<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Pelajar SMK di Kulonprogo Saling Lempar Batu</title><description>Sejumlah warga sempat melihat aksi saling lempar batu antar kedua kubu pelajar di wilayah Dusun Kembang Desa Margosari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/11/510/1265795/puluhan-pelajar-smk-di-kulonprogo-saling-lempar-batu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/11/510/1265795/puluhan-pelajar-smk-di-kulonprogo-saling-lempar-batu"/><item><title>Puluhan Pelajar SMK di Kulonprogo Saling Lempar Batu</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/11/510/1265795/puluhan-pelajar-smk-di-kulonprogo-saling-lempar-batu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/11/510/1265795/puluhan-pelajar-smk-di-kulonprogo-saling-lempar-batu</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2015 18:32 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/11/510/1265795/puluhan-pelajar-smk-di-kulonprogo-saling-lempar-batu-looF0gHrZN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puluhan pelajar SMK Kulonprogo terlibat tawuran (Foto: Harian Jogja)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/11/510/1265795/puluhan-pelajar-smk-di-kulonprogo-saling-lempar-batu-looF0gHrZN.jpg</image><title>Puluhan pelajar SMK Kulonprogo terlibat tawuran (Foto: Harian Jogja)</title></images><description>KULONPROGO &amp;ndash; Puluhan pelajar SMK Maarif 1 Wates, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diamankan kepolisian sektor (Polsek) Pengasih setelah dilaporkan warga hendak membuat keributan dengan pelajar SMK Negeri 2 Pengasih, Kulonprogo, Jumat (11/12/2015).
Sejumlah warga sempat melihat aksi saling lempar batu antar kedua kubu pelajar di wilayah Dusun Kembang Desa Margosari, Kulonprogo, yang tidak jauh dari kompleks SMK Negeri 2 Pengasih.
Ada 22 pelajar yang kemudian digiring beberapa petugas ke Polsek Pengasih. Sesampainya di halaman kantor polisi, para pelajar tersebut diberikan pembinaan, kemudian diperiksa satu persatu.
Berdasarkan pengakuan para pelajar itu kepada petugas, persoalan dipicu oleh peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya. Bayu Ade, salah satu pelajar mengungkapkan, sekolahnya sempat dilewati sejumlah pelajar sambil menggeber gas sepeda motornya.
&amp;ldquo;Kami datang cuma untuk menanyakan ke mereka, kenapa lewat sekolah kami (SMK Maarif 1 Wates) sambil membleyer (menggeber) gas motornya. Katanya yang melakukan itu anak-anak SMK 2 Pengasih, tapi sampai sana kami dilempari batu,&amp;rdquo; ujar Bayu.
Namun, aksi lempar batu yang terjadi sempat mengkhawatirkan warga. Pasalnya, banyak pedagang dan masyarakat yang berada di wilayah tersebut. Hingga akhirnya, polisi mendapatkan laporan dan langsung mengamankan pelajar tersebut.</description><content:encoded>KULONPROGO &amp;ndash; Puluhan pelajar SMK Maarif 1 Wates, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diamankan kepolisian sektor (Polsek) Pengasih setelah dilaporkan warga hendak membuat keributan dengan pelajar SMK Negeri 2 Pengasih, Kulonprogo, Jumat (11/12/2015).
Sejumlah warga sempat melihat aksi saling lempar batu antar kedua kubu pelajar di wilayah Dusun Kembang Desa Margosari, Kulonprogo, yang tidak jauh dari kompleks SMK Negeri 2 Pengasih.
Ada 22 pelajar yang kemudian digiring beberapa petugas ke Polsek Pengasih. Sesampainya di halaman kantor polisi, para pelajar tersebut diberikan pembinaan, kemudian diperiksa satu persatu.
Berdasarkan pengakuan para pelajar itu kepada petugas, persoalan dipicu oleh peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya. Bayu Ade, salah satu pelajar mengungkapkan, sekolahnya sempat dilewati sejumlah pelajar sambil menggeber gas sepeda motornya.
&amp;ldquo;Kami datang cuma untuk menanyakan ke mereka, kenapa lewat sekolah kami (SMK Maarif 1 Wates) sambil membleyer (menggeber) gas motornya. Katanya yang melakukan itu anak-anak SMK 2 Pengasih, tapi sampai sana kami dilempari batu,&amp;rdquo; ujar Bayu.
Namun, aksi lempar batu yang terjadi sempat mengkhawatirkan warga. Pasalnya, banyak pedagang dan masyarakat yang berada di wilayah tersebut. Hingga akhirnya, polisi mendapatkan laporan dan langsung mengamankan pelajar tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
