<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buruh: Kami Menyesal Jadi Sahabatmu Jokowi</title><description>Massa dari Serikat Pekerja Tekstil Sandang Kulit (SPTSK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/28/338/1239383/buruh-kami-menyesal-jadi-sahabatmu-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/28/338/1239383/buruh-kami-menyesal-jadi-sahabatmu-jokowi"/><item><title>Buruh: Kami Menyesal Jadi Sahabatmu Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/28/338/1239383/buruh-kami-menyesal-jadi-sahabatmu-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/28/338/1239383/buruh-kami-menyesal-jadi-sahabatmu-jokowi</guid><pubDate>Rabu 28 Oktober 2015 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/28/338/1239383/buruh-kami-menyesal-jadi-sahabatmu-jokowi-qMBf1u7cUH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">elemen buruh akan berunjuk rasa di Istana Merdeka (Foto: Achmad F/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/28/338/1239383/buruh-kami-menyesal-jadi-sahabatmu-jokowi-qMBf1u7cUH.jpg</image><title>elemen buruh akan berunjuk rasa di Istana Merdeka (Foto: Achmad F/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Massa dari Serikat Pekerja Tekstil Sandang Kulit (SPTSK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.
Mereka mengaku kecewa dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menyetujui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, tanpa melibatkan para buruh.
&quot;Kami sangat menyesal jadi sahabatmu hai Jokowi. Kau ternyata pengkhianat,&quot; teriak salah satu orator di lokasi, Rabu (28/10/2015).
PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dinilainya sangat merugikan para buruh.
Pasalnya, dalam kenaikan upah ditentukan oleh tingkat inflasi serta pertumbuhan ekonomi, dan kenaikan sudah ditentukan 10 persen dari tingkat inflasi.
&quot;Dalam kenaikan 10 persen ini juga kami tidak dilibatkan,&quot; sesalnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Massa dari Serikat Pekerja Tekstil Sandang Kulit (SPTSK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.
Mereka mengaku kecewa dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menyetujui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, tanpa melibatkan para buruh.
&quot;Kami sangat menyesal jadi sahabatmu hai Jokowi. Kau ternyata pengkhianat,&quot; teriak salah satu orator di lokasi, Rabu (28/10/2015).
PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dinilainya sangat merugikan para buruh.
Pasalnya, dalam kenaikan upah ditentukan oleh tingkat inflasi serta pertumbuhan ekonomi, dan kenaikan sudah ditentukan 10 persen dari tingkat inflasi.
&quot;Dalam kenaikan 10 persen ini juga kami tidak dilibatkan,&quot; sesalnya.</content:encoded></item></channel></rss>
