<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemilu Demokratis Myanmar Berjalan Lancar </title><description>Pemilu demokratis yang pertama kali dilangsungkan dalam 25 tahun terakhir di Myanmar hari ini (8/11) berjalan lancar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/08/18/1245759/pemilu-demokratis-myanmar-berjalan-lancar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/08/18/1245759/pemilu-demokratis-myanmar-berjalan-lancar"/><item><title>Pemilu Demokratis Myanmar Berjalan Lancar </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/08/18/1245759/pemilu-demokratis-myanmar-berjalan-lancar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/08/18/1245759/pemilu-demokratis-myanmar-berjalan-lancar</guid><pubDate>Minggu 08 November 2015 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/08/18/1245759/pemilu-demokratis-myanmar-berjalan-lancar-QCCIETBMJO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemimpin Partai NLD Aung San Suu Kyi memberikan suaranya dalam pemilu Myanmar 8 November 2015. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/08/18/1245759/pemilu-demokratis-myanmar-berjalan-lancar-QCCIETBMJO.jpg</image><title>Pemimpin Partai NLD Aung San Suu Kyi memberikan suaranya dalam pemilu Myanmar 8 November 2015. (Foto: Reuters)</title></images><description>NAYPYIDAW &amp;ndash; Pemilihan umum (pemilu) demokratis yang pertama kali dilangsungkan dalam 25 tahun terakhir di Myanmar hari ini (8/11) berjalan lancar tanpa adanya laporan kekerasan atau tindak kecurangan. Hal ini melegakan mengingat banyaknya tindak kekerasan, provokasi dan kecurigaan akan terjadinya kecurangan yang muncul selama masa kampanye.
&amp;ldquo;Saya telah melakukan sedikit perubahan untuk munculnya demokrasi,&amp;rdquo; kata Daw Myint, seorang mantan guru yang memberikan suaranya dalam pemilihan pagi tadi kepada Reuters, Minggu (8/11/2015).
Partai Oposisi National League for Democracy (NLD) yang dipimpin tokoh perdamaian Aung San Suu Kyi difavoritkan muncul sebagai pemenang. Namun, undang-undang di masa junta militer yang melarang dirinya maju menjadi presiden masih berlaku menimbulkan kekhawatiran hasil pemilu tidak akan diterima oleh kalangan militer Myanmar.
Meski berlangsung lancar, masih muncul kritik mengenai pelaksanaan pemilu kali ini. Salah satu yang paling disorot adalah tidak diberikannya hak pilih bagi minoritas Muslim Rohingya, dan absennya kandidat Muslim di antara lebih dari 6.000 calon legislatif yang maju dalam pemilu.
Hasil penghitungan suara diperkirakan akan diumumkan pada Senin pagi, 9 November 2015.
</description><content:encoded>NAYPYIDAW &amp;ndash; Pemilihan umum (pemilu) demokratis yang pertama kali dilangsungkan dalam 25 tahun terakhir di Myanmar hari ini (8/11) berjalan lancar tanpa adanya laporan kekerasan atau tindak kecurangan. Hal ini melegakan mengingat banyaknya tindak kekerasan, provokasi dan kecurigaan akan terjadinya kecurangan yang muncul selama masa kampanye.
&amp;ldquo;Saya telah melakukan sedikit perubahan untuk munculnya demokrasi,&amp;rdquo; kata Daw Myint, seorang mantan guru yang memberikan suaranya dalam pemilihan pagi tadi kepada Reuters, Minggu (8/11/2015).
Partai Oposisi National League for Democracy (NLD) yang dipimpin tokoh perdamaian Aung San Suu Kyi difavoritkan muncul sebagai pemenang. Namun, undang-undang di masa junta militer yang melarang dirinya maju menjadi presiden masih berlaku menimbulkan kekhawatiran hasil pemilu tidak akan diterima oleh kalangan militer Myanmar.
Meski berlangsung lancar, masih muncul kritik mengenai pelaksanaan pemilu kali ini. Salah satu yang paling disorot adalah tidak diberikannya hak pilih bagi minoritas Muslim Rohingya, dan absennya kandidat Muslim di antara lebih dari 6.000 calon legislatif yang maju dalam pemilu.
Hasil penghitungan suara diperkirakan akan diumumkan pada Senin pagi, 9 November 2015.
</content:encoded></item></channel></rss>
