<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turki Mulai Dikepung Mesin-Mesin Perang Rusia</title><description>Sejumlah wilayah di sekitar batas negara Turki kini sudah ditempatkan beberapa mesin-mesin perang Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/11/18/1265663/turki-mulai-dikepung-mesin-mesin-perang-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/11/18/1265663/turki-mulai-dikepung-mesin-mesin-perang-rusia"/><item><title>Turki Mulai Dikepung Mesin-Mesin Perang Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/11/18/1265663/turki-mulai-dikepung-mesin-mesin-perang-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/11/18/1265663/turki-mulai-dikepung-mesin-mesin-perang-rusia</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2015 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/11/18/1265663/turki-mulai-dikepung-mesin-mesin-perang-rusia-7Kq8F1FsuY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal Selam bersenjatakan misil balistik &quot;Rostov-on-Don&quot; ditempatkan Rusia di Laut Mediteranea (Foto: Mil.ru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/11/18/1265663/turki-mulai-dikepung-mesin-mesin-perang-rusia-7Kq8F1FsuY.jpg</image><title>Kapal Selam bersenjatakan misil balistik &quot;Rostov-on-Don&quot; ditempatkan Rusia di Laut Mediteranea (Foto: Mil.ru)</title></images><description>ANKARA &amp;ndash; Terlepas dari penempatan tentaranya di negara tetangga, Irak, wilayah Turki diam-diam mulai dikepung sejumlah mesin perang Rusia.
Soal ini, mungkin pemerintah Turki belum merepons. Tapi setidaknya media Turki, H&amp;uuml;rriyet Daily News, mencoba memberi peringatan secara tertulis kepada pemerintah Turki.
Surat kabar harian itu menuliskan tentang penempatan 14 helikopter Rusia di salah satu negara tetangga mereka, Armenia, serta &amp;ldquo;mangkalnya&amp;rdquo; Kapal Selam Rusia, &amp;ldquo;Rostov-on-Don&amp;rdquo; di Laut Mediteranea.
&amp;ldquo;Russia mengirim 14 helikopter ke Armenia dan menempatkan mereka di Pangkalan Erebuni, dekat Ibu Kota Yerevan sejak 8 Desember. Tujuh di antaranya merupakan helikopter serbu Mil Mi-24 dan yang lainnya helikopter pengangkut Mil M-8,&amp;rdquo; tulis H&amp;uuml;rriyet, disitat Sputnik, Jumat (11/12/2015).&amp;ldquo;Rusia juga mengirim Kapal Selam Rostov-on-Don ke Laut Mediteranea,  di mana Rusia juga memelihara pangkalan di Tartus. Kapal selam tersebut  dipersenjatai misil penjelajah &amp;lsquo;Kalibr&amp;rsquo; 3M-54,&amp;rdquo; lanjut laporan tersebut.
Sebelumnya, Rusia pernah mengirim dua kapal selam lainnya dan  satu unit Kapal Penjelajah &amp;ldquo;Moksva&amp;rdquo; yang dibekali misil S-300 di timur  Mediteranea. Belum lagi Angkatan Udara Rusia juga masih bercokol di  pangkalan udara milik Suriah, Hmeimim di Latakia.
Di pangkalan yang disediakan pemerintah Suriah rezim Presiden  Bashar al-Assad itu, Rusia menempatkan sekitar 55 jet tempurnya,  termasuk Sukhoi Su-30, Su-24, Su-25, Su-34, serta tujuh helikopter Mil  Mi-24 dan lima Mil Mi-8.

Terakhir, Rusia memperkaya kekuatan militernya di Pangkalan  Hmeimim dengan sistem pertahanan udara Panstir-S1, Buk-M2, S-200,  Pechore-2M dan S-400, serta perlengkapan radar Kraskuhka dan Whicymijmh.
Kendati mesin-mesin perang Rusia ini disebutkan Rusia sebagai kekuatan pendukung untuk menggempur ISIS, bukan tidak mungkin penempatan-penempatan itu merupakan upaya awal Rusia untuk bersiap membuka perang terbuka dengan Turki, terkait ketegangan dua negara akibat insiden Sukhoi Su-24 yang ditembak jatuh Turki, November lalu.</description><content:encoded>ANKARA &amp;ndash; Terlepas dari penempatan tentaranya di negara tetangga, Irak, wilayah Turki diam-diam mulai dikepung sejumlah mesin perang Rusia.
Soal ini, mungkin pemerintah Turki belum merepons. Tapi setidaknya media Turki, H&amp;uuml;rriyet Daily News, mencoba memberi peringatan secara tertulis kepada pemerintah Turki.
Surat kabar harian itu menuliskan tentang penempatan 14 helikopter Rusia di salah satu negara tetangga mereka, Armenia, serta &amp;ldquo;mangkalnya&amp;rdquo; Kapal Selam Rusia, &amp;ldquo;Rostov-on-Don&amp;rdquo; di Laut Mediteranea.
&amp;ldquo;Russia mengirim 14 helikopter ke Armenia dan menempatkan mereka di Pangkalan Erebuni, dekat Ibu Kota Yerevan sejak 8 Desember. Tujuh di antaranya merupakan helikopter serbu Mil Mi-24 dan yang lainnya helikopter pengangkut Mil M-8,&amp;rdquo; tulis H&amp;uuml;rriyet, disitat Sputnik, Jumat (11/12/2015).&amp;ldquo;Rusia juga mengirim Kapal Selam Rostov-on-Don ke Laut Mediteranea,  di mana Rusia juga memelihara pangkalan di Tartus. Kapal selam tersebut  dipersenjatai misil penjelajah &amp;lsquo;Kalibr&amp;rsquo; 3M-54,&amp;rdquo; lanjut laporan tersebut.
Sebelumnya, Rusia pernah mengirim dua kapal selam lainnya dan  satu unit Kapal Penjelajah &amp;ldquo;Moksva&amp;rdquo; yang dibekali misil S-300 di timur  Mediteranea. Belum lagi Angkatan Udara Rusia juga masih bercokol di  pangkalan udara milik Suriah, Hmeimim di Latakia.
Di pangkalan yang disediakan pemerintah Suriah rezim Presiden  Bashar al-Assad itu, Rusia menempatkan sekitar 55 jet tempurnya,  termasuk Sukhoi Su-30, Su-24, Su-25, Su-34, serta tujuh helikopter Mil  Mi-24 dan lima Mil Mi-8.

Terakhir, Rusia memperkaya kekuatan militernya di Pangkalan  Hmeimim dengan sistem pertahanan udara Panstir-S1, Buk-M2, S-200,  Pechore-2M dan S-400, serta perlengkapan radar Kraskuhka dan Whicymijmh.
Kendati mesin-mesin perang Rusia ini disebutkan Rusia sebagai kekuatan pendukung untuk menggempur ISIS, bukan tidak mungkin penempatan-penempatan itu merupakan upaya awal Rusia untuk bersiap membuka perang terbuka dengan Turki, terkait ketegangan dua negara akibat insiden Sukhoi Su-24 yang ditembak jatuh Turki, November lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
