<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HMI Ngamuk, Gedung PKM Universitas Riau 'Diacak-acak'</title><description>Gudang PJSI Riau di Gedung PKM Universitas Riau distroni massa HMI. Di sana mereka merusak matras judo yang bernilai jutaan rupiah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/25/340/1255453/hmi-ngamuk-gedung-pkm-universitas-riau-diacak-acak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/25/340/1255453/hmi-ngamuk-gedung-pkm-universitas-riau-diacak-acak"/><item><title>HMI Ngamuk, Gedung PKM Universitas Riau 'Diacak-acak'</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/25/340/1255453/hmi-ngamuk-gedung-pkm-universitas-riau-diacak-acak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/25/340/1255453/hmi-ngamuk-gedung-pkm-universitas-riau-diacak-acak</guid><pubDate>Rabu 25 November 2015 11:18 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/25/340/1255453/hmi-ngamuk-gedung-pkm-universitas-riau-diacak-acak-l7RpGpCnml.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang kader HMI yang diamankan petugas usai terlibat bentrok (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/25/340/1255453/hmi-ngamuk-gedung-pkm-universitas-riau-diacak-acak-l7RpGpCnml.jpg</image><title>Seorang kader HMI yang diamankan petugas usai terlibat bentrok (foto: Antara)</title></images><description>PEKANBARU - Rombongan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) liar kembali berulah saat Kongres HMI di Pekanbaru. Kali ini, Romli HMI asal Indonesia Timur itu melakukan pengrusakan gudang milik Persatuan Judo Seluruh Indonesia Riau di Gedung PKM Universitas Riau di Jalan Pattimura.
Gudang PJSI Riau yang berisikan matras untuk latihan tersebut dirusak dan matrasnya dikeluarkan sehingga berserakan di Gedung PKM Unri. Akibatnya, 27 matras belum ditemukan. Aksi perusakan matras itu terjadi pada Senin 23 November 2015.
&quot;Mereka melakukan pengrusakan. Gudang kita dibuka paksa dan matras yang ada di keluarkan untuk tempat tidur mereka. Setelah kita periksa, ada 27 matras yang belum ditemukan,&quot; kata Ketua Harian PJSI Riau, Margas Chan kepada Haluan Riau.
Margas menyebutkan sikap gerombolan HMI yang mengikuti Kongres HMI di Pekanbaru tidak bisa ditelorir lagi dan pihaknya akan membuat laporan kepolisian terkait dengan pengrusakan gudang tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan minta pertanggung jawaban terkait belum ditemukannya 27 matras eks PON 2012 lalu itu.
&quot;Matras tersebut bukan sembarangan matras sebab harganya sangat mahal. Satu matras saja Rp12 juta. Matras itu dibeli dari Belgia jelang pelaksanaan PON 2012 lalu. Hanya ada di Riau dan PJSI Pusat. Matras kualitas luar negeri tersebut dijadikan tempat tidur oleh massa yang tidak jelas. Kita akan minta pertanggungjawaban mereka,&quot; kata Margas.
Pihaknya juga, kata Margas akan menuntut panitia Kongres HMI yang menyuruh massa HMI asal Indonesia Timur tersebut masuk ke Gedung PKM Unri sehingga mereka melakukan pengrusakan. Panitia Kongres HMI itu, kata Margas, harus ikut bertanggungjawab atas kerusakan itu.
&quot;Kita ini sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sehari-hari kita latihan di GOR Beladiri Sport Centre Rumbai. Karena ada kegiatan bulutangkis, kita terpaksa pindah ke Gedung PKM Unri. Sekarang, gudang kita dirusak, matras diacak-acak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal kita dalam persiapan Kejurnas Judo Senior di Bandung 11-15 Desember ini,&quot; jelasnya.
</description><content:encoded>PEKANBARU - Rombongan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) liar kembali berulah saat Kongres HMI di Pekanbaru. Kali ini, Romli HMI asal Indonesia Timur itu melakukan pengrusakan gudang milik Persatuan Judo Seluruh Indonesia Riau di Gedung PKM Universitas Riau di Jalan Pattimura.
Gudang PJSI Riau yang berisikan matras untuk latihan tersebut dirusak dan matrasnya dikeluarkan sehingga berserakan di Gedung PKM Unri. Akibatnya, 27 matras belum ditemukan. Aksi perusakan matras itu terjadi pada Senin 23 November 2015.
&quot;Mereka melakukan pengrusakan. Gudang kita dibuka paksa dan matras yang ada di keluarkan untuk tempat tidur mereka. Setelah kita periksa, ada 27 matras yang belum ditemukan,&quot; kata Ketua Harian PJSI Riau, Margas Chan kepada Haluan Riau.
Margas menyebutkan sikap gerombolan HMI yang mengikuti Kongres HMI di Pekanbaru tidak bisa ditelorir lagi dan pihaknya akan membuat laporan kepolisian terkait dengan pengrusakan gudang tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan minta pertanggung jawaban terkait belum ditemukannya 27 matras eks PON 2012 lalu itu.
&quot;Matras tersebut bukan sembarangan matras sebab harganya sangat mahal. Satu matras saja Rp12 juta. Matras itu dibeli dari Belgia jelang pelaksanaan PON 2012 lalu. Hanya ada di Riau dan PJSI Pusat. Matras kualitas luar negeri tersebut dijadikan tempat tidur oleh massa yang tidak jelas. Kita akan minta pertanggungjawaban mereka,&quot; kata Margas.
Pihaknya juga, kata Margas akan menuntut panitia Kongres HMI yang menyuruh massa HMI asal Indonesia Timur tersebut masuk ke Gedung PKM Unri sehingga mereka melakukan pengrusakan. Panitia Kongres HMI itu, kata Margas, harus ikut bertanggungjawab atas kerusakan itu.
&quot;Kita ini sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sehari-hari kita latihan di GOR Beladiri Sport Centre Rumbai. Karena ada kegiatan bulutangkis, kita terpaksa pindah ke Gedung PKM Unri. Sekarang, gudang kita dirusak, matras diacak-acak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal kita dalam persiapan Kejurnas Judo Senior di Bandung 11-15 Desember ini,&quot; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
