<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Akhirnya Tolak Beli Helikopter Impor</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya tidak menyetujui pembelian helikopter AW-101 buatan Italia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/03/337/1260492/presiden-jokowi-akhirnya-tolak-beli-helikopter-impor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/03/337/1260492/presiden-jokowi-akhirnya-tolak-beli-helikopter-impor"/><item><title>Presiden Jokowi Akhirnya Tolak Beli Helikopter Impor</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/03/337/1260492/presiden-jokowi-akhirnya-tolak-beli-helikopter-impor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/03/337/1260492/presiden-jokowi-akhirnya-tolak-beli-helikopter-impor</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2015 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/03/337/1260492/presiden-jokowi-akhirnya-tolak-beli-helikopter-impor-WbFTCgXa0F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI, Joko Widodo (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/03/337/1260492/presiden-jokowi-akhirnya-tolak-beli-helikopter-impor-WbFTCgXa0F.jpg</image><title>Presiden RI, Joko Widodo (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pada rapat terbatas (ratas) yang digelar di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak menyetujui pembelian helikopter AW-101 usulan dari KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna. Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam sebuah konferensi pers.
&quot;Dengan mempertimbangkan dan mendengarkan berbagai masukan, Presiden memutuskan tidak menyetujui pembelian (helikopter) Merlin Agusta Westland AW101,&quot; kata Pramono Anung, di Kantor Kepresidenan, Kamis (3/12/2015).
Presiden Jokowi, sambungnya, beranggapan helikopter yang ada saat ini masih bisa digunakan secara maksimal. &quot;Kedua, dalam kondisi keuangan seperti ini, pembelian heli dianggap harganya terlalu tinggi,&quot; ujarnya.
&quot;Maka, Presiden tetap akan menggunakan heli yang ada walau perlu dipikirkan untuk pengadaan sebagai back-up. Karena aktivitas Presiden sangat tinggi, untuk itu perlu back-up heli. Karena sekarang sama sekali tidak ada,&quot; sambungnya.
Politikus PDI Perjuangan ini juga mengatakan, lebih baik menggunakan aturan yang ada agar helikopter yang baru merupakan buatan dalam negeri.
&quot;Lebih baik digunakan sesuai peraturan yang ada, menggunakan karoseri atau dibuat putra bangsa sendiri,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pada rapat terbatas (ratas) yang digelar di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak menyetujui pembelian helikopter AW-101 usulan dari KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna. Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam sebuah konferensi pers.
&quot;Dengan mempertimbangkan dan mendengarkan berbagai masukan, Presiden memutuskan tidak menyetujui pembelian (helikopter) Merlin Agusta Westland AW101,&quot; kata Pramono Anung, di Kantor Kepresidenan, Kamis (3/12/2015).
Presiden Jokowi, sambungnya, beranggapan helikopter yang ada saat ini masih bisa digunakan secara maksimal. &quot;Kedua, dalam kondisi keuangan seperti ini, pembelian heli dianggap harganya terlalu tinggi,&quot; ujarnya.
&quot;Maka, Presiden tetap akan menggunakan heli yang ada walau perlu dipikirkan untuk pengadaan sebagai back-up. Karena aktivitas Presiden sangat tinggi, untuk itu perlu back-up heli. Karena sekarang sama sekali tidak ada,&quot; sambungnya.
Politikus PDI Perjuangan ini juga mengatakan, lebih baik menggunakan aturan yang ada agar helikopter yang baru merupakan buatan dalam negeri.
&quot;Lebih baik digunakan sesuai peraturan yang ada, menggunakan karoseri atau dibuat putra bangsa sendiri,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
