<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramai Isu Reshuffle, Seskab: Kita Tunggu Saja!</title><description>Dicecar soal ramainya isu tentang reshuffle, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan tunggu saja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/03/337/1243131/ramai-isu-reshuffle-seskab-kita-tunggu-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/03/337/1243131/ramai-isu-reshuffle-seskab-kita-tunggu-saja"/><item><title>Ramai Isu Reshuffle, Seskab: Kita Tunggu Saja!</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/03/337/1243131/ramai-isu-reshuffle-seskab-kita-tunggu-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/03/337/1243131/ramai-isu-reshuffle-seskab-kita-tunggu-saja</guid><pubDate>Selasa 03 November 2015 21:20 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/03/337/1243131/ramai-isu-reshuffle-seskab-kita-tunggu-saja-ACaJvCNFNQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Anung (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/03/337/1243131/ramai-isu-reshuffle-seskab-kita-tunggu-saja-ACaJvCNFNQ.jpg</image><title>Pramono Anung (foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan acara makan malam di Istana Negara antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Finlandia tidak membicarakan di luar konteks hubungan bilateral kedua negara.

Meskipun, dalam acara tersebut dihadiri Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang juga menjabat sebagai Ketua MPR, yang telah memutuskan bahwa partainya mendukung pemerintah.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, keputusan untuk memasukan kader PAN ke dalam jajaran kabinet menjadi kewenangan Presiden Jokowi.

&quot;Untuk kelanjutannya sebenarnya sangat bergantung dari Pak Jokowi dan PAN. Tapi yang jelas, untuk meluruskan lah, saya dengar sendiri dari Pak Zul, bahwa mereka sama sekali tidak tawar-menawar urusan kursi kabinet, sama sekali enggak,&quot; kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Soal nama Wahyu Sakti Trenggono yang digadang-gadang akan menduduki salah satu kursi menteri, Pramono mengatakan tidak tahu-menahu perihal tersebut.

&quot;Saya enggak tahu. Yang jelas belum ada pembicaraan mengenai nama orang. Kan itu kewenangan sepenuhnya Presiden, dan diskresi itu hanya dimliki oleh Presiden dan kemudian bersama-sama Wapres. Sehingga kita tunggu sajalah,&quot; tegasnya.

Dengan demikian, kata Pramono, apa yang terjadi ke depan terkait dengan jatah PAN di kabinet, menjadi urusan Jokowi-JK selaku pemimpin negara.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan acara makan malam di Istana Negara antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Finlandia tidak membicarakan di luar konteks hubungan bilateral kedua negara.

Meskipun, dalam acara tersebut dihadiri Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang juga menjabat sebagai Ketua MPR, yang telah memutuskan bahwa partainya mendukung pemerintah.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, keputusan untuk memasukan kader PAN ke dalam jajaran kabinet menjadi kewenangan Presiden Jokowi.

&quot;Untuk kelanjutannya sebenarnya sangat bergantung dari Pak Jokowi dan PAN. Tapi yang jelas, untuk meluruskan lah, saya dengar sendiri dari Pak Zul, bahwa mereka sama sekali tidak tawar-menawar urusan kursi kabinet, sama sekali enggak,&quot; kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Soal nama Wahyu Sakti Trenggono yang digadang-gadang akan menduduki salah satu kursi menteri, Pramono mengatakan tidak tahu-menahu perihal tersebut.

&quot;Saya enggak tahu. Yang jelas belum ada pembicaraan mengenai nama orang. Kan itu kewenangan sepenuhnya Presiden, dan diskresi itu hanya dimliki oleh Presiden dan kemudian bersama-sama Wapres. Sehingga kita tunggu sajalah,&quot; tegasnya.

Dengan demikian, kata Pramono, apa yang terjadi ke depan terkait dengan jatah PAN di kabinet, menjadi urusan Jokowi-JK selaku pemimpin negara.</content:encoded></item></channel></rss>
