<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Poros Maritim Jangan Hanya Slogan</title><description>Indonesia bisa menjadi pusat maritim dunia. Apalagi Indonesia yang dikelilingi lautan luas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/16/337/1268356/poros-maritim-jangan-hanya-slogan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/16/337/1268356/poros-maritim-jangan-hanya-slogan"/><item><title>Poros Maritim Jangan Hanya Slogan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/16/337/1268356/poros-maritim-jangan-hanya-slogan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/16/337/1268356/poros-maritim-jangan-hanya-slogan</guid><pubDate>Rabu 16 Desember 2015 00:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/16/337/1268356/poros-maritim-jangan-hanya-slogan-SJMKopagPX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/16/337/1268356/poros-maritim-jangan-hanya-slogan-SJMKopagPX.jpg</image><title>foto: dok Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kebutuhan tenaga kerja bidang maritim masih tergolong tinggi. Lagipula Indonesia sebentar lagi akan menghadapi berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencanangkan Poros Maritim.
Kepedulian itulah yang menjadi landasan Akademi Maritim Djadajat (AMD) memilih bersikap agresif membentuk tenaga kerja profesional bidang maritim.
&quot;Poros Maritim ini menjadi PR dan tanggung jawab kita bersama. Para taruna tumbuh seperti jamur di musim hujan,&amp;rdquo; ucap Ketua Yayasan AMD Capt HM Djafar di acara wisuda Akademi Maritim Djadajat di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (15/12/2015).
Djafar pun berkeyakinan Indonesia bisa menjadi pusat maritim dunia. Apalagi Indonesia yang dikelilingi lautan luas.
&quot;Poros maritim jangan cuma jadi slogan saja tetapi kita harus buktikan, kalau bangsa ini bisa menjadi poros maritim dunia,&quot; tegasnya.
Dia pun berharap AMD bisa menyelaraskan visi pemerintah dalam memajukan Poros Maritim.
AMD sendiri sudah melakukan wisuda angkatan ke- 48 tahun 2015 yang dilakukan Kamis (10/12/2015) pagi di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di dalam wisuda ini, 80 orang taruna taruni dinyatakan lulus.
&amp;ldquo;Tapi tidak semua bisa hadir pada upacara wisuda karena ada yang sudah bekerja dan ada juga yang masih berada di atas kapal,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kebutuhan tenaga kerja bidang maritim masih tergolong tinggi. Lagipula Indonesia sebentar lagi akan menghadapi berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencanangkan Poros Maritim.
Kepedulian itulah yang menjadi landasan Akademi Maritim Djadajat (AMD) memilih bersikap agresif membentuk tenaga kerja profesional bidang maritim.
&quot;Poros Maritim ini menjadi PR dan tanggung jawab kita bersama. Para taruna tumbuh seperti jamur di musim hujan,&amp;rdquo; ucap Ketua Yayasan AMD Capt HM Djafar di acara wisuda Akademi Maritim Djadajat di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (15/12/2015).
Djafar pun berkeyakinan Indonesia bisa menjadi pusat maritim dunia. Apalagi Indonesia yang dikelilingi lautan luas.
&quot;Poros maritim jangan cuma jadi slogan saja tetapi kita harus buktikan, kalau bangsa ini bisa menjadi poros maritim dunia,&quot; tegasnya.
Dia pun berharap AMD bisa menyelaraskan visi pemerintah dalam memajukan Poros Maritim.
AMD sendiri sudah melakukan wisuda angkatan ke- 48 tahun 2015 yang dilakukan Kamis (10/12/2015) pagi di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di dalam wisuda ini, 80 orang taruna taruni dinyatakan lulus.
&amp;ldquo;Tapi tidak semua bisa hadir pada upacara wisuda karena ada yang sudah bekerja dan ada juga yang masih berada di atas kapal,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
