<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pohon di Jalur Hijau Dililit Batik, Walhi Berang</title><description>Jika ingin mempromosikan atau memperkenalkan batik khas Bengkulu itu ke masyarakat, tidak harus dipasang di pohon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/18/340/1251368/pohon-di-jalur-hijau-dililit-batik-walhi-berang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/18/340/1251368/pohon-di-jalur-hijau-dililit-batik-walhi-berang"/><item><title>Pohon di Jalur Hijau Dililit Batik, Walhi Berang</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/18/340/1251368/pohon-di-jalur-hijau-dililit-batik-walhi-berang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/18/340/1251368/pohon-di-jalur-hijau-dililit-batik-walhi-berang</guid><pubDate>Rabu 18 November 2015 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/18/340/1251368/pohon-di-jalur-hijau-dililit-batik-walhi-berang-y31ICMwpPs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pohong yang dililit kain di Bengkulu (foto: Demon Fajri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/18/340/1251368/pohon-di-jalur-hijau-dililit-batik-walhi-berang-y31ICMwpPs.jpg</image><title>Pohong yang dililit kain di Bengkulu (foto: Demon Fajri/Okezone)</title></images><description>BENGKULU - Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Provinsi Bengkulu, Beni Ardiansyah, mengutuk pemasangan batik basurek di pohon di sepanjang jalur hijau Kota Bengkulu. Sebab pohon yang dililit kain bisa mati.

&quot;Batik basurek yang distaples di pohon jalur hijau bisa membuat mati pohon. Dan itu bukan memperindah tapi malah merusak,&quot; kecam Beni, Rabu (18/11/2015).

Dia menambahkan, jika ingin mempromosikan atau memperkenalkan batik khas Bengkulu itu ke masyarakat, tidak harus dipasang di pohon. Tapi bisa dengan menggelar kegiatan kesenian atau kegiatan lainnya.

&quot;Masa mau promosi batik kain besurek mesti merusak tanaman di jalaur hijau,&quot; sindir Beni.

Dia menambahkan, harusnya pemerintah dapat melindungi pohon di jalur hijau yang selama ini sudah dirawat. Menurutnya, tidak tutup kemungkinan langkah serupa dilakukan masyarakat untuk mempromosikan produk mereka.

&quot;Kalau seperti ini sudah tentu merusak dan itu memberikan contoh yang tidak baik,&quot; demikian Beni.



</description><content:encoded>BENGKULU - Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Provinsi Bengkulu, Beni Ardiansyah, mengutuk pemasangan batik basurek di pohon di sepanjang jalur hijau Kota Bengkulu. Sebab pohon yang dililit kain bisa mati.

&quot;Batik basurek yang distaples di pohon jalur hijau bisa membuat mati pohon. Dan itu bukan memperindah tapi malah merusak,&quot; kecam Beni, Rabu (18/11/2015).

Dia menambahkan, jika ingin mempromosikan atau memperkenalkan batik khas Bengkulu itu ke masyarakat, tidak harus dipasang di pohon. Tapi bisa dengan menggelar kegiatan kesenian atau kegiatan lainnya.

&quot;Masa mau promosi batik kain besurek mesti merusak tanaman di jalaur hijau,&quot; sindir Beni.

Dia menambahkan, harusnya pemerintah dapat melindungi pohon di jalur hijau yang selama ini sudah dirawat. Menurutnya, tidak tutup kemungkinan langkah serupa dilakukan masyarakat untuk mempromosikan produk mereka.

&quot;Kalau seperti ini sudah tentu merusak dan itu memberikan contoh yang tidak baik,&quot; demikian Beni.



</content:encoded></item></channel></rss>
