<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kopilot Sukhoi yang Selamat Ingin Bikin Perhitungan</title><description>Murakhtin, kopilot Sukhoi yang selamat dari insiden itu, ingin segera kembali ke kokpit pesawat dan membuat perhitungan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/27/18/1256699/kopilot-sukhoi-yang-selamat-ingin-bikin-perhitungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/27/18/1256699/kopilot-sukhoi-yang-selamat-ingin-bikin-perhitungan"/><item><title>Kopilot Sukhoi yang Selamat Ingin Bikin Perhitungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/27/18/1256699/kopilot-sukhoi-yang-selamat-ingin-bikin-perhitungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/27/18/1256699/kopilot-sukhoi-yang-selamat-ingin-bikin-perhitungan</guid><pubDate>Jum'at 27 November 2015 06:09 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/27/18/1256699/kopilot-sukhoi-yang-selamat-ingin-bikin-perhitungan-pEIBis3s3i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pilot Sukhoi yang selamat tak sabar bikin perhitungan pasca-insiden penembakan di perbatasan Turki (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/27/18/1256699/kopilot-sukhoi-yang-selamat-ingin-bikin-perhitungan-pEIBis3s3i.jpg</image><title>Pilot Sukhoi yang selamat tak sabar bikin perhitungan pasca-insiden penembakan di perbatasan Turki (Foto: Reuters)</title></images><description>MOSKVA &amp;ndash; Masih tersisa dendam di lubuk hati Kapten Konstantin Murakhtin, terkait insiden-Sukhoi Su-24 milik Rusia yang sebelumnya ditembak jatuh F-16 Turki dan pilotnya, Letkol Oleg Peshkov ditembaki pemberontak Suriah saat tengah menyelamatkan diri dengan parasut.
Murakhtin, kopilot Sukhoi yang selamat dari insiden itu, ingin segera kembali ke kokpit pesawat dan membuat perhitungan, demi membalas kematian Peshkov yang juga komandannya.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu Sukhoi Su-24 Rusia ditembak jatuh F-16 Turki, lantaran dianggap melanggar kedaulatan udara Turki.
Pilot dan kopilot sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melontarkan diri dari kokpit dan melayang di udara dengan parasut.Akan tetapi ketika masih di udara dengan parasutnya, mereka ditembaki  dengan senapan mesin pemberontak Suriah. Peshkov tewas, sementara  Murakhtin selamat.

&amp;ldquo;Saya tak sabar untuk kembali &amp;ndash; saya masih punya utang untuk  dipenuhi (balas dendam) kepada komandan (Peshkov),&amp;rdquo; seru Murahktin,  seperti dikutip Daily Star, Jumat (27/11/2015).
Dalam kesempatan yang sama, Murakhtin juga membantah klaim  Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, di mana Angkatan Udaranya  dikatakan sudah memberi 10 kali peringatan sebelum Sukhoi Rusia ditembak  jatuh.
&amp;ldquo;Tidak ada peringatan, baik yang disampaikan (Turki) lewat radio  maupun secara visual. Tak ada kontak sama sekali dari militer Turki.  Kami juga tak melanggar wilayah Turki,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Jika mereka ingin memperingatkan kami, semestinya jet mereka  menampakkan diri dengan terbang di jalur paralel. Tapi tak ada kontak  dan tiba-tiba sebuah misil mengenai ekor pesawat kami,&amp;rdquo; tandas  Murakhtin.</description><content:encoded>MOSKVA &amp;ndash; Masih tersisa dendam di lubuk hati Kapten Konstantin Murakhtin, terkait insiden-Sukhoi Su-24 milik Rusia yang sebelumnya ditembak jatuh F-16 Turki dan pilotnya, Letkol Oleg Peshkov ditembaki pemberontak Suriah saat tengah menyelamatkan diri dengan parasut.
Murakhtin, kopilot Sukhoi yang selamat dari insiden itu, ingin segera kembali ke kokpit pesawat dan membuat perhitungan, demi membalas kematian Peshkov yang juga komandannya.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu Sukhoi Su-24 Rusia ditembak jatuh F-16 Turki, lantaran dianggap melanggar kedaulatan udara Turki.
Pilot dan kopilot sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melontarkan diri dari kokpit dan melayang di udara dengan parasut.Akan tetapi ketika masih di udara dengan parasutnya, mereka ditembaki  dengan senapan mesin pemberontak Suriah. Peshkov tewas, sementara  Murakhtin selamat.

&amp;ldquo;Saya tak sabar untuk kembali &amp;ndash; saya masih punya utang untuk  dipenuhi (balas dendam) kepada komandan (Peshkov),&amp;rdquo; seru Murahktin,  seperti dikutip Daily Star, Jumat (27/11/2015).
Dalam kesempatan yang sama, Murakhtin juga membantah klaim  Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, di mana Angkatan Udaranya  dikatakan sudah memberi 10 kali peringatan sebelum Sukhoi Rusia ditembak  jatuh.
&amp;ldquo;Tidak ada peringatan, baik yang disampaikan (Turki) lewat radio  maupun secara visual. Tak ada kontak sama sekali dari militer Turki.  Kami juga tak melanggar wilayah Turki,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Jika mereka ingin memperingatkan kami, semestinya jet mereka  menampakkan diri dengan terbang di jalur paralel. Tapi tak ada kontak  dan tiba-tiba sebuah misil mengenai ekor pesawat kami,&amp;rdquo; tandas  Murakhtin.</content:encoded></item></channel></rss>
