<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tes Urine Mendadak Perlu Pasca-Kasus Dewan Nyabu Bareng Model Panas </title><description>Granat menyarankan diadakannya tes urine mendadak bagi anggota dewan, menyusul penangkapan Indra Iskandar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/23/519/1254103/tes-urine-mendadak-perlu-pasca-kasus-dewan-nyabu-bareng-model-panas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/23/519/1254103/tes-urine-mendadak-perlu-pasca-kasus-dewan-nyabu-bareng-model-panas"/><item><title> Tes Urine Mendadak Perlu Pasca-Kasus Dewan Nyabu Bareng Model Panas </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/23/519/1254103/tes-urine-mendadak-perlu-pasca-kasus-dewan-nyabu-bareng-model-panas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/23/519/1254103/tes-urine-mendadak-perlu-pasca-kasus-dewan-nyabu-bareng-model-panas</guid><pubDate>Senin 23 November 2015 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/23/519/1254103/tes-urine-mendadak-perlu-pasca-kasus-dewan-nyabu-bareng-model-panas-0o9rWt4fF1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/23/519/1254103/tes-urine-mendadak-perlu-pasca-kasus-dewan-nyabu-bareng-model-panas-0o9rWt4fF1.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>SURABAYA - Ketua Gerakkan Anti-Narkotika (Granat) Surabaya, Arie S Tyawatie mengusulkan diadakannya tes urine mendadak bagi anggota dewan. Hal itu menyusul penangkapan Indra Iskandar, anggota DPRD Kota Pasuruan dari PKB.

&quot;Mekanismenya terserah nanti kerjasama dengan siapa. Kenapa mendadak? Agar mereka bisa mengikuti semua. Terutama saat paripurna,&quot; kata Arie, Senin (23/11/2015).

Banyak lembaga yang bisa diajak kerjasama untuk memberantas narkoba. Mulai dari lembaga pemerintah dalam hal ini Badan Narkotika Nasional (BNN) dan non-pemerintah seperti Granat dan lain-lain.

Tes urine mendadak menurutnya, dapat menjaga citra wakil rakyat yang bersih dari narkoba. Barang haram tersebut, saat ini memang menjadi konsumsi hampir semula kalangan. Tidak hanya masyarakat biasa, tapi juga pejabat.

&quot;Bahkan ada polisi juga yang positif mengkonsumsi narkoba. Nah, dengan tes urine ini akan diketahui siapa-sapa yang menyalahgunakan amanat rakyat,&quot; kata Arie.

Ari juga menyayangkan kasus yang menimpa Indra Iskandar. Sebagai wakil rakyat, anggota dewan berumur 28 tahun itu harusnya memberi contoh baik bagi rakyat.

&quot;Dia bisa dijerat dengan tiga pasal, pertama perselingkuhan, narkoba, dan memalukan institusi dalam hal ini PKB selaku partai yang menaunginya dan lembaga DPRD,&quot; pungkasnya.

Indra Iskandar ditangkap di sebuah hotel di Surabaya bersama barang bukti 1,7 gram sabu dan bong pada Rabu 18 November sore. Penangkapan itu merupakan pengembangan dari penangkapan dua model majalah dewasa atas kepemilikan pil ekstasi.

Dua model majalah dewasa berinisial SA dan CD itu mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Indra. Sebelum ditangkap, mereka pesta narkoba bersama.

</description><content:encoded>SURABAYA - Ketua Gerakkan Anti-Narkotika (Granat) Surabaya, Arie S Tyawatie mengusulkan diadakannya tes urine mendadak bagi anggota dewan. Hal itu menyusul penangkapan Indra Iskandar, anggota DPRD Kota Pasuruan dari PKB.

&quot;Mekanismenya terserah nanti kerjasama dengan siapa. Kenapa mendadak? Agar mereka bisa mengikuti semua. Terutama saat paripurna,&quot; kata Arie, Senin (23/11/2015).

Banyak lembaga yang bisa diajak kerjasama untuk memberantas narkoba. Mulai dari lembaga pemerintah dalam hal ini Badan Narkotika Nasional (BNN) dan non-pemerintah seperti Granat dan lain-lain.

Tes urine mendadak menurutnya, dapat menjaga citra wakil rakyat yang bersih dari narkoba. Barang haram tersebut, saat ini memang menjadi konsumsi hampir semula kalangan. Tidak hanya masyarakat biasa, tapi juga pejabat.

&quot;Bahkan ada polisi juga yang positif mengkonsumsi narkoba. Nah, dengan tes urine ini akan diketahui siapa-sapa yang menyalahgunakan amanat rakyat,&quot; kata Arie.

Ari juga menyayangkan kasus yang menimpa Indra Iskandar. Sebagai wakil rakyat, anggota dewan berumur 28 tahun itu harusnya memberi contoh baik bagi rakyat.

&quot;Dia bisa dijerat dengan tiga pasal, pertama perselingkuhan, narkoba, dan memalukan institusi dalam hal ini PKB selaku partai yang menaunginya dan lembaga DPRD,&quot; pungkasnya.

Indra Iskandar ditangkap di sebuah hotel di Surabaya bersama barang bukti 1,7 gram sabu dan bong pada Rabu 18 November sore. Penangkapan itu merupakan pengembangan dari penangkapan dua model majalah dewasa atas kepemilikan pil ekstasi.

Dua model majalah dewasa berinisial SA dan CD itu mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Indra. Sebelum ditangkap, mereka pesta narkoba bersama.

</content:encoded></item></channel></rss>
