<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Diminta Tanggapi Teror Paris Secara Proporsional</title><description>Pemerintah Indonesia diminta merespons serangkaian penembakan dan bom bunuh diri di Paris, Prancis secara proporsional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/15/337/1249576/pemerintah-diminta-tanggapi-teror-paris-secara-proporsional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/15/337/1249576/pemerintah-diminta-tanggapi-teror-paris-secara-proporsional"/><item><title>Pemerintah Diminta Tanggapi Teror Paris Secara Proporsional</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/15/337/1249576/pemerintah-diminta-tanggapi-teror-paris-secara-proporsional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/15/337/1249576/pemerintah-diminta-tanggapi-teror-paris-secara-proporsional</guid><pubDate>Minggu 15 November 2015 05:31 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/15/337/1249576/pemerintah-diminta-tanggapi-teror-paris-secara-proporsional-jXUqMF1fGF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/15/337/1249576/pemerintah-diminta-tanggapi-teror-paris-secara-proporsional-jXUqMF1fGF.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>


JAKARTA - Pemerintah Indonesia diminta merespons serangkaian penembakan dan bom bunuh diri di Paris, Prancis secara proporsional. Sikap berlebihan dinilai hanya akan menjadi sumber kepanikan baru di Tanah Air.

&quot;Kasus teror di Paris, rasionalnya adalah negara tetangga seperti Inggris yang lebih siaga untuk mengantisipasi kemungkinan serangan teror susulan,&quot; ungkap Pemerhati Kontra Terorisme, Harits Abu Ulya kepada Okezone, di Jakarta, Minggu (15/11/2015).

Harits menanggap, teror yang tejadi tak lepas dari pengaruh konstalasi politik keamanan global, dimana Perancis masuk dalam pusaran konflik di bumi Suriah bersama negara mitranya.

&quot;Dari sudut pandang ini terlihat bahwa aksi teror dilakukan secara kalkulatif. Artinya, tindakan teror oleh para aktor dan dalang dibaliknya dipengaruhi oleh tindakan target teror terhadap kelompok aktor teror itu,&quot; tegasnya.

Bisa dianggap, serangan itu adalah aksi balas dendam terhadap Prancis yang ikut menentang kelompok yang ada di Suriah. &quot;Jadi bahasa sederhananya bahwa aksi di Paris adalah balas dendam sekaligus perlawanan yang dilakukan oleh entitas yang berhadapan di bumi Suriah,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>


JAKARTA - Pemerintah Indonesia diminta merespons serangkaian penembakan dan bom bunuh diri di Paris, Prancis secara proporsional. Sikap berlebihan dinilai hanya akan menjadi sumber kepanikan baru di Tanah Air.

&quot;Kasus teror di Paris, rasionalnya adalah negara tetangga seperti Inggris yang lebih siaga untuk mengantisipasi kemungkinan serangan teror susulan,&quot; ungkap Pemerhati Kontra Terorisme, Harits Abu Ulya kepada Okezone, di Jakarta, Minggu (15/11/2015).

Harits menanggap, teror yang tejadi tak lepas dari pengaruh konstalasi politik keamanan global, dimana Perancis masuk dalam pusaran konflik di bumi Suriah bersama negara mitranya.

&quot;Dari sudut pandang ini terlihat bahwa aksi teror dilakukan secara kalkulatif. Artinya, tindakan teror oleh para aktor dan dalang dibaliknya dipengaruhi oleh tindakan target teror terhadap kelompok aktor teror itu,&quot; tegasnya.

Bisa dianggap, serangan itu adalah aksi balas dendam terhadap Prancis yang ikut menentang kelompok yang ada di Suriah. &quot;Jadi bahasa sederhananya bahwa aksi di Paris adalah balas dendam sekaligus perlawanan yang dilakukan oleh entitas yang berhadapan di bumi Suriah,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
