<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala Inspektorat &amp; BPLHD Dicopot Gubernur DKI</title><description>Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mencopot dua orang  pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/28/338/1257244/kepala-inspektorat-bplhd-dicopot-gubernur-dki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/11/28/338/1257244/kepala-inspektorat-bplhd-dicopot-gubernur-dki"/><item><title>Kepala Inspektorat &amp; BPLHD Dicopot Gubernur DKI</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/11/28/338/1257244/kepala-inspektorat-bplhd-dicopot-gubernur-dki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/11/28/338/1257244/kepala-inspektorat-bplhd-dicopot-gubernur-dki</guid><pubDate>Sabtu 28 November 2015 00:39 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/28/338/1257244/kepala-inspektorat-bplhd-dicopot-gubernur-dki-JvCBp3GcpH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama/Ahok (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/28/338/1257244/kepala-inspektorat-bplhd-dicopot-gubernur-dki-JvCBp3GcpH.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama/Ahok (foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mencopot dua orang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Keduanya yang dicopot yakni Lasro Marbun dan Andi Baso Mappapoleonro.

Lasro yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Inspektorat DKI Jakarta sedangkan Andi Baso duduk di kursi Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi DKI Jakarta.

Pencopotan keduanya lantaran mantan politisi Partai Golkar dan Partai Gerindra ini menduga keduanya terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD Perubahan DKI Jakarta di sekolah-sekolah tahun anggaran 2014.

&quot;Pasti saudara bertanya kenapa mengganti dua itu? Karena kedua itu adalah orang yang saya tidak tahu apakah terlibat atau secara langsung. Tapi mereka adalah orang yang langsung berubungan dengan UPS, Scanner, dan APBD siluman menurut saya,&quot; kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (27/11/2015).

&quot;Jadi Pak Andi Baso yang bertanggung jawab di Bappeda. Pak inspektorat (Lasro) yang bertanggung jawab di Dinas Pendidikan,&quot; tambahnya.Ahok menjelaskan saat dirinya diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan  (BPK) beberapa waktu lalu, ada tim investigasi BPK yang menuding Ahok  sengaja mengamankan kasus UPS dengan cara memberikan jabatan kepada  mereka berdua.

&quot;Kemarin waktu saya diperiksa BPK ada kecenderungan berpikir saya  memberikan jabatan ke mereka karena saya takut. Seolah-olah saya  melindungi mereka. Jadi kalo saya terlibat kan meski kasih jabatan ni.  Makanya sekarang saya mau buktikan hari ini. Saya copot aja,&quot; jelas  Ahok.

&quot;Saya mau lihat nyanyi enggak dia (BPK setelah saya copot). Jadi saya  copot biar nanti Bareskrim, BPK lagi periksa scaner UPS termasuk dinas  olahraga periksa alat fitnes agar ini bisa berjalan mudah,&quot; sambungnya.

Adapun orang yang menggantikan Lasro sekarang ialah Meri Ernahani,  dia sebelumnya sebagai Asisten Deputi Gubernur bidang Industri  Perdagangan dan Transportasi DKI. Sedangkan yang menggantikan Andi Baso  ialah Junaedi, yang sebelumnya menjabat di Sekretaris Dewan Pengurus  Korpri Provinsi DKI Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mencopot dua orang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Keduanya yang dicopot yakni Lasro Marbun dan Andi Baso Mappapoleonro.

Lasro yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Inspektorat DKI Jakarta sedangkan Andi Baso duduk di kursi Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi DKI Jakarta.

Pencopotan keduanya lantaran mantan politisi Partai Golkar dan Partai Gerindra ini menduga keduanya terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD Perubahan DKI Jakarta di sekolah-sekolah tahun anggaran 2014.

&quot;Pasti saudara bertanya kenapa mengganti dua itu? Karena kedua itu adalah orang yang saya tidak tahu apakah terlibat atau secara langsung. Tapi mereka adalah orang yang langsung berubungan dengan UPS, Scanner, dan APBD siluman menurut saya,&quot; kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (27/11/2015).

&quot;Jadi Pak Andi Baso yang bertanggung jawab di Bappeda. Pak inspektorat (Lasro) yang bertanggung jawab di Dinas Pendidikan,&quot; tambahnya.Ahok menjelaskan saat dirinya diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan  (BPK) beberapa waktu lalu, ada tim investigasi BPK yang menuding Ahok  sengaja mengamankan kasus UPS dengan cara memberikan jabatan kepada  mereka berdua.

&quot;Kemarin waktu saya diperiksa BPK ada kecenderungan berpikir saya  memberikan jabatan ke mereka karena saya takut. Seolah-olah saya  melindungi mereka. Jadi kalo saya terlibat kan meski kasih jabatan ni.  Makanya sekarang saya mau buktikan hari ini. Saya copot aja,&quot; jelas  Ahok.

&quot;Saya mau lihat nyanyi enggak dia (BPK setelah saya copot). Jadi saya  copot biar nanti Bareskrim, BPK lagi periksa scaner UPS termasuk dinas  olahraga periksa alat fitnes agar ini bisa berjalan mudah,&quot; sambungnya.

Adapun orang yang menggantikan Lasro sekarang ialah Meri Ernahani,  dia sebelumnya sebagai Asisten Deputi Gubernur bidang Industri  Perdagangan dan Transportasi DKI. Sedangkan yang menggantikan Andi Baso  ialah Junaedi, yang sebelumnya menjabat di Sekretaris Dewan Pengurus  Korpri Provinsi DKI Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
