<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPRD DIY: Mahasiswa Asal Papua Jangan Buat Ulah</title><description>Mahasiswa asal Papua sebaiknya fokus untuk menempuh pendidikan</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/01/510/1258861/dprd-diy-mahasiswa-asal-papua-jangan-buat-ulah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/01/510/1258861/dprd-diy-mahasiswa-asal-papua-jangan-buat-ulah"/><item><title>DPRD DIY: Mahasiswa Asal Papua Jangan Buat Ulah</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/01/510/1258861/dprd-diy-mahasiswa-asal-papua-jangan-buat-ulah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/01/510/1258861/dprd-diy-mahasiswa-asal-papua-jangan-buat-ulah</guid><pubDate>Selasa 01 Desember 2015 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/01/510/1258861/dprd-diy-mahasiswa-asal-papua-jangan-buat-ulah-qeYsQSgrlc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Komisi C DPRD DIY Chang Hendryanto (Prabowo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/01/510/1258861/dprd-diy-mahasiswa-asal-papua-jangan-buat-ulah-qeYsQSgrlc.jpg</image><title>Anggota Komisi C DPRD DIY Chang Hendryanto (Prabowo/Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA &amp;ndash; Anggota DPRD Provinsi DI Yogyakarta Chang Hendryanto meminta, mahasiswa asal Papua di Yogyakarta, sebaiknya fokus untuk menempuh pendidikan ketimbang melakukan hal yang tidak berhubungan dengan dunia pendidikan.
Chang mengatakan, selain menyandang predikat Kota Pelajar dan Budaya, Yogyakarta juga dikenal sebagai The City of Tolerance. Yogyakarta dikenal sebagai sumbu penggerak untuk belajar dan berkarya.
&quot;Kalau belajar, silahkan. Yogyakarta ini kawah condrodimuko, tidak ada larangan menimba ilmu di Yogyakarta, termasuk warga Papua, tapi jangan berulah,&quot; kata Chang saat ditemui di Kantor DPRD DIY, Selasa (1/12/2015).
Jika ingin menyuarakan kemerdekaan, Chang melihat, tujuan para mahasiswa asal Papua dianggap melenceng. Politisi PDI Perjuangan ini justru menyarankan, para mahasiswa tersebut melakukan aksi di luar Yogyakarta.
&quot;Kalau ingin merdeka, silahkan melakukan aksi di Papua sana, tidak pas jika aksi itu dilakukan di sini. Yogyakarta kota toleran, tapi bukan untuk tindakan makar, itu bertentangan dengan aturan,&quot; ujar dia.
Terkait adanya deklarasi Front Jogja Anti Separatis (FJAS), Chang menilai, deklarasi tersebut sebagai upaya yang sangat baik untuk melawan gerakan separatis OPM. Namun, penanganan konflik, tetap menjadi domain pihak kepolisian dan TNI.</description><content:encoded>YOGYAKARTA &amp;ndash; Anggota DPRD Provinsi DI Yogyakarta Chang Hendryanto meminta, mahasiswa asal Papua di Yogyakarta, sebaiknya fokus untuk menempuh pendidikan ketimbang melakukan hal yang tidak berhubungan dengan dunia pendidikan.
Chang mengatakan, selain menyandang predikat Kota Pelajar dan Budaya, Yogyakarta juga dikenal sebagai The City of Tolerance. Yogyakarta dikenal sebagai sumbu penggerak untuk belajar dan berkarya.
&quot;Kalau belajar, silahkan. Yogyakarta ini kawah condrodimuko, tidak ada larangan menimba ilmu di Yogyakarta, termasuk warga Papua, tapi jangan berulah,&quot; kata Chang saat ditemui di Kantor DPRD DIY, Selasa (1/12/2015).
Jika ingin menyuarakan kemerdekaan, Chang melihat, tujuan para mahasiswa asal Papua dianggap melenceng. Politisi PDI Perjuangan ini justru menyarankan, para mahasiswa tersebut melakukan aksi di luar Yogyakarta.
&quot;Kalau ingin merdeka, silahkan melakukan aksi di Papua sana, tidak pas jika aksi itu dilakukan di sini. Yogyakarta kota toleran, tapi bukan untuk tindakan makar, itu bertentangan dengan aturan,&quot; ujar dia.
Terkait adanya deklarasi Front Jogja Anti Separatis (FJAS), Chang menilai, deklarasi tersebut sebagai upaya yang sangat baik untuk melawan gerakan separatis OPM. Namun, penanganan konflik, tetap menjadi domain pihak kepolisian dan TNI.</content:encoded></item></channel></rss>
