<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan Kuno Memprediksikan Perang Rusia-Turki Awali Kiamat</title><description>Sebelumnya, Rusia dan Turki pernah terlibat peperangan dahsyat di Krimea pada abad ke-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/01/18/1258837/ramalan-kuno-memprediksikan-perang-rusia-turki-awali-kiamat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/01/18/1258837/ramalan-kuno-memprediksikan-perang-rusia-turki-awali-kiamat"/><item><title>Ramalan Kuno Memprediksikan Perang Rusia-Turki Awali Kiamat</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/01/18/1258837/ramalan-kuno-memprediksikan-perang-rusia-turki-awali-kiamat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/01/18/1258837/ramalan-kuno-memprediksikan-perang-rusia-turki-awali-kiamat</guid><pubDate>Selasa 01 Desember 2015 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/01/18/1258837/ramalan-kuno-yang-memprediksikan-perang-rusia-turki-awali-kiamat-cuqCOmE1xm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rusia-Turki berpotensi memulai perang terbuka (Foto: Express.co.uk)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/01/18/1258837/ramalan-kuno-yang-memprediksikan-perang-rusia-turki-awali-kiamat-cuqCOmE1xm.jpg</image><title>Rusia-Turki berpotensi memulai perang terbuka (Foto: Express.co.uk)</title></images><description>INSIDEN Sukhoi Su-24 Rusia yang ditembak jatuh F-16 Turki beberapa waktu lalu, melahirkan ketegangan dan tensi antara kedua negara itu. Dikhawatirkan, Rusia dan Turki bakal kembali terlibat perang terbuka.
Jika itu terjadi, terdapat dua ramalan kuno di abad ke-18, di mana peperangan kedua negara ini akan mengawali kengerian hari akhir atau hari kiamat.
Sebelumnya, Rusia dan Turki memang pernah terlibat peperangan besar pada medio abad 19, di mana Turki yang saat itu masih disebut Kekaisaran Ottoman, bersama Inggris, Prancis dan Kerajaan Sardinia bentrok dengan Kekaisaran Rusia di Krimea.
Tapi kali ini jika Rusia dan Turki berkonflik terbuka lagi, dikatakan dua pembesar Yahudi, bakal mengawali hari kiamat, di mana titik nolnya dimulai ketika Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina tahun lalu.Salah satu yang meramalkannya adalah Elijah ben Shlomo Zalman atau  biasa disebut Vilna Gaon. Sejak 1797, dia sudah mengimbau kaum Yahudi  untuk bersiap menghadapi hari akhir ketika Rusia mencaplok Krimea.
Sebuah prediksi yang jadi nyata ketika Presiden Rusia, Vladimir  Putin memerintahkan tentaranya menguasai wilayah Ukraina itu,  sebagaimana dilansir Daily Star, Selasa (1/12/2015).
Ramalan lain di era yang sama juga disampaikan Yisroel Israel ben  Eliezer. Sebelumnya dia memprediksikan Rusia akan didukung kelompok  muslim sebelum pertempuran terakhir.
Sebuah prediksi yang juga eksis saat ini, di mana Kremlin sendiri  sudah bersekutu dengan pemimpin muslim Syiah Suriah, Bashar al-Assad,  rezim Islam Iran dan militan Hezbollah di Perang Suriah.Ramalan ini terungkap sekira setahun lalu oleh keturunan Vilna  Gaon,  Rabbi Moshe Shternbuch. Dia menyatakan umat manusia harus mulai   menyadari kedatangan Mesias atau Imam Mahdi, ketika Rusia merebut   Konstantinopel atau yang saat ini disebut Istanbul.
&amp;ldquo;Ketika Anda mendengar Rusia merebut Kota Krimea, Anda harus tahu   bahwa itulah waktunya langkah kaki Imam Mahdi terdengar. Saat Anda   mendengar Rusia merebut Konstantinopel, itu artinya Imam Mahdi akan   segera datang,&amp;rdquo; ujar Shternbuch mengulang pesan Vilna Gaon.
Ben Eliezer juga menyampaikan ramalan yang tak kalah mengerikan:   &amp;ldquo;Orang-orang Rusia akan datang, mereka akan datang bersama putra-putra   Nabi Ismail (kaum muslim),&amp;rdquo;.</description><content:encoded>INSIDEN Sukhoi Su-24 Rusia yang ditembak jatuh F-16 Turki beberapa waktu lalu, melahirkan ketegangan dan tensi antara kedua negara itu. Dikhawatirkan, Rusia dan Turki bakal kembali terlibat perang terbuka.
Jika itu terjadi, terdapat dua ramalan kuno di abad ke-18, di mana peperangan kedua negara ini akan mengawali kengerian hari akhir atau hari kiamat.
Sebelumnya, Rusia dan Turki memang pernah terlibat peperangan besar pada medio abad 19, di mana Turki yang saat itu masih disebut Kekaisaran Ottoman, bersama Inggris, Prancis dan Kerajaan Sardinia bentrok dengan Kekaisaran Rusia di Krimea.
Tapi kali ini jika Rusia dan Turki berkonflik terbuka lagi, dikatakan dua pembesar Yahudi, bakal mengawali hari kiamat, di mana titik nolnya dimulai ketika Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina tahun lalu.Salah satu yang meramalkannya adalah Elijah ben Shlomo Zalman atau  biasa disebut Vilna Gaon. Sejak 1797, dia sudah mengimbau kaum Yahudi  untuk bersiap menghadapi hari akhir ketika Rusia mencaplok Krimea.
Sebuah prediksi yang jadi nyata ketika Presiden Rusia, Vladimir  Putin memerintahkan tentaranya menguasai wilayah Ukraina itu,  sebagaimana dilansir Daily Star, Selasa (1/12/2015).
Ramalan lain di era yang sama juga disampaikan Yisroel Israel ben  Eliezer. Sebelumnya dia memprediksikan Rusia akan didukung kelompok  muslim sebelum pertempuran terakhir.
Sebuah prediksi yang juga eksis saat ini, di mana Kremlin sendiri  sudah bersekutu dengan pemimpin muslim Syiah Suriah, Bashar al-Assad,  rezim Islam Iran dan militan Hezbollah di Perang Suriah.Ramalan ini terungkap sekira setahun lalu oleh keturunan Vilna  Gaon,  Rabbi Moshe Shternbuch. Dia menyatakan umat manusia harus mulai   menyadari kedatangan Mesias atau Imam Mahdi, ketika Rusia merebut   Konstantinopel atau yang saat ini disebut Istanbul.
&amp;ldquo;Ketika Anda mendengar Rusia merebut Kota Krimea, Anda harus tahu   bahwa itulah waktunya langkah kaki Imam Mahdi terdengar. Saat Anda   mendengar Rusia merebut Konstantinopel, itu artinya Imam Mahdi akan   segera datang,&amp;rdquo; ujar Shternbuch mengulang pesan Vilna Gaon.
Ben Eliezer juga menyampaikan ramalan yang tak kalah mengerikan:   &amp;ldquo;Orang-orang Rusia akan datang, mereka akan datang bersama putra-putra   Nabi Ismail (kaum muslim),&amp;rdquo;.</content:encoded></item></channel></rss>
