<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Isak Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Japra</title><description>Isak tangis keluarga menyelimuti kedatangan jenazah Marsin Sarmani alias Japra ke rumah duka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/04/338/1243211/isak-tangis-iringi-kedatangan-jenazah-japra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/04/338/1243211/isak-tangis-iringi-kedatangan-jenazah-japra"/><item><title>Isak Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Japra</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/04/338/1243211/isak-tangis-iringi-kedatangan-jenazah-japra</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/04/338/1243211/isak-tangis-iringi-kedatangan-jenazah-japra</guid><pubDate>Rabu 04 November 2015 02:53 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/04/338/1243211/isak-tangis-iringi-kedatangan-jenazah-japra-EUjlaVG1yA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah Japra Tiba di Rumah Duka (foto: Putra Ramadhani A/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/04/338/1243211/isak-tangis-iringi-kedatangan-jenazah-japra-EUjlaVG1yA.jpg</image><title>Jenazah Japra Tiba di Rumah Duka (foto: Putra Ramadhani A/Okezone)</title></images><description>BOGOR - Isak tangis keluarga menyelimuti kedatangan jenazah Marsin Sarmani alias Japra dari Rumah Sakit Polri Kramatjati di rumah duka, Jalan Kayu Manis RT 02 RW 04, Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (4/11/2015).

Jenazah tiba di rumah duka dengan mobil ambulan sekira pukul 00.45 WIB tanpa pengawalan. Tangis keluarga dan kerabat pun pecah saat jenazah mulai dikeluarkan dari mobil ambulan yang langsung dibawa ke dalam rumah duka.

Istri korban pun sempat jatuh pingsan saat melihat tubuh suaminya yang sudah terbujur kaku dengan terbalut kain kafan.

Keluarga beserta kerabat korban langsung melakukan pengajian dirumah duka dan rencananya korban akan dimakamkan pada esok pagi.Sebelumnya, Marsin Sarmani merupakan korban penembakan lantaran  bersenggolan dengan oknum TNI saat berkendara. Korban ditembak di depan  SPBU tepatnya di Jalan Mayor Oking, Cibinong, Kabupayen Bogor Selasa, 03  November 2015 sekira pukul 16.30 WIB.

Korban menderita luka tembak pada bagian kepala dan langsung tewas di  lokasi kejadian. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati  untuk diautopsi.

Sementara itu, kini oknum TNI berinisial YH tersebut sudah diamankan  dan masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak Denpom.</description><content:encoded>BOGOR - Isak tangis keluarga menyelimuti kedatangan jenazah Marsin Sarmani alias Japra dari Rumah Sakit Polri Kramatjati di rumah duka, Jalan Kayu Manis RT 02 RW 04, Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (4/11/2015).

Jenazah tiba di rumah duka dengan mobil ambulan sekira pukul 00.45 WIB tanpa pengawalan. Tangis keluarga dan kerabat pun pecah saat jenazah mulai dikeluarkan dari mobil ambulan yang langsung dibawa ke dalam rumah duka.

Istri korban pun sempat jatuh pingsan saat melihat tubuh suaminya yang sudah terbujur kaku dengan terbalut kain kafan.

Keluarga beserta kerabat korban langsung melakukan pengajian dirumah duka dan rencananya korban akan dimakamkan pada esok pagi.Sebelumnya, Marsin Sarmani merupakan korban penembakan lantaran  bersenggolan dengan oknum TNI saat berkendara. Korban ditembak di depan  SPBU tepatnya di Jalan Mayor Oking, Cibinong, Kabupayen Bogor Selasa, 03  November 2015 sekira pukul 16.30 WIB.

Korban menderita luka tembak pada bagian kepala dan langsung tewas di  lokasi kejadian. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati  untuk diautopsi.

Sementara itu, kini oknum TNI berinisial YH tersebut sudah diamankan  dan masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak Denpom.</content:encoded></item></channel></rss>
