcok hingga orang-orang yang membawanya mengungsi pascakematian Jamil.

&amp;ldquo;Untuk nama sopirnya, kami belum tahu karena hingga kini masih melacak keberadaannya. Mungkin dengan keterangannya bisa menjadi titik terang, kenapa hal ini (pembunuhan) bisa terjadi. Siapa saja sebenarnya yang terlibat dalam kasus ini,&amp;rdquo; tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi telah menangkap seorang tersangka dalam kasus itu yakni bernama Suleman. Tersangka merupakan seorang PNS yang berdinas di UPTD Pengairan Kecamatan Mijen. Polisi saat ini masih memburu seorang pelaku lain yang diketahui bernama Saimun.

Dua pelaku membunuh korban dengan keji yakni dikeroyok dan dipukul menggunakan cangkul. Setelah korban tidak berdaya dan kehilangan kesadaran, dia diminumkan cairan kimia hingga tewas.
</content:encoded></item></channel></rss>
