<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyanderaan di Hotel Mali Bikin Jerman Luncurkan 650 Prajurit</title><description>Peristiwa penyerangan dan penyanderaan di Hotel Mali membuat Jerman berencana mengerahkan 650 prajurit untuk ikut amankan wilayah di sana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/26/18/1256390/penyanderaan-di-hotel-mali-bikin-jerman-luncurkan-650-prajurit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/26/18/1256390/penyanderaan-di-hotel-mali-bikin-jerman-luncurkan-650-prajurit"/><item><title>Penyanderaan di Hotel Mali Bikin Jerman Luncurkan 650 Prajurit</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/26/18/1256390/penyanderaan-di-hotel-mali-bikin-jerman-luncurkan-650-prajurit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/26/18/1256390/penyanderaan-di-hotel-mali-bikin-jerman-luncurkan-650-prajurit</guid><pubDate>Kamis 26 November 2015 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/26/18/1256390/penyanderaan-di-hotel-mali-bikin-jerman-luncurkan-650-prajurit-V3t2WTo9kM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan elit Jerman (Foto: IB Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/26/18/1256390/penyanderaan-di-hotel-mali-bikin-jerman-luncurkan-650-prajurit-V3t2WTo9kM.jpg</image><title>Pasukan elit Jerman (Foto: IB Times)</title></images><description>BERLIN &amp;ndash; Setelah peristiwa penyerangan dan penyanderaan yang dilakukan oleh gerombolan bersenjata di sebuah hotel mewah di Mali terjadi, Pemerintah Jerman berencana untuk mengirim sekira 650 prajuritnya ke sana.
Hal itu dilakukan dalam rangka kontribusi misi pasukan perdamaian dunia, khususnya untuk membantu menjaga perdamaian di wilayah Afrika Barat yang sedang bergejolak.
&amp;ldquo;Kami akan segera meminta parlemen untuk menyetujui proposal pengiriman sekira 650 prajurit pasukan perdamaian menuju Mali,&amp;rdquo; ungkap Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen. Seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis (26/11/2015).
&amp;ldquo;Langkah itu kami ambil, menyusul peristiwa penyerangan dan penyanderaan di salah satu hotel mewah di Kota Bamako, Mali. Peristiwa itu menandakan bahwa wilayah Afrika Barat tengah bergejolak,&amp;rdquo; tambahnya.
Tujuan lain dari hadirnya pasukan Jerman di Mali adalah untuk mengurangi beban pasukan elit Prancis yang telah lebih dulu melakukan misi perdamaian di sana.
Sejak 2012, sekira 1.500 prajurit Prancis telah diluncurkan ke Mali sebagai bagian dari uapaya memerangi kelompok ekstremis yang menguasai banyak wilayah di Afrika Barat.
</description><content:encoded>BERLIN &amp;ndash; Setelah peristiwa penyerangan dan penyanderaan yang dilakukan oleh gerombolan bersenjata di sebuah hotel mewah di Mali terjadi, Pemerintah Jerman berencana untuk mengirim sekira 650 prajuritnya ke sana.
Hal itu dilakukan dalam rangka kontribusi misi pasukan perdamaian dunia, khususnya untuk membantu menjaga perdamaian di wilayah Afrika Barat yang sedang bergejolak.
&amp;ldquo;Kami akan segera meminta parlemen untuk menyetujui proposal pengiriman sekira 650 prajurit pasukan perdamaian menuju Mali,&amp;rdquo; ungkap Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen. Seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis (26/11/2015).
&amp;ldquo;Langkah itu kami ambil, menyusul peristiwa penyerangan dan penyanderaan di salah satu hotel mewah di Kota Bamako, Mali. Peristiwa itu menandakan bahwa wilayah Afrika Barat tengah bergejolak,&amp;rdquo; tambahnya.
Tujuan lain dari hadirnya pasukan Jerman di Mali adalah untuk mengurangi beban pasukan elit Prancis yang telah lebih dulu melakukan misi perdamaian di sana.
Sejak 2012, sekira 1.500 prajurit Prancis telah diluncurkan ke Mali sebagai bagian dari uapaya memerangi kelompok ekstremis yang menguasai banyak wilayah di Afrika Barat.
</content:encoded></item></channel></rss>
