<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tewaskan 100 Militan Boko Haram, Kamerun Bebaskan 900 Sandera</title><description>Sebuah operasi yang dilakukan pasukan Kamerun, berhasil menewaskan 100 militan Boko Haram, sekaligus membebaskan 900 sandera.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/03/18/1260178/tewaskan-100-militan-boko-haram-kamerun-bebaskan-900-sandera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/03/18/1260178/tewaskan-100-militan-boko-haram-kamerun-bebaskan-900-sandera"/><item><title>Tewaskan 100 Militan Boko Haram, Kamerun Bebaskan 900 Sandera</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/03/18/1260178/tewaskan-100-militan-boko-haram-kamerun-bebaskan-900-sandera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/03/18/1260178/tewaskan-100-militan-boko-haram-kamerun-bebaskan-900-sandera</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2015 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/03/18/1260178/tewaskan-100-militan-boko-haram-kamerun-bebaskan-900-sandera-Ui7w0Ykj0B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan Kamerun (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/03/18/1260178/tewaskan-100-militan-boko-haram-kamerun-bebaskan-900-sandera-Ui7w0Ykj0B.jpg</image><title>Pasukan Kamerun (Foto: AFP)</title></images><description>YAOUND&amp;Eacute; &amp;ndash; Jika negara-negara barat sibuk memerangi ISIS, sejumlah negara di benua hitam masih direpotkan dengan urusan melenyapkan militan Boko Haram.
Sebuah operasi yang dilakukan pasukan Kamerun, berhasil menewaskan 100 militan Boko Haram, sekaligus membebaskan 900 orang yang selama ini disandera Boko Haram.
Dikatakan juru bicara Angkatan Darat Kamerun, Kolonel Didier Badjeck, pasukan mereka melancarkan operasi penyerangan pada satu basis Boko Haram dekat perbatasan Kamerun-Nigeria dan berhasil melepaskan 900 sandera.
Kamerun sendiri selama ini sudah masuk &amp;ldquo;persekutuan&amp;rdquo; negara-negara Afrika Barat bersama Chad, Niger, Nigeria dan Benin dengan kekuatan 8.700 personel dengan satu tujuan &amp;ndash; memusnahkan Boko Haram.
Akan tetapi, Kepala Analis Afrika di lembaga manajemen krisis, Red 24, Ryan Cummings, mengatakan satu operasi dari pasukan Kamerun itu belum menggoyahkan kekuatan Boko Haram.
&amp;ldquo;Sebuah operasi seperti ini, mungkin sudah menghancurkan satu basis, tapi sama sekali belum memunculkan masalah besar buat kemampuan Boko Haram, untuk menyerang area lain,&amp;rdquo; ujar Cummings, disitat The New York Times, Kamis (3/12/2015).</description><content:encoded>YAOUND&amp;Eacute; &amp;ndash; Jika negara-negara barat sibuk memerangi ISIS, sejumlah negara di benua hitam masih direpotkan dengan urusan melenyapkan militan Boko Haram.
Sebuah operasi yang dilakukan pasukan Kamerun, berhasil menewaskan 100 militan Boko Haram, sekaligus membebaskan 900 orang yang selama ini disandera Boko Haram.
Dikatakan juru bicara Angkatan Darat Kamerun, Kolonel Didier Badjeck, pasukan mereka melancarkan operasi penyerangan pada satu basis Boko Haram dekat perbatasan Kamerun-Nigeria dan berhasil melepaskan 900 sandera.
Kamerun sendiri selama ini sudah masuk &amp;ldquo;persekutuan&amp;rdquo; negara-negara Afrika Barat bersama Chad, Niger, Nigeria dan Benin dengan kekuatan 8.700 personel dengan satu tujuan &amp;ndash; memusnahkan Boko Haram.
Akan tetapi, Kepala Analis Afrika di lembaga manajemen krisis, Red 24, Ryan Cummings, mengatakan satu operasi dari pasukan Kamerun itu belum menggoyahkan kekuatan Boko Haram.
&amp;ldquo;Sebuah operasi seperti ini, mungkin sudah menghancurkan satu basis, tapi sama sekali belum memunculkan masalah besar buat kemampuan Boko Haram, untuk menyerang area lain,&amp;rdquo; ujar Cummings, disitat The New York Times, Kamis (3/12/2015).</content:encoded></item></channel></rss>
