<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Banjir di SMAN 8 Kota Bogor Terparah Sejak Tiga Tahun Terakhir</title><description>Ratusan siswa SMAN 8 Kota Bogor tidak bisa melakukan kegiatan belajar lantaran ruangan kelas mereka dipenuhi lumpur setelah banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/16/338/1250132/banjir-di-sman-8-kota-bogor-terparah-sejak-tiga-tahun-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/16/338/1250132/banjir-di-sman-8-kota-bogor-terparah-sejak-tiga-tahun-terakhir"/><item><title> Banjir di SMAN 8 Kota Bogor Terparah Sejak Tiga Tahun Terakhir</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/16/338/1250132/banjir-di-sman-8-kota-bogor-terparah-sejak-tiga-tahun-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/16/338/1250132/banjir-di-sman-8-kota-bogor-terparah-sejak-tiga-tahun-terakhir</guid><pubDate>Senin 16 November 2015 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/16/338/1250132/banjir-di-sman-8-kota-bogor-terparah-sejak-tiga-tahun-terakhir-p1ZOaq8SKp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Siswa dan guru SMA 8 bersih-bersih pasca-banjir (Putra R/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/16/338/1250132/banjir-di-sman-8-kota-bogor-terparah-sejak-tiga-tahun-terakhir-p1ZOaq8SKp.jpg</image><title>foto: Siswa dan guru SMA 8 bersih-bersih pasca-banjir (Putra R/Okezone)</title></images><description>BOGOR - Ratusan siswa SMAN 8 Kota Bogor tidak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar lantaran ruangan kelas mereka dipenuhi lumpur setelah banjir menggenangi gedung sekolah tersebut.

Sekolah yang berada di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor ini sempat tergenang air setinggi 1 meter saat hujan deras mengguyur kawasan Bogor kemarin sore.

Kepala SMAN 8 Kota Bogor, Atif Suherman mengatakan, banjir yang menggenangi sekolahnya merupakan luapan dari Kali Cibuluh yang tepat berada di depan sekolah. Banjir kali ini dinilai yang terparah sejak 3 tahun terakhir.

&quot;Itukan Kali Cibuluh yang di atas meluap jadi airnya masuk ke sekolah sampai ketinggian 1 meter. Ini yang terparah yang saya tahu,&quot; katanya, Senin (16/11/15).

Atif menambahkan, kejadian itu menyebabkan sedikitnya 856 siswa kelas 1-3 tidak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar, karena belasan ruang kelas dan guru terendam dan menyisakan lumpur tebal.

Sebagian berkas-berkas milik para siswa menjadi basah. &quot;Ada 18 ruangan yang terendam banjir, ruang kelas, guru, TU, UKS dan masjid pun ikut terendam banjir,&quot; tambahnya.

Hingga saat ini pihaknya dibantu para siswa sedang kerja bakti untuk membersihkan lumpur yang menumpuk. Rencanananya pihak sekolah akan mendatangkan unit Damkar untuk membantu membersihkan lumpur.

&quot;Sekarang siswa libur dulu belajarnya, buat kerja bakti bersih-bersih sekolah tapi kalau sekiranya sudah bersih besok juga udah bisa belajar lagi. Nanti juga mau datang damkar buat bantu bersihin lumpur,&quot; jelasnya.

Sementara itu Adelina, salah satu siswi kelas 12 berharap agar sekolahnya bisa secepatya bersih kembali. &quot;Ya mudah-mudahan cepat bersih kelasnya supaya bisa kembali belajar biar ga ketinggaan materi,&quot; ungapnya.

</description><content:encoded>BOGOR - Ratusan siswa SMAN 8 Kota Bogor tidak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar lantaran ruangan kelas mereka dipenuhi lumpur setelah banjir menggenangi gedung sekolah tersebut.

Sekolah yang berada di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor ini sempat tergenang air setinggi 1 meter saat hujan deras mengguyur kawasan Bogor kemarin sore.

Kepala SMAN 8 Kota Bogor, Atif Suherman mengatakan, banjir yang menggenangi sekolahnya merupakan luapan dari Kali Cibuluh yang tepat berada di depan sekolah. Banjir kali ini dinilai yang terparah sejak 3 tahun terakhir.

&quot;Itukan Kali Cibuluh yang di atas meluap jadi airnya masuk ke sekolah sampai ketinggian 1 meter. Ini yang terparah yang saya tahu,&quot; katanya, Senin (16/11/15).

Atif menambahkan, kejadian itu menyebabkan sedikitnya 856 siswa kelas 1-3 tidak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar, karena belasan ruang kelas dan guru terendam dan menyisakan lumpur tebal.

Sebagian berkas-berkas milik para siswa menjadi basah. &quot;Ada 18 ruangan yang terendam banjir, ruang kelas, guru, TU, UKS dan masjid pun ikut terendam banjir,&quot; tambahnya.

Hingga saat ini pihaknya dibantu para siswa sedang kerja bakti untuk membersihkan lumpur yang menumpuk. Rencanananya pihak sekolah akan mendatangkan unit Damkar untuk membantu membersihkan lumpur.

&quot;Sekarang siswa libur dulu belajarnya, buat kerja bakti bersih-bersih sekolah tapi kalau sekiranya sudah bersih besok juga udah bisa belajar lagi. Nanti juga mau datang damkar buat bantu bersihin lumpur,&quot; jelasnya.

Sementara itu Adelina, salah satu siswi kelas 12 berharap agar sekolahnya bisa secepatya bersih kembali. &quot;Ya mudah-mudahan cepat bersih kelasnya supaya bisa kembali belajar biar ga ketinggaan materi,&quot; ungapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
