<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PNS Kedapatan Bawa Senjata Api Laras Panjang</title><description>Oknum PNS kedapatan membawa tiga senjata api jenis soft gun saat melintasi pos perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/28/340/1239209/pns-kedapatan-bawa-senjata-api-laras-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/10/28/340/1239209/pns-kedapatan-bawa-senjata-api-laras-panjang"/><item><title>PNS Kedapatan Bawa Senjata Api Laras Panjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/10/28/340/1239209/pns-kedapatan-bawa-senjata-api-laras-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/10/28/340/1239209/pns-kedapatan-bawa-senjata-api-laras-panjang</guid><pubDate>Rabu 28 Oktober 2015 06:17 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/28/340/1239209/pns-kedapatan-bawa-senjata-api-laras-panjang-a78W64Y4e1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota TNI berjaga di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/28/340/1239209/pns-kedapatan-bawa-senjata-api-laras-panjang-a78W64Y4e1.jpg</image><title>Anggota TNI berjaga di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. (Foto: Antara)</title></images><description>PAPUA &amp;ndash; Oknum PNS kedapatan membawa tiga senjata api jenis soft gun saat melintasi pos perbatasan RI-Papua Nugini (PNG), Papua. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG dari Yonif 301/PKS Pos Rawa Bustop langsung menyitanya.
&quot;Oknum PNS itu berinisial MM. Penyitaan soft gun itu bermula ketika prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Pos Kweel melakukan sweeping pada 15 Oktober lalu,&quot; kata Dansatgas Yonif 301/PKS Rawa Bastop Letkol Inf M Mahfud As'at, Rabu (28/10/2015).
Sweeping itu dilaksanakan di Pos Kweel yang dipimpin Letda Inf Siregar yang dimulai pada pukul 14.00 WIT hingga 17.30 WIT.  Itu dilakukan guna mencegah masuk atau keluarnya barang-barang terlarang.
Kemudian petugas melihat pemotor yang membawa koper. Petugas yang curiga langsung memeriksanya.
&quot;Ada warga (pemilik soft gun, MM) menggunakan kendaraan roda dua yang membawa sebuah koper yang dicurigai. Saat itu petugas menghentikan dan memeriksa dengan teliti, tapi merasa aneh karena koper tersebut cukup panjang dan berat, maka dibukalah koper itu,&quot; kata Mahfud.
Setelah diperiksa, ternyata dalam koper tersebut berisi tiga pucuk senjata jenis soft gun. &quot;Dua pucuk laras panjang dan satu pucuk laras pendek. Soft gun tersebut terpaksa disita karena pemiliknya tidak bisa menunjukan dokumen kepemilikan dari kepolisian sebagai pihak yang berwenang mengeluarkan surat izin,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>PAPUA &amp;ndash; Oknum PNS kedapatan membawa tiga senjata api jenis soft gun saat melintasi pos perbatasan RI-Papua Nugini (PNG), Papua. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG dari Yonif 301/PKS Pos Rawa Bustop langsung menyitanya.
&quot;Oknum PNS itu berinisial MM. Penyitaan soft gun itu bermula ketika prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Pos Kweel melakukan sweeping pada 15 Oktober lalu,&quot; kata Dansatgas Yonif 301/PKS Rawa Bastop Letkol Inf M Mahfud As'at, Rabu (28/10/2015).
Sweeping itu dilaksanakan di Pos Kweel yang dipimpin Letda Inf Siregar yang dimulai pada pukul 14.00 WIT hingga 17.30 WIT.  Itu dilakukan guna mencegah masuk atau keluarnya barang-barang terlarang.
Kemudian petugas melihat pemotor yang membawa koper. Petugas yang curiga langsung memeriksanya.
&quot;Ada warga (pemilik soft gun, MM) menggunakan kendaraan roda dua yang membawa sebuah koper yang dicurigai. Saat itu petugas menghentikan dan memeriksa dengan teliti, tapi merasa aneh karena koper tersebut cukup panjang dan berat, maka dibukalah koper itu,&quot; kata Mahfud.
Setelah diperiksa, ternyata dalam koper tersebut berisi tiga pucuk senjata jenis soft gun. &quot;Dua pucuk laras panjang dan satu pucuk laras pendek. Soft gun tersebut terpaksa disita karena pemiliknya tidak bisa menunjukan dokumen kepemilikan dari kepolisian sebagai pihak yang berwenang mengeluarkan surat izin,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
