<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Papua Tertembak Pemicu Bentrokan di Bundaran HI</title><description>Bentrokan antara ratusan mahasiswa yang tergabung dalam AMP dengan jajaran kepolisian di Bundaran HI, dipicu adanya aksi penembakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/01/338/1258896/mahasiswa-papua-tertembak-pemicu-bentrokan-di-bundaran-hi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/01/338/1258896/mahasiswa-papua-tertembak-pemicu-bentrokan-di-bundaran-hi"/><item><title>Mahasiswa Papua Tertembak Pemicu Bentrokan di Bundaran HI</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/01/338/1258896/mahasiswa-papua-tertembak-pemicu-bentrokan-di-bundaran-hi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/01/338/1258896/mahasiswa-papua-tertembak-pemicu-bentrokan-di-bundaran-hi</guid><pubDate>Selasa 01 Desember 2015 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/01/338/1258896/mahasiswa-papua-tertembak-pemicu-bentrokan-di-bundaran-hi-BGGr2VAd5D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Polisi (foto: Dede Kurniawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/01/338/1258896/mahasiswa-papua-tertembak-pemicu-bentrokan-di-bundaran-hi-BGGr2VAd5D.jpg</image><title>Demo Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Polisi (foto: Dede Kurniawan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bentrokan yang terjadi antara ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dengan jajaran kepolisian di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat dipicu adanya aksi penembakan.
Ketua Umum AMP, Jefry Wenda mengatakan, sekira 150 orang mahasiswa terlibat bentrokan dengan kepolisian saat upanyanya menggelar aksi damai dihadang. Tak hanya itu, menurutnya bentrok juga disebabkan karena adanya satu rekan mereka yang terkena tembakan peluru karet polisi saat melakukan penghadangan yang berujung bentrok
&quot;Sekira 150 orang dari kami terlibat bentrok di Jalan Thamrin karena kawan kami ada yang ditembak peluru karet hingga terluka atas nama Nico Suhun,&quot; ungkap Jefry kepada Okezone, Selasa (1/12/2015).
Jefry menambahkan, usai bentrok semua anggota AMP langsung ditangkap dan diangkut ke Polda Metro Jaya. &quot;Total 170 orang dibawa ke Polda Metro Jaya. Kami diancam untuk dibubarkan, kalau tidak menyelesaikan unjuk rasa,&quot; tuturnya.
Saat disinggung apakah aksi unjuk rasa yang digelar AMP sudah mengantongi izin dari kepolisian, Jefry dengan tegas menjawab sudah mendapat izin. Pasalnya, bentrokan terjadi karena massa yang menggelar aksi tak mengantongi izin dari pihak kepolisian.
&quot;Kamis sudah buat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya, kemudian ke Kapolres Jakarta Pusat hingga ke polsek,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bentrokan yang terjadi antara ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dengan jajaran kepolisian di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat dipicu adanya aksi penembakan.
Ketua Umum AMP, Jefry Wenda mengatakan, sekira 150 orang mahasiswa terlibat bentrokan dengan kepolisian saat upanyanya menggelar aksi damai dihadang. Tak hanya itu, menurutnya bentrok juga disebabkan karena adanya satu rekan mereka yang terkena tembakan peluru karet polisi saat melakukan penghadangan yang berujung bentrok
&quot;Sekira 150 orang dari kami terlibat bentrok di Jalan Thamrin karena kawan kami ada yang ditembak peluru karet hingga terluka atas nama Nico Suhun,&quot; ungkap Jefry kepada Okezone, Selasa (1/12/2015).
Jefry menambahkan, usai bentrok semua anggota AMP langsung ditangkap dan diangkut ke Polda Metro Jaya. &quot;Total 170 orang dibawa ke Polda Metro Jaya. Kami diancam untuk dibubarkan, kalau tidak menyelesaikan unjuk rasa,&quot; tuturnya.
Saat disinggung apakah aksi unjuk rasa yang digelar AMP sudah mengantongi izin dari kepolisian, Jefry dengan tegas menjawab sudah mendapat izin. Pasalnya, bentrokan terjadi karena massa yang menggelar aksi tak mengantongi izin dari pihak kepolisian.
&quot;Kamis sudah buat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya, kemudian ke Kapolres Jakarta Pusat hingga ke polsek,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
