<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tembak Jatuh Pesawat Rusia, Turki Lakukan Balas Dendam?</title><description>Muncul dugaan motif balas dendam dalam peristiwa ditembak jatuhnya pesawat bomber Rusia oleh jet tempur Turki.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/25/18/1255644/tembak-jatuh-pesawat-rusia-turki-lakukan-balas-dendam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/25/18/1255644/tembak-jatuh-pesawat-rusia-turki-lakukan-balas-dendam"/><item><title>Tembak Jatuh Pesawat Rusia, Turki Lakukan Balas Dendam?</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/25/18/1255644/tembak-jatuh-pesawat-rusia-turki-lakukan-balas-dendam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/25/18/1255644/tembak-jatuh-pesawat-rusia-turki-lakukan-balas-dendam</guid><pubDate>Rabu 25 November 2015 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/25/18/1255644/tembak-jatuh-pesawat-rusia-turki-lakukan-balas-dendam-sEIseACIWp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ditembak jatuhnya pesawat bomber Rusia oleh jet tempur Turki memunculkan motif balas dendam (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/25/18/1255644/tembak-jatuh-pesawat-rusia-turki-lakukan-balas-dendam-sEIseACIWp.jpg</image><title>Ditembak jatuhnya pesawat bomber Rusia oleh jet tempur Turki memunculkan motif balas dendam (Foto: Reuters)</title></images><description>ANKARA &amp;ndash; Ditembak jatuhnya pesawat bomber Su-24 Rusia oleh jet tempur F-16 Turki menimbulkan spekulasi dari beberapa pihak yang menduga peristiwa itu merupakan aksi balas dendam.
Turki yang dituduh mendapatkan keuntungan dari perdagangan minyak mentah dengan kelompok militan ISIS merasa dirugikan dengan aksi Rusia yang menghancurkan lebih dari 1.000 tanker penyimpanan minyak ISIS di Suriah. Hal itu tersirat dalam pernyataan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev yang disampaikan hari ini (25/11/2015).
&amp;ldquo;Ankara melindungi ISIS karena perdagangan minyak ilegal yang didapatkan pejabat Turki dari bisnis itu,&amp;rdquo; kata Medvedev sebagaimana dilansir Russia Today, Rabu (25/11/2015). Mantan Presiden Rusia itu mengatakan pihaknya memiliki data-data yang membuktikan adanya keuntungan finansial yang didapat pejabat Turki dari perdagangan minyak tersebut.
&amp;ldquo;Tindakan sembrono dan kriminal dari otoritas Turki telah menyebabkan peningkatan ketegangan hubungan yang berbahaya antara Rusia dan NATO, yang tidak bisa dibenarkan dengan kepentingan apa pun termasuk perlindungan perbatasan,&amp;rdquo; kata Medvedev.
Medvedev menambahkan, Pemerintah Rusia mempertimbangkan untuk membatalkan beberapa proyek dengan Turki dan melarang perusahaan Turki untuk masuk ke pasar Rusia.Diberitakan sebelumnya, politikus Turki Gusel Tekin menuduh keluarga Presiden Recep Tayyip Erdogan melakukan bisnis perdagangan minyak dengan kelompok militan ISIS.
Tekin mengatakan, Pemerintah Turki membeli minyak mentah yang dijarah ISIS dari Irak dan Suriah. Minyak-minyak itu kemudian dijual kembali ke pasar Asia melalui perusahaan transportasi laut BMZ milik putra Erdogan, Bilal.
Presiden Erdogan dan beberapa kerabatnya juga dilaporkan memiliki saham di perusahaan tersebut.
Dalam pidatonya di forum G-20, di Turki, Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkap ada 40 negara yang menjadi sumber dana ISIS dan meminta semua pihak untuk memutus sumber dana tersebut dengan menghentikan perdagangan minyak mentah ISIS. Segera setelah itu, Rusia dan Amerika Serikat (AS) mulai membombardir tanker-tanker minyak ISIS dan dilaporkan telah berhasil memusnahkan lebih dari seribu tanker.

</description><content:encoded>ANKARA &amp;ndash; Ditembak jatuhnya pesawat bomber Su-24 Rusia oleh jet tempur F-16 Turki menimbulkan spekulasi dari beberapa pihak yang menduga peristiwa itu merupakan aksi balas dendam.
Turki yang dituduh mendapatkan keuntungan dari perdagangan minyak mentah dengan kelompok militan ISIS merasa dirugikan dengan aksi Rusia yang menghancurkan lebih dari 1.000 tanker penyimpanan minyak ISIS di Suriah. Hal itu tersirat dalam pernyataan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev yang disampaikan hari ini (25/11/2015).
&amp;ldquo;Ankara melindungi ISIS karena perdagangan minyak ilegal yang didapatkan pejabat Turki dari bisnis itu,&amp;rdquo; kata Medvedev sebagaimana dilansir Russia Today, Rabu (25/11/2015). Mantan Presiden Rusia itu mengatakan pihaknya memiliki data-data yang membuktikan adanya keuntungan finansial yang didapat pejabat Turki dari perdagangan minyak tersebut.
&amp;ldquo;Tindakan sembrono dan kriminal dari otoritas Turki telah menyebabkan peningkatan ketegangan hubungan yang berbahaya antara Rusia dan NATO, yang tidak bisa dibenarkan dengan kepentingan apa pun termasuk perlindungan perbatasan,&amp;rdquo; kata Medvedev.
Medvedev menambahkan, Pemerintah Rusia mempertimbangkan untuk membatalkan beberapa proyek dengan Turki dan melarang perusahaan Turki untuk masuk ke pasar Rusia.Diberitakan sebelumnya, politikus Turki Gusel Tekin menuduh keluarga Presiden Recep Tayyip Erdogan melakukan bisnis perdagangan minyak dengan kelompok militan ISIS.
Tekin mengatakan, Pemerintah Turki membeli minyak mentah yang dijarah ISIS dari Irak dan Suriah. Minyak-minyak itu kemudian dijual kembali ke pasar Asia melalui perusahaan transportasi laut BMZ milik putra Erdogan, Bilal.
Presiden Erdogan dan beberapa kerabatnya juga dilaporkan memiliki saham di perusahaan tersebut.
Dalam pidatonya di forum G-20, di Turki, Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkap ada 40 negara yang menjadi sumber dana ISIS dan meminta semua pihak untuk memutus sumber dana tersebut dengan menghentikan perdagangan minyak mentah ISIS. Segera setelah itu, Rusia dan Amerika Serikat (AS) mulai membombardir tanker-tanker minyak ISIS dan dilaporkan telah berhasil memusnahkan lebih dari seribu tanker.

</content:encoded></item></channel></rss>
