<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AIDS Menyebar Lewat Alat Cukur Rambut di Pamekasan</title><description>Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mencapai  30 jiwa. Jumlah itu meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/12/519/1247952/aids-menyebar-lewat-alat-cukur-rambut-di-pamekasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/12/519/1247952/aids-menyebar-lewat-alat-cukur-rambut-di-pamekasan"/><item><title>AIDS Menyebar Lewat Alat Cukur Rambut di Pamekasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/12/519/1247952/aids-menyebar-lewat-alat-cukur-rambut-di-pamekasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/12/519/1247952/aids-menyebar-lewat-alat-cukur-rambut-di-pamekasan</guid><pubDate>Kamis 12 November 2015 08:53 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/12/519/1247952/aids-menyebar-lewat-alat-cukur-rambut-di-pamekasan-oVKm7FisyV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/12/519/1247952/aids-menyebar-lewat-alat-cukur-rambut-di-pamekasan-oVKm7FisyV.jpg</image><title>Ilustrasi. (dok.Okezone)</title></images><description>PAMEKASAN - Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mencapai 30 jiwa. Jumlah itu meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
Pada 2012, jumlah pengidapnya hanya 13 orang. Kemudian meningkat pada 2013 menjadi 22 orang, 2014 menjadi 22 orang, dan sekarang 30 orang.
Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Pamekasan Rusdi Saleh mengatakan, salah satu faktor yang membuat kasus itu meningkat adalah penggunaan benda tajam seperti alat cukur rambut yang tak steril. Alat seperti itu bisa menyebarkan HIV/AIDS.
&quot;Kalau dulu mungkin karena nakal (prilaku seks bebas), tapi sekarang bisa karena penggunaan benda tajam,&quot; ujarnya, Kamis (12/11/2015).
Sehingga sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Pamekasan juga diarahkan kepada tukang cukur rambut agar menggunakan silet sekali pakai. Serta meminta petugas kesehatan menggunakan jarum suntik sekali pakai.
&amp;ldquo;Kami harap ke depan, angka penderita HIV bisa ditekan dengan prilaku hidup sehat dan meminimalkan penggunaan benda tajam,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>PAMEKASAN - Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mencapai 30 jiwa. Jumlah itu meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
Pada 2012, jumlah pengidapnya hanya 13 orang. Kemudian meningkat pada 2013 menjadi 22 orang, 2014 menjadi 22 orang, dan sekarang 30 orang.
Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Pamekasan Rusdi Saleh mengatakan, salah satu faktor yang membuat kasus itu meningkat adalah penggunaan benda tajam seperti alat cukur rambut yang tak steril. Alat seperti itu bisa menyebarkan HIV/AIDS.
&quot;Kalau dulu mungkin karena nakal (prilaku seks bebas), tapi sekarang bisa karena penggunaan benda tajam,&quot; ujarnya, Kamis (12/11/2015).
Sehingga sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Pamekasan juga diarahkan kepada tukang cukur rambut agar menggunakan silet sekali pakai. Serta meminta petugas kesehatan menggunakan jarum suntik sekali pakai.
&amp;ldquo;Kami harap ke depan, angka penderita HIV bisa ditekan dengan prilaku hidup sehat dan meminimalkan penggunaan benda tajam,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
